
Keesokan paginya Mentari kaget karena dia terbangun di kamar Reyhan, dan setelah ingat dengan kejadian semalam dia bernapas dengan lega dan dia berkata.
"Aku pikir sudah melakukan apa di kamar ini, oh otak jangan berpikir yang aneh-aneh".
Mentari bangun dari tempat tidur Reyhan dia ingin kembali ke kamarnya namun sebelum itu dia mengemasi barang-barang Reyhan untuk dia bawa ke kamarnya.
Karena jika dia tidak membereskannya sekarang pasti para pelayan akan membuangnya, Setelah semuanya masuk kedalam tas Reyhan mentari keluar dari kamar tersebut dan itu membuat para pelayan yang kebetulan berada di sana kaget saat melihat Mentari keluar dari kamar Reyhan.
Mentari yang mengerti tatapan mereka berkata "Aku tidur sendiri disini karena Reyhan tidak ada dan dia tidak akan bekerja lagi disini" ucap Mentari sambil menahan rasa sedihnya dan diapun pergi tanpa memperdulikan tatapan pelayannya yang merasa kasihan pada nona mereka.
Ya semua orang yang ada di kediaman kakek Guntur tau jika Mentari mencintai Reyhan dan mereka juga tau jika mentari sering mengunjungi Reyhan di malam hari, termasuk sang kakek.
Mentari sampai di kamarnya lalu dia menyimpan tas yang di bawanya ke dalam lemari pakayannya dia menyimpan barang-barang Reyhan karena dia merasa akan bertemu dengan Reyhan entah itu kapan tapi yang pasti saat waktu itu tiba dia ingin mengembalikannya.
Setelah mandi dan berdandan dia pergi ke tempat biasa dia sarapan dengan sang kakek, ya karena hari ini dia masih libur jadi dia menyempatkan diri untuk menemani sang kakek untuk sarapan.
__ADS_1
Kakek yang merasa heran dengan penampilan Mentari berkata "Tari sepertinya kamu akan pergi?".
"Iya kek aku ingin bertemu Samudra, aku ingin mengakhiri sandiwara kami karena sudah tidak ada gunanya lagi". ucap Mentari.
"Apa kamu tidak ingin mencoba untuk menerima Samudra, kakek lihat dia orangnya baik dan yang pasti dia sangat mencintai mu". ucap Sang kakek karena dia tau Samudra memang baik karena dia sudah bertemu dengan Samudra beberapa kali saat Samudra main kerumahnya dengan teman-teman Mentari yang lain.
"Aku sudah mencobanya kek, tapi tidak bisa". ucap Mentari
"Oh baiklah, semoga keputusan mu kali ini tidak salah lagi".
"Untuk kali ini Tari sudah memastikan jika tari tidak akan menyesalinya kek".
Saat di perjalanan Mentari terus memikirkan Reyhan dan dia berkata "Seharusnya kalau kamu pergi kamu berpamitan dulu padaku dan bilang kalau kamu tidak mencintai aku, jadi aku tidak berharap lagi pada mu".
"Dasar Reyhan menyebalkan awas saja kalau aku bertemu lagi dengan mu akan ku pukul kau sampai hatiku puas.
__ADS_1
Sementara sang supir hanya diam mendengarkan majikannya yang sedang mengomel.
Mentari sampai di tempat pertemuan lebih awal karena dia ingin menikmati suasana taman di pagi hari karena dia jarang pergi kesana karena kesibukannya.
Setelah satu jam menunggu akhirnya Samudra datang dengan membawa bunga untuk Mentari.
"Ini sayang" ucap Samudra
Mentari mengambilnya dan berkata " Terima kasih, kamu sangat romantis Dra, coba aku bisa membalas rasa cintamu pasti hidupku tidak semenderita ini".
"Ada apa lagi dengan mu, apa yang di lakukan Reyhan?" tebak Samudra
"Kau tau saja jika aku ada masalah dengan Reyhan".
"Tentu saja aku tau Tari karena dengan siapa lagi kamu mempunyai masalah jika bukan dengan dia benarkan?".
__ADS_1
"Iya kamu benar Dra"
"Jadi sekarang Apa masalahnya?".