Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Kamu pelupa


__ADS_3

"Tapi kenapa kamu tidak mengungkapkan perasaan mu pada ku dari dulu" tanya mentari


"karena kamu menyukai Deni" ucap Reyhan


Mentari menelan ludahnya karena dia tidak menyangka jika Reyhan tau jika dulu dia mencintai Deni lalu Mentari berkata "kamu tau dari siapa?".


"Aku tau karena sering melihat sikapmu pada Deni", jawab Reyhan.


"Baiklah jika itu alasan mu dulu tidak mengatakan perasaan mu pada ku, tapi kenapa sekarang saat kamu tau jika aku juga mencintaimu kamu juga tidak mengatakannya" tanya Mentari


"Kata siapa aku tau jika kamu mencintai ku" ucap Reyhan


"Rey jangan bercanda" ucap Menyari


"Aku tidak bercanda" ucap Reyhan


"Oh berarti sekarang kamu sudah tidak pintar seperti dulu" ucap Mentari dan dia langsung memasang wajah masamnya


"Kamu lucu Tari jika seperti ini". ucap Reyhan


Mentari yang mendengar Reyhan menyebutnya lucu langsung berkata "Ayo pulang".


"Iya baiklah aku mengaku jika aku tau sekarang kamu juga mencintaiku" ucap Reyhan sambil mengucek Rambut Mentari.

__ADS_1


Mentari langsung memegang tangan Reyhan dan menatap Reyhan lalu dia berkata "Terus kenapa kamu tidak mengatakannya pada ku".


"ternyata kamu sudah pelupa Tari" ucap Reyhan menggoda Mentari lagi


"Maksud kamu" jawab Mentari


"Ya karena kamu lupa jika tadi aku bilang bahwa aku sangat mencintai mu" ucap Reyhan


"Kamu" ucap mentari menekan kata yang dia ucapkan, ya Mentari kesal karena Reyhan terus berpura-pura tidak tau maksud ucapannya.


"Iya maaf" ucap Reyhan sambil tersenyum "Maaf karena aku tidak mengungkapkan perasaan ku saat aku mengetahui jika kamu membalas perasaan ku, karena aku takut jika mereka akan menyakiti mu saat mereka tau jika kamu adalah pacarku".


"Maksud kamu apa aku tidak mengerti" ucap Mentari


Reyhan menghembuskan napasnya berat dan dia berkata "Kamu tau jika paman, kakak dan kedua orangtuaku meninggal karena sebuah kecelakaan".


"Semua kecelakaan yang mereka alami terjadi karena di sengaja oleh seseorang yang mempunyai dendam pada kakek ku".


Mentari kaget mendengar apa yang di katakan Reyhan dia tidak menyangka jika keluarga Reyhan meninggal karena sebuah kecelakaan yang di sengaja.


"Rey maaf aku sudah membuka luka lama mu" ucap Mentari


"Tenanglah sekarang aku sudah ikhlas menerima semua kenyataan hidup yang aku alami, karena kakek sering mengatakan pada ku jika semua orang pasti akan meninggal walau cara meningal semua orang berbeda-beda".

__ADS_1


"Terus apa kamu sudah mengetahui orang yang merencanakan semua kecelakaan itu".


"aku tidak tau" ucap Reyhan


"aku tidak percaya jika kamu belum mengetahui siapa mereka".


"untuk yang ini aku bersumpah aku tidak mengetahuinya"


"Tapi kenapa Rey?"


"Karena aku tidak mau tau siapa mereka" ucap Reyhan


"Kenapa?" tanya Mentari


"Karena jika aku tau mereka siapa aku takut jika aku tidak bisa menahan amarahku yang ingin membalas perbuatan mereka".


"Rey kenapa kamu memilih untuk tidak membalas mereka padahal semua anggota keluargamu sudah mereka bunuh".


"Coba kamu pikir jika aku membunuhnya, kira-kira apa yang akan di lakukan keluarganya jika mereka tau akulah yang sudah membunuh anggota keluarga mereka".


"Istri dan keturunan mereka pasti akan membalas dendam pada mu".


"ya kamu benar, dan kami akan terus saling membalas dendam mungkin sampai anak dan cucu kita kelak, itulah kenapa aku tidak ingin membalas perbuatan mereka".

__ADS_1


"Sungguh aku tidak menyangka jika kamu berpikir sampai sejauh itu Rey".


"Aku hanya tidak ingin jika ada Reyhan yang lain, yang merasakan sakitnya di tinggal orang yang mereka sayang karena telah di bunuh oleh orang lain, aku saja hampir mengakhiri hidup ku karena putus asa setelah tau jika semua kecelakaan yang terjadi pada keluargaku karena di sengaja".


__ADS_2