
Reyhan membalas ucapan Deni "Iya kau benar Den ada rasa bangga yang aku rasakan saat mereka mampu mempelajari dan menguasai semua yang kita ajarkan".
Saat Deni tengah asik memperhatikan murid-murid mereka tiba-tiba saja iya ingat tentang Reyhan yang dia duga menyukai mentari, Deni berpikir agar bisa menjebak Reyhan agar mau mengakui jika dia menyukai Mentari.
"Rey aku mau tanya" ucap Deni sambil memiringkan tubuhnya dan menatap Reyhan.
Reyhan yang sedang memejamkan mata menikmati hembusan angin di sore hari berkata "Mau nanya apa?".
"Aku ingin tau sebenarnya tipe cewe impian kamu seperti apa?". tanya Deni
"Tumben kamu menanyakan hal seperti itu kepada ku" ucap Reyhan
"Jawab saja tidak perlu nanya kenapa aku bertanya".
Reyhan tersenyum dan membuka matanya lalu berkata " baik, cantik, mandiri, dan dewasa". ucap Reyhan lalu dia meminum air yang berada di sampingnya.
Saat Reyhan meneguk air minumnya Deni berkata "kenapa ciri-cirinya seperti Mentari"
oho oho ... Tiba-tiba saja Reyhan tersedak air yang di minumnya karena mendengar Deni menyebut nama Mentari.
__ADS_1
"Tuh kan dia kaget saat aku menyebut nama Mentari" ucap Deni dalam hati dan diapun berkata "Makanya kalau minum itu pelan-pelan dan jangan sambil melamun".
Reyhan tidak membalas ucapan Deni karena dia sibuk menepuk dadanya.
"Tadi aku tidak menyangka jika dia bisa mengalahkan mu Rey, padahal nilainya saat semester tidak terlalu bagus walau saat ulangan harian dia selalu mendapatkan nilai yang sempurna". ucap Deni
"aneh" ucap Reyhan
"Ya kau benar aneh, guru-guru sering mempertanyakan itu padanya, tapi kamu tau jawaban dia apa saat mereka bertanya".
"Apa?". jawab Reyhan
"Mungkin dia sudah bisa menguasai kegugupannya", ucap Reyhan
"Kau benar itu mungkin bisa terjadi' ucap Deni membenarkan ucapan Reyhan.
Reyhan ingin memastikan apakah Deni juga memiliki perasaan yang sama dengannya atau tidak lalu dia bertanya "Den apa kamu menyukainya karena dari tadi kamu selalu membahasnya".
"Aku menyukainya tentu saja iya, dia baik, cantik mandiri dan juga sangat dewasa untuk wanita seumuran kita".
__ADS_1
"Kau benar dia sanangat dewasa mungkin karena dia hanya di rawat oleh neneknya sendirian" ucap Reyhan tanpa sadar.
"Dari mana dia tau tentang tari padahal aku belum pernah mengatakannya pada Reyhan, berarti bener ni orang emang suka sama tari buktinya dia tau jika tari hanya dibesarkan oleh neneknya saja"
*
Sementara di sebuah rumah sederhana nampak seorang gadis sedang berjingkrak jingkrak di atas kasur karena merasa senang saat mengingat orang yang dia suka memeluknya walau dia tidak sengaja melakukannya.
Tok tok tok, suara pintu di ketuk dari luar, Mentari yang mendengar ketukan pintu pun langsung turun dari tempat tidurnya lalu nembuka pintu kamarnya "ada apa nek" ucap mentari saat pintu telah terbuka.
"Kamu sudah besar jangan loncat-loncat di atas kasur kalau kasurnya jebol kamu mau tidur dimana?". ucap sang nenek
"Ya di kasur nenek lah". jawab Mentari
"kamu kalau di bilangin jawab terus". ucap nenek Inah
"Nek kita duduk di kursi, aku mau cerita". ajak Mentari,
Nenek menyetujuinya dan mereka duduk di kursi yang lumayan besar cukup untuk 3 orang
__ADS_1