
Usai membersihkan diri, Sandi dan Tiara melangkahkan kaki mereka menuju meja makan.
"Mari dimakan nak," kata bu Lilis kepada Sandi.
"Iya bu," kata Sandi dengan anggukan yang diselingi oleh senyuman.
Mereka menyantap makanan dengan nikmat.
"Bu, aku hari ini akan pergi jalan-jalan ke taman raya dan ke wahana hiburan," kata Doni dengan gembira disela-sela ia menyantap makanannya.
"Benarkah? seru sekali donk nak!," kata bu Lilis.
"Iya bu," kata Doni.
"Kamu akan pergi dengan siapa ke sana?," tanya bu Lilis.
"Aku akan pergi dengan kak Tiara dan mas Sandi," kata Doni.
"Oh begitu?," kata bu Lilis.
"Iya bu," kata Doni.
"Kamu memangnya hari bisa menemani adikmu pergi berlibur ke wahana hari ini?," tanya bu Sari.
__ADS_1
"Bisa kok bu, Tiara sudah memberi tahuku tentang kepergian kami hari ini bersama Doni tadi malam," kata Sandi berbohong.
"Oh begitu," kata bu Lilis.
"Iya bu," kata Sandi.
Tiara kaget kenapa Sandi berbohong? Sebab, tadi malam Tiara tidak membicarakan apa-apa kepadanya mengenai hal ini. Tapi Tiara merasa senang, karena tidak perlu menanyakan apa Sandi bisa menemani dirinya dan Doni hari ini? karena jawabannya sudah pasti bisa.
"Apakah bapak dan ibu ingin ikut juga hari ini bersama kami?," tanya Sandi.
"Haduh, tidak usah nak. Bapak dan ibumu ingin bekerja ditoko hari ini. Akan ada banyak barang masuk hari ini karena persediaan toko sudah menipis," kata pak Airlangga.
"Seperti itu ya pak. Baiklah, tidak apa-apa kalau begitu," kata Sandi.
"Dimana wahana hiburan itu Tir?," tanya Sandi saat fokus menyetir.
"Tidak jauh kok mas, sekitar 20 menit lagi sampai kok mas," kata Tiara.
"Baguslah, ternyata tidak terlalu jauh," kata Sandi.
"Iya mas. Mas, kenapa mas tadi berbohong?," tanya Tiara.
"Berbohong? berbohong soal apa?," tanya Sandi balik.
__ADS_1
"Soal kepergian kita bersama Doni," kata Tiara.
"Oh, tidak apa-apa. Aku ingin menunjukkan sedikit rasa peduliku pada Doni," kata Sandi.
"Terima kasih banyak ya mas. Aku minta maaf ya mas, aku sudah menjanjikan sesuatu yang berhubungan dengan mas tapi belum bertanya terlebih dahulu kepada mas?," kata Tiara.
"Iya, tidak apa-apa. Santai saja," kata Sandi.
Mereka kini sudah sampai diwahana permainan setelah menghabiskan hampir setengah jam perjalanan dimobil.
Tiara terlebih dahulu membeli tiket sebagai syarat masuk ke dalam wahana. Sandi sudah memberinya sejumlah uang. Tiara juga membeli beberapa makanan ringan untuk cemilan sederhana. Doni segera mengambil beberapa tiket yang dibeli Tiara yang akan digunakan untuk memainkan bermacam-macam permainan.
Sandi dan Tiara juga memainkan beberapa permainan. Sandi yang melihat permainan ''lempar gelang'' menjadi tergerak ingin memainkannya.
"Tir, ayo kita main itu!" kata Sandi sambil menunjuk ke arah permainan lempar gelang tersebut.
"Lempar gelang ya mas?," tanya Tiara.
"Iya," kata Sandi dengan anggukan.
"Ayo mas," kata Tiara.
Doni sedang asyik memainkan permainan kuda-kuda. Letak permainan tersebut tidak jauh dari tempat bermain lempar gelang yang akan dimainkan Sandi dan Tiara.
__ADS_1
"Don, jangan jauh-jauh ya dari kakak dan mas! kalau mau pindah tempat ke permainan lain harus bilang sama kakak dan mas," kata Tiara mengingatkan adik bungsunya itu.