Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Saran di terima


__ADS_3

Dan di sinilah mereka, Suci dan Mentari juga Reyhan yang ikut menunggu Embun pulang.


Reyhan yang kesal berkata "Kenapa kalian tidak percaya dengan ucapan ku padahal kalian tau siapa aku dan aku tidak mungkin berbohong pada kalian".


"Kami percaya mas, tapi kami ingin mendengar dari Embun langsung". ucap Mentari


"kenapa kalian tidak bertanya langsung saat di kantor jadi kita tidak perlu menunggu mereka disini".


"Karena kami takut jika di kantor dia akan mengelaknya, nah kalau kita introgasi Embun di rumahnya pasti mereka tidak bisa berbohong pada kami karena ada kedua orangtuanya". ucap Suci menjelaskan


Mentari kesal karena suaminya sangat berisik diapun berkata "Jika mas ingin pulang, pulang saja aku tidak keberatan disini hanya berdua dengan Suci, tapi jika mas ingin di sini maka diamlah".


Reyhan pun diam tapi hanya beberapa saat karena dia sudah kembali bersuara "Sayang apa tidak sebaiknya kalian tanya pada kedua orangtuanya saja, karena kita tidak tau Embun pulang kapan dan bisa saja dia menginap di rumah Samudra bukan".


Reyhan berharap kali ini sarannya di terima oleh kedua wanita yang berada di dekatnya.


Mentari dan Suci terdiam karena memikirkan saran Reyhan, dan menurut mereka saran Reyhan kali ini ada benarnya.

__ADS_1


"Bos sepertinya saran mu kali ini bisa ku terima, tapi tidak tau dengan istri anda" ucap nya sambil melihat Mentari.


Mentari yang dilihat Suci berkata "sepertinya aku juga menerima saran mas kali ini".


"Jika kalian setuju ayo kita ke rumah Embun sekarang!".


Mereka pun menaiki mobil masing-masing, setelah sampai di depan pagar rumah Embun lalu Suci berkata "pak bisa buka pagarnya!".


"Siap non", ucap satpam yang bekerja di rumah Embun satpam tersebut langsung mengiyakannya karena dia tau jika Suci teman majikannya dan Suci juga sering bermain ke rumah Embun.


Mobil yang di gunakan Suci masuk terlebih dahulu dan di susul mobil Reyhan, mereka turun dan langsung menghampiri orangtua Embun yang sudah membuka pintu karena penasaran siapa yang bertamu di hari yang sebentar lagi malam.


Orangtua Embun yang baru melihat Reyhan berkata "ini siapa ko tante baru lihat".


"Ini bos kami di kantor tan" ucap Suci


orangtua Embun yang tau jika yang di sebut bos itu pasti suami Mentari, karena orangtua Embun tau jika anaknya dan suci tidak pernah memanggil bos pada siapapun terkecuali pada bos mereka yang sekarang menjadi suami Mentari.

__ADS_1


"Oh jadi ini suami kamu Tari?"


"Iya tan" jawab mentari malu-malu.


"Ternyata benar jika bos kalian eh suami kamu benar-benar tampan persis seperti yang kalian sering katakan".


"Tan jangan di puji terus nanti suami tari semakin di atas awan dan tidak tau cara turun dan aku gak bisa ketemu lagi"


"Heh kalau ngomong itu yang nyambung" ucap Suci yang merasa jika ucapan Mentari tidak nyambung.


"Sudah kita ngobrolnya di dalam saja" ajak orangtua Embun.


mereka telah duduk dan orang tua Embun bertanya


"Jadi ada apa kalian kemari?".


"Sebelumnya kami minta maafkan karena bertamu di jam yang tidak tepat" ucap Reyhan basa-basi dan dia berkata lagi " kedatangan kami kemari karena mereka ingin tau apa Embun sudah menikah atau belum".

__ADS_1


Reyhan menjawab pertanyaan orangtua Embun karena dua wanita yang kepo dengan setatus Embun itu hanya diam entah apa yang ada di pikiran mereka.


__ADS_2