Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Takut


__ADS_3

Suci yang tidak sengaja bertemu dengan orangtua Andre tiba-tiba merasa gelisah pasalnya dia turun tanpa sang suami dan itu pasti akan di pertanyakan oleh orangtua suaminya.


Benar saja saat Suci mendekat dan telah menyapa, mereka bertanya "Kenapa tidak bersama suami mu nak?".


Suci yang tadi sudah memikirkan jawaban apa yang harus di sampaikan langsung menjawab "mas Andre sedang di kamar mandi mah pah dan dia menyuruh saya untuk turun terlebih dahulu".


Mereka pun menganggukkan kepalanya dan mengajak Suci untuk bergabung bersama anggota keluarga yang lain yang kini sudah siap untuk makan malam.


"Ini kalau pak dokter turunnya lama bisa gawat" batin Suci setelah dia duduk di antara keluarga Suaminya.


Anggota keluarga yang lain juga sama menanyakan keberadaan Andre dan jawaban Suci sama, tapi setelah hampir lima belas menit mereka menunggu, Andre tidak kunjung datang.


Suci yang sudah kesal pamit untuk memanggil Andre tapi di tahan oleh Santi karena Santi ingin bertemu kakaknya karena ada hal yang ingin dia tanyakan.


Santi mengetuk pintu kamar yang di tempati Andre dan tidak berselang lama pintu terbuka.


"Mas kenapa lama kami sudah menunggu mas dari tadi, apa mas tidak kasihan melihat istri mas menahan lapar?".

__ADS_1


"Syukurlah kamu datang kesini ada yang ingin mas tanyakan". ucap Andre dan menarik tangan Santi agar mau masuk kedalam kamarnya


Santi merasa heran dan bingung tapi dia tetap masuk dan dia berkata saat melihat betapa indahnya hiasan kamar pengantin kakaknya "Wah kayanya mba Suci seneng lihat hiasan kamar ini".


"Menurut kamu semua ini bagus" tanya Andre


"Iyalah mas aku jadi pengen ngulang lagi". ucapnya sambil mengingat masa-masa di mana dia baru menjadi pengantin baru.


"Tapi kenapa istri ku tidak terlihat seperti itu".


"Iya Suci tidak terlihat senang soalnya pas mas masuk kesini dia tidak bilang apa-apa dan parahnya dia bilang jika dia marah dan dia tidak mau mas peluk".


Santi kaget, tapi bukan karena Suci yang tidak mau di peluk tapi karena kakaknya bisa berkata sejujur itu padanya sampai membuat dia melupakan apa yang dia ingin bahas karena sepertinya pembahasan tentang masalah kakaknya lebih menarik.


"Mas sudah tanya alasan Mba Suci kenapa tidak mau di peluk?" Santi bertanya seperti itu karena pasti ada alasan dari sikap kakak iparnya karena jelas dia tau jika kakak iparnya juga mencintai kakaknya.


"Sudah" jawabnya lesu

__ADS_1


"Apa katanya siapa tau aku bisa bantu, karena sepertinya mas tidak bisa menemukan jawaban dari ucapan mba Suci".


"Dia bilang katanya jangan dekati dia sampai aku melakukan hal yang biasa seseorang lakukan jika mereka akan menikah dan mas tidak tau jawabannya padahal dari tadi mas sudah memikirkannya dan mas takut jika malan ini akan berakhir tanpa kesan ".


"ya ampun mas mas jadi mas dari tadi tidak turun kebawah karena takut jika mba Suci tidak mau di sentuh". Tebak Santi yang menurutnya inti permasalahan kakaknya adalah hal itu


"Siapa yang bilang seperti itu ?" ucap Andre berbohong karena memang benar yang di ucapkan Santi adalah inti kegelisahannya saat ini.


"Sudah jangan terlalu di pikirkan, nanti aku bantu agar mba Suci mau di sentuh oleh mas tapi sekarang kita turun dulu karena kami sudah sangat lapar.


"Sudah ku bilang bukan karena itu".


"Ya apapun alasannya terserah deh ya yang penting sekarang kita turun dulu karena aku sudah lapar".


Mereka pun turun setelah Andre memaksa Santi mengatakan apa yang harus di lakukannya.


walau Santi juga tidak tau apa yang di inginkan kakak iparnya tapi dia yakin jika rencana yang dia buat bisa membuat kakak iparnya lupa akan keinginannya dan malam sang kakak tidak akan berakhir tanpa kesan.

__ADS_1


__ADS_2