
Karena Mentari bingung harus memberi alasan apa pada sang kakek akhirnya dia memutuskan untuk tidak membahas keinginannya lagi.
Setelah Kakek Guntur melihat Mentari pergi dia memangil pelayan untuk memanggil Reyhan.
Reyhan datang dan memberi hormat pada Kakek mentari.
Kakek Mentari langsung menyuruhnya duduk dan setelah Reyhan duduk dia berkata " Rey ada masalah apa kamu dengan cucu saya, setau saya kamu bekerja dengan baik tapi kenapa Mentari meminta saya untuk memecat mu?".
"Mungkin karena dia marah pada saya tuan, karena saya tidak bisa mengabulkan keinginannya" ucap Reyhan jujur
"Memang apa yang dia inginkan" tanya kakek Guntur.
Reyhan menjawab "Dia ingin kami berpacaran tapi saya menolaknya".
"Lantas kenapa kamu tidak mengabulkan keinginan Mentari" ucap Kakek Guntur.
Reyhan kaget karena sang kakek tidak marah kepadanya dan untuk memastikan jika Kakek Mentari benar-benar tidak marah padanya diapun bertanya
__ADS_1
"Maaf tuan apa anda tidak marah pada saya".
"Kenapa saya harus marah" ucap Kakek Guntur
"Ya biasanya orang kaya akan marah saat anak atau cucu mereka di sakiti hatinya oleh pegawai seperti saya".
"Kamu ini ada ada saja saya tidak akan marah padamu karena hal seperti ini, tapi apa boleh jika saya tau alasan mu tidak menerima cinta Mentari itu apa".
"Alasannya karena saya tidak mau jika nyawa Mentari terancam setelah kami berpacaran" ucap Reyhan yang tidak ingin kakek Guntur berpikir macam-macam padanya karena dia takut jika nanti dia berjodoh dengan Mentari dia tidak mendapat restu dari sang kakek.
"Maksud kamu, kamu mempunyai musuh" tanya kakek memastikan jika tebakannya benar.
Kakek Guntur tidak menyangka jika Reyhan memiliki masalah seserius itu lalu dia berkata" jadi sekarang kamu tidak mempunyai siapa-siapa ?".
"Iya saya sekarang saya hanya sebatang kara dan sampai saat ini saya masih bersembunyi dari mereka".
Kakek Guntur yang merasa iba pada Reyhan berkata "Apa kamu mau jika saya membantu mu untuk membalas mereka?".
__ADS_1
"Tidak perlu Tuan anda tidak perlu mengotori tangan anda dengan membalaskan dendam saya, karena saya juga sudah mengihklaskan semuanya, karena saya ingin dendam di antara keluarga kami berakhir di saya Tuan"
"Sungguh besar hati mu nak pantas saja Mentari begitu mencintai mu" ucap sang kakek.
"Yasudah kamu kembali ke kamar mu dan beristirahatlah" ucap sang kakek.
Setelah Melihat Reyhan pergi Kakek Guntur menelpon seseorang untuk menyelidiki latar belakang keluarga Reyhan karena dia merasa Reyhan bukan orang sembarangan melihat dari musuhnya yang sangat kejam.
Reyhan kembali ke kamarnya dengan rasa lega karena dia tidak di pecat seperti dugaannya setelah dia di beritahu jika mentari meminta sang kakek untuk memecatnya.
Ya tadi sebelum Reyhan menghampiri kakek guntur dia bertanya dulu pada pelayan yang memangilnya, dia bertanya kenapa Tuan besar memanggilnya dan si pelayan mengatakan jika dia mendengar bahwa Nona mereka meminta kepada tuan besar untuk memecat Reyhan.
Sementara Mentari sedang menangis karena merenungi nasibnya yang malang dalam hal percintaan.
"Dulu aku di tolak Deni eh sekarang aku di tolak Reyhan juga, nasib nasib apa aku akan sendiri sampai mati oh tidak aku harus mencari cara agar bisa melupakan pengawal yang tidak berperasaan itu"
Mentari tertidur setelah berjam-jam di menangis karena kesal pada hatinya yang terus saja salah memilih.
__ADS_1
Reyhan yang khawatir dengan keadaan mentari terus melihat kaca kamar Mentari yang masih menyala lalu dia pergi setelah melihat lampu kamar Mentari mati.