Pengawalku CEO Ku

Pengawalku CEO Ku
khawatir


__ADS_3

Mentari pikir Reyhan pulang kerumahnya jadi dia merasa biasa saja dan melanjutkan kegiatan mereka di pantai tersebut dengan berfoto dan bermain air dengan Samudra.


Mentari melakukan itu agar bisa mengalihkan pikirannya dari Reyhan.


Tidak terasa hari sudah memasuki jam makan siang Mentari dan Samudra pergi ke lestoran yang berada di dekat pantai.


Sementara Deni membangunkan Reyhan untuk makan bersama di bawah pohon yang tadi mereka gunakan untuk berteduh.


Reyhan mengikuti Deni dan mereka duduk di sebuah karpet plastik yang sengaja dibawa Deni.


Saat Deni dan Reyhan duduk semua makanan sudah tersedia dan mereka tinggal mengambil lalu memakannya.


Deni mengambilkan makanan untuk Reyhan, Dia mengambil semur jengkol, sambal dan juga lalapan untuk Reyhan karena itu makanan kesukaan Reyhan saat makan di rumah Deni.


Mila kaget karena lauk yang diberikan Suaminya untuk Reyhan adalah semur jengkol dan dia berkata dalam hati "masa iya Seorang CEO makan semur jengkol".


Deni yang sadar dengan tatapan istrinya berkata "CEOnya orang Indonesia Mil, jadi suka jengkol".


Reyhan tersenyum mendengar ucapan Deni, dan dia langsung memakan makanannya setelah berdoa.


Mila terus melihat Reyhan yang dengan lahapnya memakan makanannya.

__ADS_1


Deni berkata "jangan di lihat terus nanti kamu jatuh cinta lagi sama dia".


"Hey siapa juga yang pernah jatuh cinta padanya". ucap Mila


"Kamu sayang" ucap Deni


"Kapan?".


"Dulu pas sekolah"


"Itu bukan cinta tapi mengidolakan" jelas Mila


"Sudah kalian ini ribut terus, ibu heran apa kalian tidak cape". ucap Ibu.


"Rey kamu mau nambah lagi tidak?" tanya ibu


"Tidak bu tapi apa boleh Reyhan meminta ini untuk Reyhan bawa pulang?".


"Tentu saja nak jika kamu mau setiap hari ibu akan membuatnya untuk kamu".


"tidak perlu bu, tapi Reyhan akan berkunjung ke rumah ibu setiap minggu untuk makan di sana" ucap Reyhan tersenyum.

__ADS_1


Deni merasa jika Reyhan akan kembali bersikap seperti dulu sedikit tersenyum dan jarang bicara.


Setelah selesai Reyhan berkata "Den kita pulang sekarang".


"Ayo tapi kamu mau pulang kemana, maksudku ke rumah mu atau ke rumah ku" tanya Deni


"Ke rumah ku saja Den" ucap Reyhan


"Baiklah tapi aku ijin mengantar keluarga ku dulu, baru aku mengantarmu sekalian aku akan bertemu kakek Guntur" ucap Deni


"Iya itu lebih baik". ucap Reyhan.


Mereka pulang dengan hati yang gembira karena mendapat uang untuk mereka berlibur keliling Indonesia.


Sementara Reyhan pulang dengan membawa kesedihan, dan Reyhan berkata pada dirinya " Ayolah Rey masa karena seorang mentari kamu akan terpuruk lagi, ingat ini kamu lakukan agar nyawa mentari aman dari sasaran mereka".


Tidak terasa mereka sampai di halaman Rumah Deni, Deni keluar untuk mengeluarkan barang-barang yang mereka bawa, Sementara Reyhan terus duduk di dalam mobil sambil melamun.


Deni masuk kedalam mobil dan berkata "Rey apa tidak sebaiknya kamu tinggal di sini saja, aku akan sangat khawatir jika membiarkan mu tinggal sendirian di sana"


Karena Reyhan tidak menjawab Deni berkata lagi "Rey kamu akan tinggal di sini sampai kamu mempunyai istri, aku tidak menerima penolakan apapun"

__ADS_1


Entah kenapa Reyhan mengiyakan ucapan Deni lalu dia turun tanpa mengeluarkan satu katapun, Deni yang merasa cemas dengan keadaan Reyhan langsung membawanya ke kamar tamu.


"Rey apa perlu aku memanggil Dokter ?" ucap Deni yang semakin khawatir jika Reyhan melakukan hal yang akan mengancam nyawanya.


__ADS_2