
"Mamah Sangat kecewa dengan mu".
"Aku kaget karena ibuku tiba-tiba menamparku, tapi di detik berikutnya aku berpikir mungki dia marah karena aku membuat istruku terlalu lelah sampai istriku pingsan.
Ibu ku berkata lagi sambil Menangis, dia berkata menanyakan kenapa aku menghamili istri ku lebih dulu sebelum kami menikah, dan dia juga bertanya kenapa aku tidak bisa menahan hasrat ku.
Waktu itu, aku sangat kaget mendengar ucapan ibu,
dan aku berpikir jika dugaan ibu ku salah,
Bagai mana mungkin istriku bisa hamil padahal aku belum pernah memasukinya dan aku menanyakannya lagi untuk memastikan jika dugaan ibuku itu salah.
Ibuku tidak menjawab pertanyaanku tapi dia malah bertanya kenapa aku kaget, akupun menjelaskan Semuanya pada ibu dan setelah selesai aku menjelaskan semuanya istri ku terbangun dan memanggilku.
Awalnya aku ingin menamparnya karena dia tega menghianati ku.
Tapi itu tidak ku lakukan karena ibu mencegah ku, dan setelah aku lebih tenang, dan pikiranku sudah jernih tidak lagi di kuasai amarah malam itu juga aku menceraikannya.
__ADS_1
Karena Mereka sangat fokus dengan cerita Andre, mereka tidak menyadari jika Suci dari tadi ikut mendengar pembicaraan mereka.
Ya Suci tadi memang bersama kedua sahabatnya juga Deren di tempat bermain yang lumayan jauh.
tapi karena Suci meninggalkan ponselnya di dalam tas yang dia simpan di bangku yang di duduki para lelaki jadi dia menghampiri mereka untuk mengambil ponselnya.
Setelah hampir sampai ketempat para laki-laki duduk tanpa sengaja dia mendengar jika Samudra bertanya kenapa Andre belum menikah.
Diapun mengurungkan niatnya dulu untuk mengambil ponselnya, dan malah mendengarkan cerita Andre karena dia juga ingin tau kenapa di usia dokter Andre yang sudah matang dia belum menikah.
Suci kaget karena dia baru tahu jika Dokter Andre sudah menikah dan Suci juga merasa sedih karena mendengar jika Andre juga sama pernah di hiyanati .
"Serius amat ngobrolnya, oh iya pak dokter jangan terlalu dekat dengan Samudra" ucap Suci sambil mengambil ponselnya.
"Memang kenapa dengan Samudra" tanya Andre sambil melihat Samudra.
"tidak apa-apa dok hanya saja saya takut jika pak dokter tertular bawelnya dia, Seperti bos saya yang sudah mulai kehilangan dinginnya gara-gara keseringan bergaul dengan dia" ucap Suci sambil tersenyum ke arah Samudra.
__ADS_1
Samudra merasa tidak terima dengan tuduhan Suci berkata "Ci ini orang berubah bukan karena aku tapi karena sudah menikah".
Andre yang tidak tau jika Reyhan adalah bos Suci bertanya "Jadi kamu bosnya Suci?".
Reyhan yang di tanya hanya menganguk
Suci yang mendengar pertanyaan Andre langsung berkata
"Iya pak dokter dia bos di perusahaan tempat Suci bekerja, Mentari juga Orang bawel ini adalah seorang bos di perusahaan mereka masing-masing, nah kalau Embun belum jadi bos karena ayahnya masih kuat menjadi pemimpin perusahaannya.
"Aku jadi minder jika dekat kalian".
"gak usah minder kali dok, aku saja yang hanya karyawan biasa tidak minder berteman dengan mereka, walau mereka orang kaya semua".
"Sudah dulu ya aku mau kembali bergabung dengan mereka" ucap Suci sambil melihat kedua sahabatnya dan diapun pergi.
Setelah mereka melihat Suci pergi Samudra yang tidak sengaja melihat Dokter Andre melihat Suci dengan tatapan yang berbeda langsung menyenggol tangan Reyhan dan menyuruhnya untuk melihat Andre yang masih menatap Suci.
__ADS_1
"Dre jika kamu butuh bantuan, kami siap membantu mu dan jika kamu ingin tau semua tentang Suci bisa tanya padaku , selain karena istri ku sahabat Suci aku juga mengenal Suci dari jaman kuliah".
Andre hanya tersenyum menanggapi ucapan Samudra karena dia bingung harus berkata apa.