
Esok paginya seperti biasa Sandi dan Tiara melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Sandi hari ini berangkat lebih awal karena ia ingin sekali bertemu dengan Lisa. Ia bahkan begitu tekun menyelesaikan semua pekerjaan yang ada dikantor.
Farhan sudah berada dikampus. Ia begitu semangat pagi ini, hal itu mungkin karena hari ini ia akan menyaksikan peluncuran produk baru perusahaan ayahnya.
Lisa sudah siap untuk pergi ke acara peluncuran produk perusahaan ayah Farhan yang mana perusahaan tersebut telah mengontrak Lisa sebagai bintang iklan produk tersebut.
Lisa tidak memberi tahu Sandi tentang hal ini karena kemarin Sandi mengatakan dirinya sedang sibuk dengan pekerjaan kantor.
Ia pun pergi dengan supir pribadinya.
Sandi hari ini berniat untuk membelikan sebuah cincin untuk Lisa. Cincin tersebut sebagai hadiah balasan karena Lisa sudah memberikan dirinya lukisan indah.
Jam kuliah Farhan sudah berakhir karena memang ia hanya memiliki satu mata kuliah saja hari ini.
Ia langsung keluar kelas. Berjalan terburu-buru.
"Si Farhan mau kemana ya? kenapa dia sangat terburu-buru sekali?," tanya Fira.
"Aku tidak tahu, mungkin saja ia memiliki urusan yang mendesak yang tidak bisa ditinggalkan," kata Tiara.
__ADS_1
"Mungkin ia," kata Fira.
"Hm," kata Tiara.
"Kesibukan kamu apa hari ini?," tanya Fira.
"Masih sama seperti kemarin, masih disibukkan dengan tugas kuliah yang serasa tidak ada habisnya. Terus saja menunggu," Tiara berkeluh kesah.
"Hm, itu kan karena memang tugasnya sudah menumpuk berhari-hari tidak dikerjakan," kata Fira.
Tiara hanya membalas perkataan Fira dengan ekspresi lesu.
"Kalau kamu kesibukannya hari ini apa?," tanya Tiara.
"Oh begitu," kata Tiara.
"Iya," kata Fira.
Setelah perbincangan tersebut, mereka kemudian memutuskan untuk pulang.
Dirumah Sandi, bu Sari nampak lesu. Itu karena ia diundang oleh bu Rika, ibu Farhan untuk menghadiri acara peluncuran produk baru mereka.
__ADS_1
"Haduh pah, mamah sebenarnya hari ini malas sekali untuk datang dalam acara launching produk baru si Rika dan Faris," kata bu Sari.
"Kenapa begitu mah? mamah kurang sehat atau karena ada alasan lain?," tanya pak Airlangga merasa heran.
"Bukan pah, mamah hanya merasa tidak suka karena Rika dan Faris memilih Lisa sebagai bintang iklan utama dari produk baru mereka itu," kata bu Sari.
"Lisa? mantan kekasih Sandi itu?," tanya pak Airlangga.
"Iya donk pah, siapa lagi kalau bukan dia?," kata bu Sari.
"Hm, ternyata itu alasannya. Papah sebenarnya juga tidak suka untuk menghadiri acara peluncuran produk Faris kalau memang ada Lisa tapi kita sebaiknya mengabaikan hal itu. Kita pandang saja Faris dan Rika mah, sebaiknya kita hadir hari ini ke acara tersebut," kata pak Airlangga.
"Baik pah, mamah akan ikut," kata bu Sari.
"Baguslah mah, kalau mamah berfikir demikian," kata pak Airlangga.
"Sebenarnya apa sih alasan Faris dan Rika memilih gadis itu untuk hadir dalam acara tersebut?," bu Sari bertanya-tanya.
"Mungkin karena ketenaran Lisa. Ketenaran tersebut lah yang akan membantu produk baru Faris lebih dikenal dipublik. Itu adalah salah satu bagian dari promosi bisnis mah," kata pak Airlangga.
"Sepertinya yang papah bilang itu benar," kata bu Sari.
__ADS_1
"Iya mah," kata pak Airlangga.