Love Abang Duda

Love Abang Duda
ILU OM! Honeymoon


__ADS_3

"Aaaaa!!!"


Jerit Kia terkejut, kala tubuhnya tiba-tiba saja melayang. Dengan jahilnya, sang suami menggedongnya ala bridge style memasuki ruangan berpintu coklat dihadapannya. Ia gendong tubuh mungil nan ramping itu menuju ranjang king size miliknya.


Kia yang kaget tentu protes dan hendak memberontak, namun tenaganya tak cukup kuat untuk menjatuhkan diri dari gendongan itu. Hingga tubuhnya terhempas diatas kasur empuk yang menopang tubuh keduanya.


Mereka tergelak sesaat setelah mendarat diatas kasur. Dengan posisi sang suami mengukung tubuh istrinya.


"Beneran harus masuk kuliah?" Tanya Rei dan dijawab anggukan istrinya.


"He'em. Kenapa?" Goda Kia yang tau arah pertanyaan suaminya.


"Gak ada niatan buat honeymoon dulu?" Goda Rei balik, dengan menaik turunkan alisnya.


Kia terkekeh mendengar itu. Kemudian raut wajahnya seperti tengah berpikir keras. "Emmm! Honeymoon tuh apa sih?" Tanyanya, pura-pura polos.


Rei tersenyum menanggapi pertanyaan sang istri yang mustahil jika dirinya tak tau. "Kita tanya mbah google." Balas Rei.

__ADS_1


Kia tergelak mendengar jawaban dari suaminya. Diusianya sekarang tentu Ia tau dan paham betul mengenai hal itu. Namun rasanya menyenangkan untuknya menggoda pria yang kini sudah berganti status menjadi suaminya. Sang suami yang Ia kenal tak pernah tersentuh perempuan, apakah bisa mesum juga? Pikirnya.


"Ya udah dichek dulu takut salah!" Titahnya terkekeh.


"Boleh langsung dicoba aja?" Goda Rei lagi.


Belum sempat Kia menjawab, bibir sang suami sudah mendarat dibibirnya. Hingga Ia bungkam dengan mata membola, namun didetik berikutnya Ia mulai memejamkan matanya. Mencoba membalas setiap gerakan yang menari diatas benda kenyalnya.


Mencari rasa yang kemarin malam sempat keduanya tunda, membangkitkan gairah dari ciuman yang kian menuntut. Satu tangan Rei bergerak menelusup kedalam kain yang menutupi bagian tubuh atas sang istri. Hingga sampai didua buah yang kemarin malam baru saja Ia sapa.


Mere mas lembut gumpalan daging sintal yang masih tertutupi cangkangnya itu. Hingga terdengar desisan kecil dari bibir manis sang istri. Bibirnya bergerak menelusuri ceruk putih nan mulus istrinya, memberi kecupan basah yang membuat jiwa sang istri melayang.


Tangan Rei mulai membuka satu persatu kancing kemeja baju yang dikenakannya. Hingga Kia dapat melihat jelas tubuh sempurna sang suami dihadapannya. Dengan reflek Ia menutup matanya dengan jari-jari yang dibuat merenggang. Hingga dapat dipastikan Ia masih bisa melihat pemandangan indah itu.


"Kenapa ditutupi hem?" Tanya Rei seraya mengambil tangan yang menutupi wajah cantik itu dan mengecup punggungnya.


Meski keduanya tinggal bersama, namun Kia tak pernah melihat sang suami telanjang meski hanya dada saja. Hingga terlalu malu untuknya melihat bentuk tubuh suaminya yang begitu nampak menggiurkan.

__ADS_1


"Malu om! Kenapa buka baju sih?" Protes Kia dengan mata terpejam dan kedua pipinya memerah.


Rei tersenyum dengan tingkah sang istri yang berada dikukungannya. Sang istri menolak untuk melihat bagian tubuhnya yang untuk pertama kalinya Ia pamerkan. Padahal terlihat jelas, sang istri begitu penasaran dengan bentuk tubuh sispek dirinya. Terlihat dari caranya menutup mata samar-samar, seolah tak ingin pula melewatkan pemandangan didepannya.


"Kenapa malu?" Tanyanya. Ia membawa tangan yang tadi Ia kecup menuju dadanya.


"Sekarang ini milikmu." Tuturnya. Ia mendekatkan wajah ditelinga sang istri seraya berbisik.


"Kamu bisa menikmatinya, sesuka hatimu."


****************


Jangan lupa kasih jempolnya yaa! Yuk ramaikan kolom komentarnya. Gimana ini mau dikasih crazy up gak🤭



Yang siap unboxing🙈

__ADS_1



Yang malu-malu tapi mau😂


__ADS_2