Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Reyhan cemburu


__ADS_3

"Kalian sedang bertengkar?" tanya Samudra


"Iya Dra kami sedang bertengkar".


"Memangnya kalian bertengkar karena apa?".


"karena dia tidak mau berpacaran denganku". ucap Mentari


"Lo bukannya kalian sudah pacaran" tanya Samudra yang tidak mengerti dengan ucapan Mentari


"Kami hanya berpura-pura pacaran waktu itu, karena ingin menutup mulut Siska yang sering mengejekku".


"Akting kalian sangat bagus sampai aku benar-benar mengira jika kalian berpacaran, tunggu jika kalian tidak berpacaran kenapa kita harus membuatnya cemburu?".


"Karena aku ingin tau perasaan dia yang sebenarnya seperti apa padaku".


"Kamu ini aneh, jika kamu ingin tau perasaan Reyhan padamu seperti apa kamu tinggal menanyakannya langsung".

__ADS_1


"Aku sudah bertanya pada malam itu karena aku yakin jika dia juga mencintaiku, dan dia berkata jika dia juga sama mencintaiku".


"Terus masalahnya apa?".


"ya seperti yang aku bilang tadi jika dia tidak mau berpacaran dengan ku dan esok harinya dia malah menyuruhku untuk mencari orang yang bisa dijadikan pacar dan tidak memiliki kehidupan seperti dia.


Nah karena dia menyuruhku untuk mencari orang lain jadi aku ingin mencobanya bersama mu untuk membuatnya cemburu tapi jika kita nyaman dan cocok kita bisa melanjutkannya menjadi pacaran yang beneran bukan pacaran bohongan lagi.


"Apa jika kita berpacaran bohongan kita akan jalan-jalan, makan dan liburan bersama".


"Tentu saja seperti itu, tapi jika Reyhan tiba-tiba mengajakku berpacaran aku akan memutuskan hubungan pura-pura kita". ucap Mentari.


Mentari hanya tersenyum dan dia berkata"Jadi bagai mana?".


"Baiklah aku setuju dan semoga saat Reyhan meminta kamu untuk menjadi pasangannya kamu sudah mencintai aku" ucap Samudra sambil tersenyum.


Mentari mengulurkan tangannya sebagai tanda jika perjanjian mereka sudah di sepakati.

__ADS_1


Setelah itu Samudra mengantar Mentari menuju mobilnya karena hari sudah hampir malam.


Reyahan yang melihat Mentari menghampiri mobil yang di dudukinya langsung turun untuk menyambut Mentari.


Samudra yang berpura-pura kaget berkata "lo Rey kenapa kamu jadi supir Mentari bukankah kamu dulu sangat kaya".


"Bukan supir sayang dia di suruh kakek untuk menjadi pengawal ku". ucap Mentari sambil memegang tangan Samudra agar Reyhan cemburu dan hal itu berhasil membuat Reyhan cemburu, terbukti dengan Reyhan yang mengepalkan tangannya.


Sementara Samudra merasa ada begitu banyak bunga bermekaran di hatinya karena Mentari memanggilnya dengan kata sayang lalu dia berkata dalam hati "Baru di panggil sayang saja aku sudah sebahagia ini apalagi jika kita pacaran beneran".


"Maaf nona sepertinya anda harus segera pulang" ucap Reyhan yang ingin segera pergi agar tidak melihat mereka bergandengan tangan lagi.


"Iya ini juga aku mau pulang" ucap Mentari ketus


"Oh iya sayang aku baru ingat jika besok aku libur jadi apa besok kamu bisa menemaniku pergi ke pantai" ucap Embun lagi.


"Tentu saja sayang" ucap Samudra dengan rasa bahagianya lalu dia berkata dalam hati sambil melihat Reyhan "Terimakasih karena kamu sudah menyuruh Mentari mencari pengganti mu walau aku tau mentari tidak mungkin membuka hatinya untuk ku tapi setidaknya dengan kamu menyuruh dia mencari pengganti mu aku mempunyai kesempatan untuk bersamanya walau mungkin bersifat sementara.

__ADS_1


Sementara Reyhan terus berkata sambil menunggu Mentari masuk kedalam mobilnya "Sabar Rey sabar, bukankah ini yang kamu mau, jadi kamu harus bisa ikhlas agar Mentari tidak di incar oleh mereka.


Sementara mentari memasang wajah imutnya dan berkata dalam hati " Rasakan itu Rey, kamu pasti cemburu bukan".


__ADS_2