Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
Sifat yang sama


__ADS_3

"Kamu mau cerita apa, sepertinya kamu sangat senang?" tanya nenek Inah


"Nenek benar aku sangat senang" ucap Mentari sambil memeluk tangan neneknya, "aku tadi di peluk Deni nek".


"Anak jaman sekarang baru jadian saja sudah main peluk saja" ucap nenek


"Nene ini siapa juga yang jadian sama Deni"


"terus kenapa kalian bisa pelukan jika kalian tidak pacaran".


Mentari tersenyum dan berkata "Kami tidak sengaja berpelukan nek".


nenek kaget mendengar ucapan Mentari, dia tidak menyangka jika mentari sesuka itu pada Deni "kamu ini tidak sengaja saja segirang ini apalagi kalau di sengaja mungkin kamu bisa pingsan". ucap nenek tersenyum


Nenek teringat jika dia belum menanyakan hasil ujian mentari " Tari bagai mana hasil ujiannya?".


"Bagus nek semua nilai ku mendapatkan nilai seratus".


"kamu memang pintar sayang seperti almarhum ke-2 orangtua mu, mereka pasti bangga pada mu seperti nenek yang sangat bangga pada mu.

__ADS_1


*


karena tadi setelah pulang sekolah Deni langsung ketempat latihan jadi baru sekarang dia bertemu ibunya.


"Den bagai mana hasil UN mu" ucap ibu setelah Deni mencium tangannya.


"Alhamdulillah bagus bu, dari no 102 naik jadi no 50" ucap Deni bangga dengan hasil kerja kerasnya


"Coba dari dulu kamu ikut belajar sama Reyhan mungkin kamu sudah sepintar seperti dia"


"Ibu ini ya tidak mungkin aku bisa sepintar dia, dia itu pintarnya turunan dari orang tuanya, nah aku orangtua ku biasa saja pasti anaknya juga biasa saja".


*


"Bunda bunda" teriak Reyhan sambil mencari bundanya di setiap ruangan.


Bunda yang berada di halaman belakang langsung masuk rumah karena mendengar Reyhan memanggilnya.


"Bunda dari mana?". tanya Reyhan

__ADS_1


"Bunda baru selesai menyiram tanaman bunda di belakang" ucap bunda memberi penjelasan pada anak keduanya yang sedikit manja jika di hadapannya.


Ya Reyhan memiliki dua sifat, jika di dekat orang yang sudah dekat dengannya sifatnya akan terlihat biasa saja layaknya oranglain, tapi jika di hadapan orang yang tidak dekat dengannya dia akan terkesan dingin.


Sama seperti Mentari yang memiliki dua sifat, saat bersama Neneknya dia akan sangat manja tapi jika berhadapan dengan oranglain sifatnya akan terkesan dingin, karena sipat dingin itu yang membuatnya terlihat dewasa.


Sementara sifat Deni sedikit pecicilan suka menggoda wanita yang menurutnya menarik tapi terkadang dia juga terlihat dewasa di saat-saat tertentu, seperti memberikan masukan pada teman-temannya yang memiliki masalah yang sulit di mereka selesaikan, mungkin itu terjadi karena dia selalu memperhatikan sekelilingnya dan melihat semua permasalahan orang yang berada di lingkungannya.


tapi mungkin juga karena memperhatikan ibunya yang sering memberi solusi jika ada tetangga yang menjadikannya tempat curhat.


*


"Memangnya kenapa sayang kamu mencari bunda apa ada masalah" tanya bunda


Reyhan menganggukkan kepalanya,


"Ayo duduk dulu" ajak bunda dan Reyhan mengikuti bundanya yang sudah duduk, "Apa nilai ujian mu buruk" tanya bunda setelah melihat Reyhan duduk, Reyhan hanya menggelengkan kepalanya lagi.


"jika bukan karena nilai mu yang buruk lantas apa yang membuat anak bunda seperti ini, coba cerita sama bunda".

__ADS_1


"Aku tidak ingin bercerita bun tapi aku merasa sangat rindu pada bunda, aku ingin memeluk bunda".


Bunda yang sudah tau jika Reyhan seperti ini berarti dia sedang ada masalah yang tidak bisa Reyhan ceritakan pada siapapun.


__ADS_2