
Sementara di tempat yang berbeda, Suci juga tidak bisa menutup matanya karena dia masih mengingat Tentang Leo, yang belum bisa dia lupakan.
"Leo kenapa aku terus mengingat mu, aku lelah, aku tidak ingin terus mengingat mu karena mengingat mu membuatku terus menangis"
Sucipun menangis lagi seolah tidak habis air matanya untuk menangisi Leo.
Karena Suci menangis di tengah malam yang sunyi, jadi tangisannya terdengar sampai ke luar kamarnya memang tidak terlalu jelas tapi tetap terdengar seperti tangisan hantu di filem-filem horor.
Tok tok tok
Suara pintu di ketuk dari luar dan itu membuat tangisan Suci berhenti dan langsung berjalan menuju pintu kamarnya yang di ketuk.
Suci membukanya dan melihat Dokter Andre di balik pintu kamarnya lalu dia bertanya
"Ada apa?" tanya Suci
"Seharusnya Aku yang bertanya pada mu kenapa menangis di tengah malam seperti ini, dan suaranya terdengar seperti suara hantu".
Bukannya Suci meminta maaf karena telah mengganggu tidur Andre, dia malah marah karena Andre mengatakan jika suara tangisannya seperti suara hantu.
"Pak dokter bilang jika tangisan saya seperti suara hantu". bentak Suci.
"Iya" jawab Andre Singkat
"Kau berani sekali mengatakan jika aku seperti hantu" ucap Suci dengan nada yang masih tinggi dan langsung menutup pintu secara keras, Dan itu membuat Andre tersentak
"Kenapa dengannya, apa dia sedang datang bulan sehingga menjadi sensitif seperti itu'" ucap Andre lalu dia pergi mengambil Air minum karena tiba-tiba tenggorokannya terasa kering dan Saat Andre akan kembali ke kamarnya.
__ADS_1
tiba-tiba Andre merasa jika ada Sosok putih yang sekelebat terlihat olehnya dan jantungnya berdetak lebih keras.
"Kenapa aku merasa melihat hantu,.
Atau jangan-jangan karena tadi aku menyebut nama hantu jadi dia merasa mendapat undangan"
Tiba-tiba bulu halus yang ada di seluruh tubuh Andre terasa berdiri semua dan saat dia tidak fokus dan berniat masuk ke kamarnya dia melihat sosok yang berwarna putih.
dan replek Andre menjerit "Aaaaaaa". dan langsung masuk ke kamarnya dan menutup pintu dengan keras.
Suci yang mengenakan mukena merasa heran karena Andre berteriak dan seolah tidak peduli dengan teriakan Andre Suci langsung pergi ke bawah menuju dapur untuk mengambil minum.
Keesokan harinya Andre, Suci dan semua keluarga Suci termasuk sang nenek yang sudah membaik sedang sarapan.
Setelah sarapan Selesai Sang nenek bertanya pada Suci.
Suci terdiam karena dia tidak mengira jika sang nenek mendengar teriakannya.
"Iya nek Suci berteriak karena kesal ada yang mengatai Suci seperti hantu" dan Suci pun meminta maaf pada sang nenek karena semalam sudah mengganggu tidur sang nenek.
Dan Suci teringat jika semalam Andre juga berteriak dan dia langsung bertanya pada Dokter Andre.
"Eh dok semalam kenapa berteriak?" tanya suci yang tidak sadar jika Sang dokter berteriak karena melihatnya yang sedang memakai mukena.
Ragu-ragu Andre menjawabnya dan dia hanya berkata "aku berteriak karena kaget" dan semua orang mempercayainya terkecuali Suci.
Suci berpikir jika Andre menyembunyikan Sesuatu dan dia akan menanyakannya nanti saat hanya ada dia dan Andre
__ADS_1
Dan saat mereka akan berangkat bekerja Suci langsung menghampiri Andre yang sudah membuka pintu mobilnya.
"Pak Dokter bisa kita bicara Sebentar".
Dokter Andre melihat Suci dan berkata "Bisa tapi maaf ada apa ya?".
"Saya ingin bertanya".
Andre mengerutkan keningnya dan berkata "Kamu mau tanya apa?".
"itu semalam kenapa pak dokter menjerit".
"kan sudah saya katakan jika saya hanya kaget".
"Tapi maaf saya tidak percaya, karena saya semalam melihat pak dokter berteriak seperti melihat hantu.
"Ya kan itu dinamakan kaget Ci".
"Jadi benar semalam pak Dokter melihat hantu?".
Andre yang tadinya tidak ingin memberi tahu siapapun terpaksa mengatakannya pada Suci "Iya, semalam saya melihat hantu berwarna putih di dekat kamar kamu".
Suci mengingat jika posisi dia semalam dekat pintu kamarnya jadi dia berkata "Tapi kenapa saya tidak melihatnya pak, eh tunggu" Dan seketika Suci tertawa sambil memegang perutnya.
Andre yang heran saat Suci tertawa bertanya
"Ci kamu kenapa, seharusnya kamu takut bukan tapi kenapa kamu tertawa?"
__ADS_1
Suci melihat Dokter Andre dan berkata "Pak Dokter tau jika yang pak dokter lihat adalah saya, karena semalam saya baru menutup kamar saat pak dokter menjerit dan saat itu saya masih memakai mukena saya".