
Sang pemeran utama sudah memasuki ruangan nan megah itu. Semua mata tertuju pada kedua pengantin yang begitu tampak serasi. Sang mempelai wanita begitu terlihat cantik dengan gaun berlengan panjang yang melekat ditubuhnya. Gaun berwarna gold yang senada dengan setelan jas yang dikenakan mempelai pria. Anggun dan gagah itu yang ditunjukan kedua mempelai itu.
Kedua mempelai dipersilahkan menuju pelaminan. Semua tamu sudah siap berjejer untuk memberi ucapan selamat pada keduanya.
"Jahat lu Kiy! Kenapa lu gak bilang apa-apa sama gue?" Bukan memberi selamat, sahabat cassanova nya itu malah mengomelinya.
Kia terkekeh dengan omelan sahabat satu-satunya itu. "Namanya juga kejutan." Ucapnya.
"Buruan lu juga nikah. Jangan bikin dosa mulu! Kasihan tuh cewek-cewek yang lu ajak naik keatas ranjang." Celetuk Kia dan hendak dibekap sang sahabat, namun Rei segera menghentikannya.
"Jangan berani sentuh istri gue!" Peringat Rei dengan keposesifannya.
Aiden terkekeh melihat keposesifan suami dari sahabatnya itu. "Ya deh nggak! Dasar bucin." Ledeknya.
"Eh cewek tuh suka yang bucin. Mana ada cewek yang suka buaya kek lu." Ledek balik Kia dan hanya dijawab cebikan bibir pemuda itu.
"Udah sana! Tuh dibelakang masih ngantri!" Titah Rei.
Aiden pun berlalu maju, memberikan kesempatan untuk yang lain ikut memberi selamat juga. Para tamu pun kembali beriringan memberikan selamat untuk kedua mempelai.
**
Disebuah kursi, Aska tengah menatap sang adik dan iparnya itu diatas pelaminan. Senyum terukir dari bibir manisnya melihat kebahagiaan dari keduanya. Hingga sapaaan seseorang mengalihkan atensinya.
__ADS_1
"Aka!" Sapa seorang gadis dengan seorang pria datang menghampirinya.
"De, Bi?!" Sapa Aska balik. Ia berdiri menyambut pelukan yang hendak diberikan adik sepupunya itu.
Bukan pelukan sang gadis yang Ia dapat. Tapi pelukan dari pria, yang juga sepupunya. Aska terkekeh melihat kelakuan pria itu. Ia melerai pelukannya seraya menepuk pundaknya.
"Dasar bucin!" Ledek Aska dan hanya dijawab gedikan bahu oleh Abi.
"Ihhh kamu mah. Aku kan kangen sama Aka, mau peluk aka juga." Protes Sena pada suaminya itu.
"Gak perlu! Bukan makhrom." Balas Abi dengan nada tak terima.
"Ya ampun by, gak gitu juga konsepnya. Aka kan kakak kita, salahnya dimana coba?" Protes Sena.
"Aka, apa kabar?" Shaka datang bersama sang istri dan memberikan pelukan untuknya.
"Baik, Sha! Kamu sendiri gimana?" Tanyanya.
"Aku baik kak." Balas Shaka.
Mereka pun duduk dan mengobrol dimeja bundar tadi, bertukar cerita seputar kehidupan mereka masing-masing. Ketiga sepupunya memang memilih untuk menikah muda sambil melanjutkan kuliah. Berbeda dengan Aska, Ia hanya fokus pada kuliahnya untuk membangun perusahan yang Ia impikan tanpa memikirkan untuk segera menikah.
**
__ADS_1
"Om! Kakiku pegel. Duduk aja yuk!" Bisik Kia mengajak sang suami untuk duduk.
"Bentar ya dikit lagi, tinggal beberapa biji lagi itu." Balas Rei ikut berbisik. Ia menunjuk deretan orang yang mengantri dengan dagunya.
Kia hanya pasrah dengan wajah yang dibuat sebiasa mungkin. Mencoba tersenyum meski rasa perih mulai menjalari tumit yang bergesek dengan heelsnya itu.
Hingga akhirnya deretan tamu pun berhenti. Kia segera membatingkan diri dikursi pelaminan. Ia buka heels yang sedari tadi menyakiti kakinya.
Rei menekukkan kaki dan berlutut dihadapan sang istri. Ia ambil kaki mulus itu dan melihat keadaannya. Ia menghembuskan napasnya panjang, tanpa kata Ia mengangkat tubuh sang istri. Menggendong tubuh ramping itu, hingga semua orang keheranan dan bertanya-tanya.
"Hei kalian mau kemana? Acaranya belum selesai." Tanya sang timom.
"Ya ampun! Dasar anak muda jaman sekarang, ingetnya cuma ngamer doang." Balas Mama Ay terkekeh.
"Ck! Kek kamu nggak aja! Dulu kamu juga gitu. Mamih sama ibu sampai kelimpungan nunggu kalian yang cuma inget ngamer." Balas telak dari wanita yang masih segar diusianya itu.
Mama Ay cengengesan mendapat sindiran dari sang mamih. Ia melupakan hal yang sebenarnya Ia dan sang suami juga tak bisa hindari. Beberapa wanita disana pun tertawa kecil menanggapi hal itu.
****************
Maaf ya baru up🙏 mak othor siapin cerita Aka dulu.. udah launching, yuk ceki-ceki😉
__ADS_1