Pernikahan Yang Dipaksakan

Pernikahan Yang Dipaksakan
Bab 59


__ADS_3

Sandi dan Tiara melangkah keluar meninggalkan ruang kerja Sandi.


Sekretaris Sandi yaitu Nanda segera berdiri dari kursinya saat melihat Sandi keluar dari ruang kerja bersama Tiara.


"Mau pulang ya pak?," tanya Nanda.


"Iya Nan, kalau kamu mau pulang juga boleh," kata Sandi.


"Terima kasih banyak pak," kata Nanda yang nampak mengarahkan pandangannya kepada Tiara.


Sandi memperhatikan tatapan wajah sekretarisnya itu yang seperti bertanya-tanya siapa perempuan yang berdiri disebelahnya.


"Oh iya Nan, perkenalkan ini istri saya, nanti Tiara," kata Sandi.


Nanda kaget tapi ia tidak menampakkan ke-kagetannya dihadapan Sandi dan Tiara.


"Oh begitu ya pak, pantas saja saya merasa asing. Perkenalkan bu, saya Nanda, sekretaris pak Sandi," kata Nanda memperkenalkan dirinya kepada Tiara.


"Oh iya mbak, saya Tiara," kata Tiara membalas salam kenal dari Nanda.


"Kami duluan ya Nan," kata Sandi.

__ADS_1


"Silahkan pak, bu!," kata Nanda.


Bukannya kekasih pak Sandi itu Lisa ya? artis dan model terkenal itu, kenapa pak Sandi malah menikah dengan wanita lain bukannya sama kekasihnya itu?. Batin Nanda kebingungan.


Pak Airlangga dan bu Sari juga keluar meninggalkan ruang kerja pak Airlangga dan bersiap untuk pulang.


"Kalian mau pulang juga?" tanya bu Sari.


"Iya mah," kata Sandi.


"Kok bisa bersamaan," kata bu Sari.


Sandi dan Tiara tertawa kecil.


"Baik mah," kata Sandi.


Mereka memasuki lift dan Sandi memencet tombol lantai paling bawah. Dalam hitungan beberapa menit saja mereka masuk.


Sesampainya dibawah semua karyawan menunduk dan memberi sapa sebagai tanda hormat. Mereka kembali bertanya-tanya tentang siapa Tiara dengan bisikan atau didalam hati mereka masing-masing dengan ekskresi yang ditunjukkan.


Mereka melanjutkan langkah kaki mereka menuju parkiran.

__ADS_1


Tiara yang sedang berada didalam mobil sejak tadi belum membuka ponselnya sedangkan Sandi fokus menyetir. Ia pun membuka ponselnya dan menghidupkan data seluler maka dengan otomatis semua aplikasi yang berhubungan dengan jaringan internet pun mulai berjalan.


Tiara membuka aplikasi what's app terlebih dahulu. Ia kemudian melihat status milik Farhan dimana ia berpose dengan seorang perempuan, ia pun membukanya.


Betapa kagetnya Tiara saat melihat ternyata perempuan yang berpose dengan Farhan adalah Lisa, kekasih Sandi sebelumnya.


Inikan Lisa, mantan kekasih mas Sandi. Kenapa bisa foto berdua bersama Farhan?. Batin Tiara bertanya-tanya.


Tiara kemudian melihat tambahan kata yang disematkan oleh Farhan pada status itu, ternyata Lisa mengunjungi coffee shop milik Farhan tadi siang itulah alasan kenapa Farhan bisa berfoto dengan Lisa.


Ternyata Lisa itu sosok yang ramah dan tidak sombong, dia mau diajak foto juga. batin Lisa.


Dia kembali teringat masalahnya dengan Farhan setelah melihat foto tersebut. Tiara terlihat termenung. Tiara berharap hubungan persahabatan antara dirinya dengan Farhan tetap berjalan dengan baik seperti dulu.


Sandi memperhatikan wajah istrinya tersebut. Dia melihat Tiara seperti sedang memikirkan masalah yang sulit


"Kamu sedang memikirkan apa Tir? kenapa termenung begitu?," tanya Sandi.


"Tidak apa-apa kok mas, aku baik-baik saja," kata Tiara.


"Kalau kamu tidak ada yang dipikirkan, lalu kenapa kamu terlihat termenung tadi?," tanya Sandi.

__ADS_1


Aku harus jawab apa ya ke mas Sandi? aku tidak mungkin cerita masalah Farhan. Aku takut mas Sandi akan berfikir yang aneh-aneh lagi kalau aku cerita yang sebenarnya. Batin Tiara kebingungan.


__ADS_2