Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Dokter Andre yang menjemput


__ADS_3

Mereka kini telah sampai di tanah air, dan para suami sudah menunggu istri mereka di bandara, dan entah siapa ada seorang laki-laki yang berpakayan rapih juga sedang menunggu di tempat yang sama dengan Reyhan dan Samudra.


mereka ingin mengobrol dengan laki-laki tersebut namun sepertinya laki-laki tersebut tidak suka berbicara dengan sembarangan orang,


dan mereka mengurungkan niat mereka.


Setelah menunggu lama, akhirnya yang di tunggu datang dan mereka langsung tersenyum saat istri-istri mereka sudah menghampiri mereka lalu mereka bersiap untuk memeluk istri masing-masing tapi keinginan mereka tidak bisa di laksanakan karena para istri sudah memberi kode jika mereka tidak boleh melakukannya, karena tidak enak pada Suci yang baru saja putus cinta.


"Tunggu itu seperti Dokter Andre". ucap Embun sambil melihat dokter Andre yang berada jauh dari tempat mereka.


Mentari yang mendengar ucapan Embun langsung mencari di mana Dokter Andre tapi dia tidak melihatnya "Mana bun, aku tidak melihatnya, apa kamu salah lihat".


"Sayang Dokter Andre siapa?" tanya Reyhan


"Itu Dokter neneknya Suci, Ci kamu lihat tidak?" tanya Mentari yang melihat suci tengah mencari seseorang.


"Aku tidak tau, aku tidak melihatnya".


"Terus kamu celingukan sedang mencari siapa?" tanya Embun heran.

__ADS_1


"Aku lagi cari orang yang akan menjemput ku tapi sepertinya belum datang".


"Ya sudah kamu ikut aku atau Embun saja jika jemputan mu tidak ada dan kamu Bun mungkin kamu salah lihat".


"Iya kayanya aku salah lihat" ucap Embun


Suci pun mengiyakan ucapan Mentari dan mereka sampai di dekat mobil yang akan membawa mereka pulang.


tapi sebelum dia ikut bersama salah satu sahabatnya dia meminta agar mereka menunggu sebentar karena dia ingin menunggu jemputannya dulu karena orang rumah sudah memberinya kabar jika orang yang akan menjemputnya sudah berangkat.


Setelah lama menunggu, Suci memutuskan untuk masuk kedalam mobil Mentari karena jemputannya tidak kunjung datang.


Suci melangkah menuju mobil Mentari namun langkahnya terhenti saat Dokter Andre memanggil namanya dari kejauhan.


"malam Dok, maaf apa tadi anda memanggil saya" tanya Suci saat Dokter Andre sudah berada di dekatnya.


"Iya" jawab dokter Andre singkat


"tapi ada perlu apa dokter memangil saya?"

__ADS_1


"Saya memanggil kamu karena sepertinya kamu akan naik mobil ini?".


"Iya dok, memang saya akan naik mobil ini, memangnya kenapa?".


"Tidak apa-apa tapi apa kamu tidak mau pulang bersama saya karena saya kesini untuk menjemput mu".


"Eh jadi pak dokter yang menjemput saya, maaf saya tidak di beri tahu jika pak dokter yang menjemput saya".


Semua orang kaget karena mendengar ucapan Dokter tersebut. dan dengan cepat Mentari berkata "Ci kamu ikut pak dokter saja, malam ini aku tidak menerima siapapun menginap di rumah ku" lalu mentari langsung menutup pintu dan menyuruh sopirnya untuk menjalankan mobilnya.


Dan hal yang sama juga di lakukan oleh Embun.


Suci yang di tinggalkan kedua sahabatnya merasa kesal dan berkata dengan keras " Dasar sahabat tidak punya perasaan"


"Jadi apa kita bisa pulang sekarang?" tanya Dokter Andre


"Bisa dok" ucap Suci pasrah karena tidak mungkin jika dia menolak ajakan Dokter Andre.


keheningan tercipta di dalam mobil, karena Suci langsung tertidur setelah mobil melaju.

__ADS_1


Dokter Andre sesekali melihat Suci yang sudah tertidur dan tersenyum saat melihat mulut Suci yang sedikit terbuka.


Sementara di mobil Mentari dan Embun, suami mereka sedang menanyakan siapa orang yang menjemput Suci karena mereka tadi menunggu kedatangan istri mereka bersama Orang yang menjemput Suci dan entah kemana orang tersebut saat para wanita sudah sampai.


__ADS_2