
Dan sesuai perkataan Mila Reyhan kalah karena karyanya tidak selesai, bukan Reyhan lambat tapi karana saat Reyhan membuatnya ibu dan bapa selalu merusaknya dengan berbagai cara sementara Mila fokus pada karyanya.
Reyhan yang merasa di permainkan langsung pergi meninggalkan mereka, dan setelah Reyhan sampai di dekat Deni suara pesan masuk di ponsel Mila ibu dan bapa. lalu mereka melihat pesan tersebut dan betapa kagetnya dan senangnya mereka saat membaca pesan tersebut yang menyatakan bahwa Reyhan mengirim sejumlah uang ka dalam rekening mereka masing-masing tidak terkecuali Deni.
Deni yang tidak tau apa-apa ingin bertanya tapi pertanyaannya itu dia tahan karena dia melihat keluarganya sudah menjerit kegirangan dan Mereka berkata "Terimakasih Reyhan atas hadiahnya kami sayang padamu ucap Mila".
Suara Mila yang sangat keras terdengar oleh Mentari dan mentari langsung melihat kearah suara tersebut dia melihat Mila dan kedua orang tua Deni, setelah itu dia melihat kearah Reyhan karena Mila sedang menghadap kesana.
Mentari merasa sedih setelah melihat Reyhan yang sepertinya bahagia, karena harapannya membuat Reyhan cemburu gagal terlihat dari sikap Reyhan yang baik-baik saja.
Setelah melihat Reyhan Mentari mengalihkan pandangannya ke arah pantai dan dia melamun.
Samudra yang tau jika Mentari bersedih langsung menyiramnya dengan air yang dia ambil dari laut karena jarak mereka duduk sangat dekat dengan air laut.
Mentari yang kesal langsung mengejar Samudra dan mereka saling kejar mengejar di hari yang PANAS tersebut.
Reyhan yang melihat mereka merasa hatinya tersayat-sayat, perih rasanya saking perihnya dia menepuk dadanya beberapa kali, dan tanpa dia sadari Deni melihat itu lalu dia berkata " Sebaiknya kamu berhenti bekerja Rey aku khawatir padamu jika seperti ini terus".
__ADS_1
"Kamu benar Den aku harus berhenti dari pekerjaan ini, dan tolong kamu urus semuanya aku sudah tidak ingin bertemu dan kembali ke rumah Mentari lagi" ucap Reyhan lalu dia berdiri seperti ingin pergi.
"Kamu mau kemana Rey?" tanya Deni yang melihat Reyhan berdiri.
"Aku ingin masuk kedalam mobil kalian, dan antar aku kesana". ucap Reyhan dingin.
"Iya baiklah" ucap Deni patuh.
Setelah mereka sampai Reyhan berkata
"Den berikan ponsel ini pada Mentari dan katakan pada Mentari jika aku pulang dan katakan juga padanya jika aku tidak ingin menggangu mereka"
"Tidak perlu aku hanya ingin istirahat sebentar, dan jangan ganggu aku sampai jam makan siang" ucap Reyhan
Deni meninggalkan Reyhan yang sedang bersedih sendirian sesuai permintaannya, Setelah itu dia pergi menemui Mentari.
"Hai Tari" sapa Deni dan dia juga menyapa Samudra.
__ADS_1
"Hai juga, kamu juga disini Den" ucap Mentari basa basi
"Iya aku disini sedang bersama keluargaku" ucap Deni
lalu Deni berkata lagi
"Maaf aku menggangu kalian tapi aku di suruh oleh Reyhan untuk memberikan ponsel ini padamu, karena dia sudah pulang katanya dia tidak ingin menggangu kalian".
"Oh terimakasih" ucap Mentari sambil mengambil ponselnya.
Setelah itu Deni berkata "Tari aku pamit ingin kembali kesana".
"Kenapa tidak disini saja sekslian ajak keluargamu kesini" ucap Mentari.
"Ah kamu masa iya kami menggangu kalian yang sedang berpacaran". ucap Deni
Mentari yang mendengar ucapan Deni berkata "Aku tidak akan merasa terganggu oleh kalian".
__ADS_1
"Iya kamu tapi tidak dengan pacarmu iyakan Dra?" tanya Deni pada Samudra.
Samudra yang ditanya hanya tersenyum