Pernikahan Yang Dipaksakan

Pernikahan Yang Dipaksakan
Bab 129


__ADS_3

Balasan pesan itu merupakan balasan pesan dari status Tiara disosial media tentang lukisan pasir yang dibuat oleh Sandi.


Pesan yang membuatnya tertarik untuk membacanya adalah pesan dari sahabat terdekatnya yaitu Fira.


"Ya Allah, romantis sekali kamu dengan suamimu. Pasti sudah ''main" deh," kata Fira dalam tulisan pesannya.


Tiara tersenyum-senyum sendiri membacanya.


"Kamu apaan sih. Suamiku memang sangat romantis. Aku sangat mencintainya. Main apa sih? main petak umpet atau main lomba karung?," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.


"Haduh so sweetnya pengantin baru ini. Kamu pura-pura tidak tahu? atau memang tidak tahu dengan apa yang aku katakan?," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Hahaha, aku pura-pura tidak tahu. Itu rahasia donk. Masa aku memberi tahu kamu masalah rumah intim rumah tangga aku dan suami," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.

__ADS_1


"Hm, pasti sudah. Kamu pasti sudah melakukan hal terlarang itu dengan suami kamu tercinta," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Kok terlarang sih. Aku dan suamiku kan sudah halal. Kami sudah terikat dengan tali pernikahan yang sah. Mana ada istilah hal terlarang. Yang terlarang itu kalau belum menikah sudah begituan," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.


"Kamu bisa saja ya Tir ngelesnya. Aku mau tanya seriusan nih. Bagaimana rasanya saat pertama kali melakukan itu dengan suami kamu?," tanya Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Kamu apaan sih Fir? kamu kok tanyanya mendalam begitu?," kata Tiara merasa jengkel dengan sahabatnya itu.


"Aku itu cuma penasaran saja tahu. Pingin tahu bagaimana rasanya saat pertama kali melakukannya?," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Hahaha, aku mau menikah dengan siapa? aku saja tidak memiliki pacar. Kamu ada-ada saja," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Ya kamu kan bisa saja minta ke orang tua kamu buat dijodohkan sama lelaki yang mereka pilih contohnya," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.

__ADS_1


"Kamu bisa saja. Memangnya aku kaya kamu nikah saja dipaksa-paksa, hahaha," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Kamu ini sedang menyindir aku pasti. Tapi aku serius mau bilang ke kamu kalau aku sangat bahagia menikah dengan suamiku yang sekarang karena ia super baik sekali denganku," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.


"Ia aku juga mau bilang kau harus bersyukur tapi tidak semua bernasib sama seperti kamu dalam perjodohan. Kamu harus catat itu," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


"Iya sih kamu benar," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.


"Iya itu kamu tahu. Ya sudah deh kita lanjut ngobrolnya kalau kamu sudah sampai kesini. Soalnya dosen sudah mau datang," kata Fira dalam pesan yang ia tulis.


" Iya deh, besok-besok kita lanjutkan," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis.


"Oh iya, kamu kapan sih pulangnya? sudah lama sekali kamu disana," tanya Fira dalam pesan yang ia tulis.

__ADS_1


"Aku baru dua mingguan kurang tahu disini. Kamu kok bilang sudah lama begitu? aku akan pulang sekarang, pagi ini. Sebentar lagi aku dan suami akan pergi ke bandara. Pesawatnya nanti pukul 10:00 pagi sudah fly," kata Tiara dalam pesan yang ia tulis


__ADS_2