
"'Terima kasih atas tumpangannya" ucap Sang dokter dan berhasil membuat Suci terdiam beberapa saat.
"Mba Suci kenapa anda diam" ucap Sang dokter tapi Suci tidak bergeming lalu sang dokter menepuk bahu Suci dan "iya Ada apa dok' ucap Suci
Dokter Andre pun mengulangi ucapannya lagi "terimakasih".
"Sama-sama" ucap Suci membalas ucapan dokter Andre.
dokter andre pun turun dan Suci juga pergi dengan terus berkata saat mobil sudah melaju "Kenapa? kenapa? dan kenapa suaranya sangat indah saat di dengar apa karena di jarang membuka suaranya dan saat dia membuka suaranya terdengar sangat indah".
"Sudahlah suci jangan di pikirkan lagi ingat kamu punya seorang kekasih" ucapnya lagi
Suci sampai di kantornya dan sudah duduk di ruangannya.
Embun yang melihat suci sudah duduk berkata "Ci gimana kabar nenek mu"
"Alhamdulillah nenek sekarang lebih baik apa lagi sekarang dia pasti lebih baik karena bisa mendekatkan ku dengan Dokter yang memeriksanya saat di rumah sakit".
"Maksud mu Dokter ganteng itu".
__ADS_1
"hemmm" hanya itu yang terdengar dari mulut Suci dan mereka mulai bekerja mereka karena sudah masuk jam kerja.
Sementara di kediaman Mentari, Reyhan sedang menerima sebuah panggilan dari orang suruhannya untuk menyelidiki kekasih Suci.
Terlihat jika Reyhan mengangguk beberapa kali lalu mengakhiri panggilan telponnya, dan setelah itu dia memeriksa pesan yang masuk pada ponselnya dia mengerutkan keningnya karena melihat hal yang membuatnya tidak percaya dengan hasil penyelidikan orang suruhannya.
Mentari datang dan bertanya "ada apa mas sepertinya ada hal yang serius sampai wajahmu seperti itu".
"Ini aku sedang melihat hasil penyelidikan orang suruhan ku".
"lalu hasilnya bagai mana" tanya Mentari antusias dan betapa kagetnya dia saat Reyhan memperlihatkan bukti foto dan fidio pada Mentari.
"Mas kirimkan pada ku, aku mau mengirimkan semua bukti perselingkuhan ini pada Suci".
Namun Reyhan tidak setuju dengan rencana Mentari "Jangan sayang aku takut jika kamu menyerahkan semua bukti perselingkuhan ini akan membuat persahabatan kalian rusak".
"Terus aku harus bagaimana mas tidak mungkin jika aku membiarkan semua ini begitu saja".
"Tenanglah aku akan membantu Suci agar dia melihat semua ini dengan mata dan kepalanya sendiri dengan menyuruhnya berlibur kesana bersama Embun dan tentunya juga kamu sayang" ucap Reyhan sambil memeluk Mentari dan itu membuat Mentari kaget karena Reyhan suka memeluknya secara tiba-tiba.
__ADS_1
"Mas kamu suka sekali membuatku kaget".
"Maaf tapi aku menyukai saat kamu tersentak dengan mas langsung memelukmu"
Mentari mendengus sebal dan dia berkata lagi "tapi terimakasih ya mas".
"ya sama-sama, kalian pergi kesana dengan alasan berlibur tapi kalian harus merahasiakan kedatangan kalian pada pacar Suci, untuk ongkos aku yang tanggung dan aku akan memberi mereka berdua libur selama tiga hari dan kalian harus memanpaatkan waktu itu secara maksimal, aku akan memberikan daftar tempat yang harus kalian datangi dan di jam berapa kalian harus kesana.
Mentari melongo saat mendengar penuturan Reyhan yang sangat panjang dan sudah terencana dengan sangat bagus.
"Sip mas memang yang terbaik, jadi kapan kami akan berangkat?".
"Mas usahakan secepatnya sayang, mas harus memastikan kalian berangkat saat pekerjaan mereka tidak terlalu banyak".
Mentari yang tau kapan pekerjaan mereka tidak terlalu banyak berkata "Awal bulan berarti".
"Mungkin, tapi sayang semua itu bisa saja tidak terlaksana jika nanti malam kamu tidak melakukan apa yang mas mau".
Mentari sadar dengan apa yang di inginkan sang suami karena Reyhan menyebutkan kata nanti malam dan Mentari menyanggupinya karena menurutnya itu bukan masalah baginya karena apa yang di inginkan suaminya adalah sebuah kewajiban yang harus dia penuhi sebagi seorang istri.
__ADS_1