Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Kecelakaan


__ADS_3

Bukannya menjawab Mentari malah menangis dan berkata "Aku sengaja melakukannya agar kamu tergoda dan kita bisa menikah, aku cape Rey jika hubungan kita seperti ini terus aku juga ingin seperti Mila mempunyai suami dan kelak mempunyai anak".


"Jika kamu ingin itu maka carilah laki-laki lain yang bisa memenuhi keinginan mu".


"aku tidak bis Rey, jika aku bisa sudah dari dulu aku menikah".


"Kenapa tidak bisa" tanya Rey berpura-pura tidak tahu


"Karena hatiku hanya ada satu dan hatiku sudah ku berikan padamu Rey", dan setelah itu Mentari pergi dari Ruangan Reyhan dengan air mata yang terus mengalir


Mentari menangis karena malu atas perbuatannya yang seperti wanita penggoda, dan dia juga menangis karena marah pada Reyhan karena menyuruhnya mencari pengganti dirinya yang jelas-jelas itu tidak mungkin.


orang-orang yang melihat mentari keluar dari ruangan Reyhan dengan menangis bertanya-tanya apa yang terjadi dengan mereka di sana.


Mentari masuk ke ruangannya dan langsung mengambil tasnya sementara kedua temannya yang sedang sibuk tidak melihat mentari keluar lagi dari ruangan tersebut.


Mereka sadar Mentari pergi saat Reyhan datang keruangan Mentari tanpa Memakai maskernya dan itu membuat Suci dan rekan kerjanya yang lain kaget.


"Embun mana Mentari" tanya Reyhan saat berada di ruangan tersebut

__ADS_1


"Saya tidak tau tuan karena tadi saya sedang fokus bekerja jadi tidak melihat jika Mentari keluar lagi dari ruangan ini" ucap Mentari jujur.


Reyhan keluar dan mencari Mentari lagi sampai ke lantai bawah dan dia melihat mentari akan menyebrang dan dia langsung berlari mengejarnya.


Sementara di dalam kantor terjadi kehebohan karena mereka melihat CEO mereka tanpa menggunakan masker dan itu juga terjadi di ruangan Suci dan Embun.


"Bun kamu tadi memanggil Reyhan dengan kata tuan apa dugaan ku benar jika Reyhan pengawal mentari adalah CEO kita?".


"Iya kamu benar" jawab Embun


"Terus sejak kapan kamu mengetahuinya dan kenapa kamu tidak memberi tahu kami?".


*


Reyhan mengejar Mentari namun saat Reyhan menyebrang ada sebuah mobil yang menabraknya dengan kecepatan tinggi dan Reyhan terpental sangat jauh dan itu mengakibatkan dia tidak sadarkan diri.


Sementara mobil yang menabrak Reyhan langsung terbalik karena menabrak pembatas jalan.


Mentari melihat kebelakang karena dia mendengar jeritan semua orang yang ada di sekitarnya dan betapa kagetnya dia saat melihat orang yang terkapar adalah Reyhan.

__ADS_1


Dengan air mata yang mengalir lagi Mentari berlari menghampiri Reyhan dan berteriak " Bangun Rey, bangun Rey kamu jangan pergi dulu urusan kita belum selesai Rey kumohon bangunlah aku mohon pada mu bertahanlah.


Suara sirine mobil ambulan dan polisi saling bersahutan dan itu menambah suasana di sana semakin mencekam darah yang terus mengalir dari bagian tubuh Reyhan yang tergores terutama bagian wajah.


Reyhan di bawa ke rumah sakit untuk di tangani dan orang yang menabrak Reyhan pun di bawa ke rumah sakit yang sama namun orang yang menabrak Reyhan masih sadar walau satu kaki dan satu tangannya patah.


Mentari menunggu Reyhan dengan gelisah dia terus mondar mandir di ruangan UGD, dan tidak lama Samudra datang dan bertanya pada Mentari siapa yang masuk UGD


Mentari berkata sambil menangis "Reyhan Dra"


Deg.. Samudra tersentak karena yang di tabrak ayahnya adalah Reyhan


"Kata orang-orang yang melihat kejadian jika mobil tersebut tiba-tiba melaju dengan kencang saat Reyhan akan menyebrang" ucap Mentari memberi tahu apa yang dia ketahui "Tapi kata mereka ada seseorang yang menembak ban mobil orang yang menabrak Reyhan".


"Mungkin itu pengawal Reyhan Tari".


"Sepertinya kamu tau jika Reyhan masih kaya".


" ya aku tau dari dulu dia anak pemilik Nugraha grup jadi tidak mungkin dia jadi miskin karena prusahahnya semakin maju bukan".

__ADS_1


"Kamu benar aku yang salah karena terlalu fokus pada diri Reyhan sampai aku tidak sadar dengan begitu banyak kesamaan Reyhan dengan pemilik Nugraha grup".


__ADS_2