Pernikahan Yang Dipaksakan

Pernikahan Yang Dipaksakan
Bab 52


__ADS_3

"Benarkah?," kata Fira mengarahkan pandangannya ke gerbang.


Fira melihat ada mobil sedan mewah berwarna hitam parkir dekat gerbang.


"Apa itu mobilnya?," kata Fira menunjuk jarinya ke arah mobil sedan hitam dekat gerbang.


"Sepertinya ia deh, ayo kita kesana!," kata Tiara.


"Ayo!," kata Fira.


Mereka menghampiri mobil sedan mewah itu.


"Nyonya, itu nona muda Tiara," kata Anwar.


"Oh iya War," kata bu Sari.


Bu Sari segera keluar dari dalam mobil usai melihat kedatangan Tiara yang menghampirinya.


"Mah," kata Tiara mencium punggung tangan bu Sari.


"Bu," kata Fira yang juga mencium punggung tangan bu Sari.


"Ini siapa Tir?," tanya bu Sari yang baru pertama kali melihat wajah Fira.


"Ini Fira bu, sahabat Tiara sekaligus teman satu perkuliahan," kata Tiara.


"Oh begitu rupanya," kata bu Sari.


"Iya bu," kata Fira.

__ADS_1


"Kita langsung saja ya Tir," kata bu Sari.


"Oh baik mah. Aku duluan ya Fir," kata Tiara.


"Iya, hati-hati dijalan ya," kata Fira.


"Iya," kata Tiara.


"Kami duluan ya nak, mudah-mudahan lain waktu kita bisa berjumpa dan minum bersama," kata bu Sari.


"Iya bu," kata bu Fira.


Bu Sari dan Tiara memasuki mobil. Mereka berdua duduk dikursi ke belakang. Tidak lama kemudian, mobil pun melaju meninggalkan Fira sendiri. Tiara dan bu Sari juga melambaikan tangannya kepada Fira.


Fira kembali ke warung bakso, ia memarkirkan sepeda motornya disana.


"Mamah mau bawa kamu ke SPA," kata bu Sari.


"SPA? kita mau ngapain kesana mah?," tanya Tiara.


"Kita mau perawatan tubuh nak," kata bu Sari.


"Oh, tapi kenapa kita harus melakukan perawatan tubuh di SPA bu? kita kan bisa melakukannya secara sederhana dirumah mah," tanya Tiara.


"Memang benar nak yang kamu katakan tetapi kalau kita melakukannya di SPA tentu lebih efektif dan juga lebih memuaskan hasilnya," kata bu Sari.


"Oh itu alasan utamanya ya mah," kata bu Sari.


"Iya nak. Zaman sekarang kita kaum wanita juga harus memperhatikan penampilan supaya kita tetap terlihat menarik dihadapan suami kita. Seperti mamah contohnya, yang tetap berusaha tampil cantik dihadapan papah kamu," kata bu Sari.

__ADS_1


"Iya mah, Tiara paham," kata Tiara.


"Kamu harus begitu juga, kamu harus tampil cantik dihadapan Sandi," kata bu Sari.


"Baik mah, Tiara akan berusaha melakukan yang terbaik," kata Fira.


"Mamah senang mendengarnya," kata bu Sari.


Lisa saat ini sedang berada distudio pemotretan untuk projek iklan yang akan dibintanginya. Ia merasa bosan karena sesi pemotretan akan selesai sedangkan hari ini dia tidak memiliki jadwal lain.


Kemudian ia berinisiatif untuk minum es kopi siang ini bersama Sandi.


"Sayang, minum kopi bareng yuk siang ini!," kata Lisa melalui pesan singkat what's app.


"Ok sayang tapi cari yang dekat dengan kantor aku ya. Soalnya aku banyak kerjaan dikantor, aku hanya punya waktu luang saat istirahat siang hari ini," kata Sandi.


"Baik sayang, aku coba cari-cari dulu coffee shop yang dekat dengan kantor kamu," kata Lisa.


"Ok sayang," kata Sandi.


Lisa mencoba mencari-cari coffee shop yang dekat dengan kantor Sandi. Dia pun menemukan lokasi yang pas menurutnya.


"Kalau disini bagaimana sayang? kamu setuju tidak?," tanya Lisa menunjukkan lokasi coffee shop tersebut.


"Lumayan bagus sayang, aku suka," kata Sandi.


"Ok deh, aku buat reservasinya dulu," kata Lisa.


"Baik sayang," kata Sandi.

__ADS_1


__ADS_2