Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
karena kamu


__ADS_3

"Maafkan aku Tari bukan aku ingin mempermainkan mu tapi aku mempunyai alasan yang lain yang lebih masuk akal". ucap Reyhan sambil melihat Foto Mentari yang diam-diam Reyhan ambil.


*


Malam hari telah tiba dan Mentari sudah siap untuk berangkat ke pesta ulangtahun Siska, Mentari sudah berdandan sejak satu jam yang lalu, dan itu membuat Reyhan kesal karena dia sudah menunggu Mentari selama satu jam.


Mentari keluar dari kamarnya dengan gayanya yang anggun, Reyhan yang kesal pada mentari berkata.


"Pantas saja anda sangat cantik ternyata anda berdandan sangat lama". ucap Reyhan


"Itu muji atau mengejek" ucap Mentari dan dia berkata lagi "Rey apa ada yang kurang dari penampilanku?".


"Ada" ucap Reyhan


"kamu jangan bercanda Rey aku sudah berdandan selama ini masa iya masih ada yang kurang". ucap Mentari.


"Saya tidak bercanda nona karena memang ada yang kurang," ucap Reyhan


"Terus apa yang kurang ?". tanya Mentari

__ADS_1


"Leher nona terlalu polos", ucap Reyhan


"Oh iya aku lupa memakainya" ucap Mentari lalu mengambil kalung dari Reyhan


Mentari menghampiri Reyhan dan memberikan kalungnya pada Reyhan sambil berkata "Tolong pasangkan ini Rey".


Reyhan mengambil kalung tersebut dan saat Reyhan akan memakaikan kalung pada Mentari tiba-tiba saja jantungnya berdetak dengan sangat cepat, dan itu di sadari Mentari karena Mentari tidak sengaja menyentuh dada Reyhan


Mentari yang merasa khawatir pada kondisi jantung Reyhan langsung menempelkan telinganya pada dada Reyhan dan perbuatan Mentari membuat jantung Reyhan semakin berdetak lebih cepat, lalu mentari berkata "Rey kamu punya riwayat penyakit jantung".ucap Mentari sambil melihat wajah Reyhan


Lalu Reyhan berkata dalam hati "Bukan penyakit jantung Mentari tapi karena aku degdegan saat berada di dekat kamu dan semakin parah saat kamu menempelkan telinga mu itu".


"Sudah nona jangan seperti ini terus, bisa-bisa saya punya penyakit jantung beneran" ucap Reyhan sambil menjauhkan badan Mentari dan langsung memakaikan kalung pada Mentari.


Lalu Setelah itu Reyhan berkata "Sempurna".


"Terimakasih Reyhan, Rey apa kamu tidak tertarik padaku". tanya Mentari


Reyhan hanya tersenyum mendengar pertanyaan Mentari dan itu membuat Mentari jengkel dan Mentari pergi meninggalkan Reyhan yang masih tersenyum.

__ADS_1


*


Mereka berangkat menggunakan mobil Mentari dan Reyhan yang menyetir mobil tersebut karena Reyhan yang meminta agar sopir pribadi Mentari tidak mengantar mereka.


Selama perjalanan Mentari memasang wajah masamnya, sampai mobil Mentari sampai di halaman rumah Siska barulah Mentari berkata "Rey seperti yang sudah aku katakan kamu harus berpura-pura menjadi pacar aku".


"Siap nona tapi maaf nona saya tidak bisa masuk bersama nona sekarang" ucap Reyhan


"Lo kenapa? percuma dong aku ajak kamu kemari jika kamu tidak bisa masuk bersama denganku".


"Bukan begitu nona tapi saya harus ke toilet dulu" ucap Reyhan


"Oh aku pikir karena apa, ya sudah silahkan tapi nanti kamu langsung temui aku di dalam" ucap Mentari.


Mentari masuk tanpa di temani Reyhan dan itu membuat Embun dan Suci yang sudah datang merasa heran lalu mereka menghampiri Mentari.


Setelah mereka menghampiri Mentari Suci bertanya pada Mentari "Tari mana Reyhan? jangan bilang dia tidak mau menemani kamu kesini",


"Dia pergi ke toilet dulu" ucap Mentari

__ADS_1


"Kami kira dia tidak mau membantu mu" ucap Embun


__ADS_2