Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Akan menyusulnya


__ADS_3

"Kamu susul saja kemana dia di tugaskan, gampang bukan". ucap Mentari enteng karena dia tidak merasakan apa yang di rasakan Suci.


"Iya aku juga sempat memikirkan hal itu tapi coba kamu pikir mau di taruh di mana wajahku ini". jelas Suci yang akan merasa malu jika dia sampai menyusul Andre ke tempat kerjanya yang baru.


"Kalau cinta ga usah malu, malunya kamu simpan dulu, dari pada kamu nunggu di sini dan berakhir seperti kisah mu yang lalu" ucap Mentari mengompori Suci


Suci terdiam memikirkan ucapan Mentari, dia merasa jika yang di ucapkan Mentari ada benarnya dan dia tidak mau kisahnya kali ini seperti kisahnya yang sudah lalu dan Suci memutuskan untuk pergi menyusul Andre, dan untuk menyakinkan jika pilihannya benar dia meminta pendapat kedua sahabatnya.


"ok, aku sudah putuskan jika aku akan menyusul Dokter Andre kesana dan aku mohon kalian mengantar aku kesana". ucap Suci memohon pada kedua sahabatnya


"Bagus aku setuju kamu menyusulnya tapi Kalau untuk ikut kesana maaf Ci aku tidak bisa karena kerjaan di perusahaan ku lagi banyak Ci, kalau kamu Bun bagai mana?" tanya Mentari dan meminta jawaban dari Embun.


"Maaf aku juga tidak bisa Ci". ucap Embun berharap Suci mengerti jika kali ini dia tidak bisa pergi karena sang suami pasti tidak mengijinkannya pergi karena setelah Embun pulang dari luar negri Samudra melarangnya pergi jauh jika tanpa dirinya.


"Baiklah jika kalian tidak bisa aku akan berangkat sendiri kesana" putus Suci karena dia sudah bertekad untuk menyusul Andre.


"Ci apa kamu tidak marah jika kami tidak ikut". tanya Embun

__ADS_1


"Tentu saja tidak kenapa juga aku harus marah dan untuk pekerjaanku aku akan mengundurkan diri karena aku tidak tau sampai kapan aku tinggal di sana".


"Ci apa kamu yakin akan berhenti bekerja?" tanya Mentari merasa bersalah atas idenya itu.


"Aku yakin aku harus berjuang dan melakukan pengorbanan agar bisa mendapatkan cintaku".ucapnya dengan semangat 45yang menggebu di dalam dadanya


"Kamu benar, cinta butuh perjuangan dan juga pengorbanan untuk mendapatkannya, Semangat!". ucap Embun, lalu Mentari dan Suci bersamaan berkata "Semangat".


***


Suci langsung meminta ijin kepada orang tuanya untuk pergi menyusul Andre ke kota tempat Andre bekerja sekarang.


Embun yang juga baru pulang langsung berbicara dengan Samudra yang sedang duduk santai di balkon kamarnya.


Embun menceritakan rencana Suci kepada suaminya dan suaminya berkata.


"Keputusan Suci memang benar jika dia harus berjuang mendapatkan Cintanya tapi kenapa dia harus keluar dari pekerjaannya padahal Andre di sana hanya sebentar lusa juga dia sudah kembali'.

__ADS_1


Embun kaget karena dia pikir Andre di pindahkan untuk waktu yang sangat lama dan Embun berkata "jadi Andre bekerja di sana hanya dua minggu".


"Iya" jawan Samudra singkat


"Tapi kenapa" tanya Embun yang penasaran karena Andre hanya bekerja di sana sebentar.


"Itu karena Andre hanya bekerja sebagai tenaga medis bantuan yang hanya bekerja di sana dalam waktu dua minggu dan nanti dia akan di ganti oleh tenaga medis yang lain".


"Tapi kenapa seperti itu, apa di sana terjadi bencana alam?" tanya suci dengan rasa bingungnya.


"Aku tidak tau dengan pasti alasannya apa , yang jelas dia hanya sebentar di sana".


"Baiklah jika seperti itu aku harus menghubungi Suci" ucapnya dan dia langsung akan berdiri dari pangkuan Suaminya karena ingin kedalam kamar untuk mengambil ponselnya.


Tapi sayang Embun tidak di perbolehkan pergi oleh sang suami karena Sang suami sedang menikmati momen mereka berdua di tengah hari yang terik.


"Jangan memberontak sayang jika kamu tidak ingin berbagi peluh di hari yang terik ini". dan Embun pun langsung diam karena dia sudah mengerti dengan apa yang di ucapkan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2