Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Mengantar Dokter pulang


__ADS_3

Suci menghampiri Dokter Andre dan dia berkata "pak dokter kata ayah anda mau pulang?".


"Iya, tapi mobil yang menjemput saya terkena macet jadi saya harus menunggu sedangkan orang yang ingin saya temui sudah menelpon saya agar saya cepat kesana".


"Jika pak Dokter mengijinkan, saya bisa mengantar pak dokter kesana".


"Baiklah tapi maaf sebelumnya karena saya merepotkan kamu, apalagi kamu baru pulang".


"Tidak masalah dok, mumpung saya sedang bahagia jadi dengan senang hati saya mengantar anda".


Dokter Andre menyernyitkan dahinya dan berkata "jadi jika suasana hati kamu sedang tidak baik kamu tidak akan mengantar saya?".


Suci tersenyum dan berkata " bisa jadi pak, ya sudah ayo pak keburu malam".


Mereka pun pergi dari rumah orangtua Suci menuju kediaman orangtua Andre, dengan Andre di balik kemudi.


Mereka sampai dan Andre mengajak Suci untuk masuk terlebih dahulu untuk sekedar minum dan bertemu kedua orang tua Andre yang kebetulan sedang ada di rumah.

__ADS_1


Suci yang di ajak masuk tidak bisa menolaknya karena alasan yang di berikan dokter Andre padanya.


Suci masuk dan dia di suruh duduk di ruang tamu, dan tidak lama seorang perempuan datang menghampirinya.


Suci menebak jika orang tersebut adalah orang tua Dokter Andre jadi dia berdiri dan mencium tangan wanita tersebut setelah mengucap salam.


Suci di suruh duduk kembali setelah Suci selesai mencium tangan wanita tersebut.


"Maaf nak, kamu siapanya Andre ko ibu baru melihat kamu".


"Saya Suci cucu dari pasien dokter Andre tante, saya kemari mengantar dokter Andre karena mobil yang akan menjemputnya terjebak macet dan katanya dia sedang di tunggu oleh seseorang".


Ya Andre bukan pulang ke apartemennya tapi pulang kerumah kedua orang tuanya untuk bertemu dengan kedua orangtuanya yang memintanya untuk pulang karena sudah lama dia tidak pulang.


"Eh ternyata ada ibu di sini, perkenalkan dia Suci bu cucu pasien Andre". ucap Andre setelah kembali dari dapur


"Ibu sudah tau sayang tadi ibu sudah berkenalan".

__ADS_1


"Oh yasudah ini minumlah dulu kamu pasti haus".


"Terimakasih pak dokter kebetulan saya memang haus" ucap suci sambil tersenyum dan mengambil air minum yang diberikan Dokter Andre.


Setelah selesai minum dia langsung pamit untuk pulang karena malam semakin larut dan sudah terdengar tanda-tanda akan turun hujan.


Dan benar saja saat di tengah jalan hujan deras turun di ikuti kilatan petir dan suara yang menggelegar dan membuat Suci menepikan mobilnya.


Suci melihat sekeliling dan dia baru menyadari jika tempatnya berhenti tepat di daerah perumahan Mentari dan dari jarak Suci sudah terlihat gerbang pintu perumahan elit dan salah satu rumah di sana milik Mentari.


Suci langsung menghidupkan mesin mobilnya lagi dan menjalankan mobilnya sangat pelan karena hujan deras yang turun saat itu".


Sampai lah Suci di gerbang rumah Mentari dan dia langsung membunyikan kelakson mobilnya dan satpam rumah Mentaripun melihat siapa yang bertamu.


Setelah melihat jika yang bertamu adalah sahabat Nona mereka Pak satpam pun membuka pintu dan Suci langsung masuk ke halaman Rumah Mentari.


Mentari yang sudah di berikabar jika Suci ada di rumahnya langsung turun padahal dia baru saja melaksanakan kewajibannya sebagai seorang istri pada suaminya.

__ADS_1


Mentari memenuhi janjinya pada sang suami yang akan melaksanakan semua keinginan suaminya jika dia ingin pergi keluar negri bersama kedua sahabatnya.


padahal Reyhan hanya bercanda jika Mentari tidak mau pun mereka akan tetap pergi karena tidak mungkin juga Reyhan membatalkan rencananya yang sudah ia beritahukan pada sahabat istrinya tadi sore.


__ADS_2