
Sepasang pengantin itu kembali kedalam kamarnya. Rei mendudukan sang istri diatas kasur empuk kamar yang terlihat begitu indah. Kelopak bunga berhamburan diatas kasur berbalut kain putih itu. Lampu temaram menambah suasana semakin romantis layaknya kamar pengantin pada umumnya.
"Om! Kita kek malam pertama ya?" Kekeh Kia dan dijawab senyuman sang suami yang kini tengah membersihkan luka ditumitnya.
"Kenapa? Mau?" Goda Rei dan dijawab anggukan sang istri dengan senyuman manjanya.
Rei tersenyum dan meringsek mendekati sang istri, tanpa basa-basi Ia menyambar bibir yang selalu membuat dirinya tak ingin melepaskan benda itu. Ia buka jas yang melekat ditubuhnya, menarik dasi yang bertengger dilehernya dan membuangnya asal.
Tangannya kembali bergerak kepunggung sang istri, melepaskan resleting dari gaun yang dikenakan istrinya itu. Hingga gaun itu berhasil dibuka dan segera dilepasnya.
Tak membutuhlan waktu lama, seluruh kain yang menempel ditubuh keduanya sudah berhamburan di atas lantai. Membiarkan tubuh mereka menyatu. Menggali rasa sama yang tak pernah bosan untuk keduanya gapai.
"Mmmhh omm!!"
Alunan indah yang selalu membuat pria itu tak ingin menghentikan aktifitasnya. Gerakan lembut kian menuntut kala suara sexy yang bersahutan semakin menggema diruangan temaram itu. Peluh bercucur melumuri seluruh tubuh keduanya, bahkan AC sudah tak mampu mendinginkn ruangan itu.
Terdengar napas keduanya yang kian memburu, hingga entah dimenit keberapa erangan panjang pun mampu menghentikan aktifitas mereka.
__ADS_1
"Udah om! Cape." Ucap Kia dengan napas terputus-putus.
Rei terkekeh melihat ekspresi sang istri. Ia usap keringat yang membanjiri wajah cantik itu. Sungguh sang istri membuat dirinya gemas. Awal malam pertama sang istri begitu bersemangat, sampai Ia tak mampu melawannya. Entah kenapa semakin hari, dirinya lah yang semakin semangat. Bahkan Ia selalu merasa ingin dan ingin lagi, meski sang istri sudah mengeluh Ia selalu merayunya lagi.
"Baiklah! Gak ngulang. Cuma mau lagi." Kekeh Rei.
Tanpa menunggu persetujuan, mereka benar-benar mengulangnya lagi. Bahkan mereka melupakan acara yang masih berlangsung diballroom itu.
Acara resepsi berubah menjadi acara penyambutan Aska. Banyak kolega bisnis yang menyambut calon pengusaha muda itu. Bahkan tak sedikit dari mereka yang memperkenalkan putri-putri mereka pada pemuda dengan senyum ramah yang tak luntur dari bibirnya itu.
"Nak Aska. Apa belum ada niatan untuk segera menikah?" Tanya seorang pria paruh baya pada pemuda tampan itu.
"Padahal putri bapak cantik loh!" Goda pria itu dan hanya dijawab senyuman manis oleh Aska.
Sungguh siapapun akan terpukau melihat wajah tampan itu. Para gadis pun begitu terpesona menatap kagum seorang Aska.
Para pria terus mengoborol, membicarakan tentang bisnis dan pekerjaan mereka. Begitupun ibu-ibu yang menjadikan acara itu ajang reuni untuk mereka.
__ADS_1
Jam menunjukan hampir tengah malam, sebagian tamu sudah berlenggang meninggalkan tempat itu. Hingga keluarga pun sudah memasuki kamar mereka masing-masing.
Dikamar sang pengantin, kedua orang manusia masih juga belum menyelasikan aktifitas mereka. Entah sudah ronde keberapa mereka melakukan aktifas mencari pahala yang tak kenal waktu itu.
"Euurgghhhh!!!"
Erangan panjang menandakan aktifitas mereka pun berakhir. Kali ini Kia sudah tak bisa berucap apapun. Lelah dan kantuk membuat matanya terpejam. Bahkan sang suami yang menawarinya minum tak dihiraukan olehnya.
Rei terkekeh setelah Ia minum dan mengambilkan air untuk sang istri, Ia pun meringsek medekat kesampingnya. Mengusap rambut basah sang istri dan mencoba membangunkannya.
"Sayang, bangun dulu! Minum dulu ya!" Titahnya.
Tak ada jawaban dari sang istri, dengan terpaksa Ia membangunkan tubuh lemah itu hingga Kia bergumam pelan. Dengan hati-hati Rei memberikan minum pada sang istri. Dengan mata terpejam, Ia pun meminumnya.
Setelah selesai Rei membaringkan kembali sang istri. Menarik selimut untuk menutupi tubuh keduanya. Ia tarik sang istri kedalam dekapannya. Hingga keduanya terlelap bersama.
***************
__ADS_1
Jejaknya jangan lupa yaa, kita jalan bareng lapak Aka jugaa yaa🤗