
"Duduklah Rey, kamu mau minum apa?". Tanya Mila
"Air putih hangat" jawab Reyhan tanpa basa basai
"Baiklah, mas kalau kamu mau minum apa?".
"Sebenarnya mas ingin minum kopi tapi ini sudah tengah malam jadi mas minta air hangat juga".
Mila pergi mengambil Air yang mereka minta.
Lalu Deni bertanya pada Reyhan "Rey sepertinya kamu harus beristirahat sekarang karena kamu pasti sangat lelah"
"Iya aku lumayan lelah tapi aku ingin minum terlebih dahulu" ucap Reyhan
"Baiklah" ucap Deni
Setelah Mila datang merekapun meminum air yang di bawa Mila, lalu Deni mengantar Reyhan ke kamarnya untuk beristirahat.
*
Pagi telah tiba Reyhan sedang berjoging di jalan sekitar rumah Deni, banyak pasang mata yang takjub melihat keindahan yang Tuhan ciptakan berada di depan mata mereka, mereka bertanya-tanya siapakah pangeran yang sedang mereka lihat.
Sedangkan Reyhan yang di tatap mereka biasa saja karena dari jaman sekolah dia sudah terbiasa menjadi pusat perhatian.
__ADS_1
Setelah selesai Reyhan masuk ke dalam Rumah Deni dan orang-orang yang mengikuti Reyhan berkata "oh tamunya bang Deni ternyata" dan yang lainnya serempak mengangguk lalu mereka membubarkan diri.
Reyhan yang baru masuk di sapa Mila " pagi Rey itu penggemar baru mu kenapa tidak di ajak masuk, kasian tuh pada nunggu di depan pagar.
Reyhan hanya tersenyum mendengar candaan Mila lalu dia bertanya " Mil mana suami mu?".
"Ada di dalam ruang kerjanya, dia sedang menerima telpon" ucap Mila
"Oh baiklah kalau begitu aku mandi dulu". ucap Reyhan
Setelah melihat Reyhan masuk ke kamarnya, Mila mengintip para penggemar Reyhan dari jendela dan dia berkata " wah sudah bubar, lucu banget melihat mereka berkerumun seperti itu saat melihat Reyhan aku jadi ingat jaman dulu" lalu Mila tertawa kecil dan dia berkata lagi
" tapi kenapa sekarang aku tidak seperti mereka saat melihat Rey" tanya Mila pada dirinya sendiri.
"Mungkin juga" ucap Mila sambil menegakkan badannya dan saat melihat Reyhan Mila berkata lagi "Eh aku pikir kamu sudah mandi ternyata belum".
"Ya masa iya aku mandinya secepat itu" ucap Reyhan.
Mila pun tersenyum dan berkata lagi "ya siapa tau kamu mandinya cepat seperti " ucapan Mila terhenti dan Reyhan berkata
"Seperti apa?".
"Ah sudah jangan di pikirkan, kamu sekarang mau kemana?".
__ADS_1
"Aku mau mengambil baju ku yang ada di dalam mobil".
"mana mobilnya perasaan dari semalam aku belum melihatnya".
"Tunggulah sebentar mobil ku akan datang kemari di bawa oleh supir ku".
Nila mengerutkan dahinya karena merasa aneh.
Reyhan yang melihat Mila hanya diam lalu dia berkata lagi "semalam aku menyuruh sopir pribadi ku untuk pergi membawa pulang mobil ku, ke rumah ku yang dulu tapi aku lupa mengambil koper ku saat aku turun jadi ya aku menyuruhnya datang lagi kemari".
"Aku menyuruhnya karena saat di sini aku ingin memakai motor ku, yang aku titipkan pada suami mu".
"Apa motor yang berwarna hitam yang sering kamu pakai".
"iya ko kamu bisa tau?".
"Pasti tau Rey orang Deni merawat motor mu seperti merawat anak nya".
"Wah benarkah itu?"
"iya aku tidak bohong jika kamu penasaran kamu lihat saja di garasi".
"Baiklah jika seperti itu aku akan ke sana sambil menunggu mobil ku datang". ucap Rey lalu pergi meninggalkan Mila.
__ADS_1