Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Hotel


__ADS_3

Mereka sudah selesai berbelanja dan gaun yang di beli oleh Embun dengan Mentari seperti gaun yang akan di pakai pada sebuah pesta.


merekapun keluar dari butik itu dan mereka sepakat untuk makan siang di gedung yang sama.


Setelah mereka duduk di tempat makan mereka langsung memesan makanan yang mereka ingin makan.


Suci dan Embun yang baru pertama kali makan bersama lagi setelah Mentari di nyatakan hamil kaget karena pesanan yang Mentari pesan begitu banyak.


"Tari apa kamu bisa menghabiskan semua pesanan mu,?" tanya Suci dan di angguki Embun


"Tenang saja pasti akan aku makan semuanya, tapi jika tidak habis aku akan menyuruh kalian menghabiskannya". ucap Mentari sambil tersenyum karena berhasil membuat kedua sahabatnya menelan salippannya masing-masing.


Sambil menunggu pesanan datang Suci ingin mengutarakan rasa ingin tahunya yang sejak dari butik dia pendam.


"Tari, Bun aku jadi penasaran sebenarnya kalian akan menghadiri pesta siapa dan di mana, soalnya setau aku jika kalian di undang dalam suatu acara aku juga pasti di undang".

__ADS_1


Mentari dan Embun saling pandang mengisratkan siapa yang harus menjawab pertanyaan Suci dan apa jawaban yang pas untuk mereka berikan pada Suci


"Itu kami akan menghadiri undangan teman SMA aku dan Samudra" jawab Mentari berbohong pada akhirnya.


"Oh pantas saja aku tidak di undang, eh iya Tari kamu bilang kita akan menginap di sebuah hotel malam ini" Tanya Suci yang tadi saat di butik di beri tahu jika mereka bertiga akan menginap di sebuah hotel di kota tersebut.


"Iya kan tadi sudah ku bilang pada mu di butik kenapa sekarang bertanya lagi?" ucap Mentari sambil berbalas pesan dari seseorang.


"Iya aku tau tapi maksud ku kenapa kita harus menginap di hotel tidak di rumahmu saja?".


"Iya"jawab Embun singkat.


"Terus bagai mana jika di rumah ku saja agar kita tidak perlu mengeluarkan uang".


"Hotelnya Mentari yang bayar Suci, dan jika kita bermalam di rumah mu aku kasian pada nenek mu yang baru sembuh pasti kehebohan kita akan menggangu istirahatnya, kamu tau sendiri bukan bagai mana hebohnya kita saat bermalam bersama mungkin jika kita berada di sebuah kos pintu kamar kita pasti sudah di gedor oleh semua penghuni kosan".

__ADS_1


.


"Kalian benar juga" ucap Suci yang membenarkan ucapan kedua sahabatnya dan setelah itu pesanan datang.


Makanan yang di pesan Mentari hampir memenuhi meja mereka.


Mentari yang sudah sangat lapar langsung memakan makanannya dengan cepat dan membuat Suci dengan Embun melongo tidak percaya dengan cara makan Mentari yang cepat seolah takut jika ada yang akan memintanya.


"Tari tenanglah tidak akan ada yang akan meminta makananmu, jadi tenanglah ok".


Mentari yang sedang makan tidak mendengarkan ucapan sahabatnya dan terus memakan makanannya tanpa tersisa.


Suci dan Embun yang melihat Mentari makan tiba-tiba merasa kenyang dan hanya meminum jus yang mereka pesan dan tidak menyentuh makanan mereka masing-masing.


Kenapa kalian tidak makan?" tanya Suci setelah menghabiskan makanan miliknya

__ADS_1


"Kami sudah kenyang karena melihat mu makan barusan dan jika kamu masih lapar, ini ambil saja makananku. ucap Mentari sambil mendorong makanan yang dia tawarkannya.


__ADS_2