
"Gitu donk, lebih baik kamu memberi tahu aku dan tidak membuatku penasaran," kata Tiara.
"Laki-laki itu adalah Farhan Tir," kata Fira.
"Apa? kamu jangan bercanda gitu deh," kata Tiara dengan tertawa.
"Ih, kamu kok ketawa sih. Aku tidak bercanda, aku serius mengatakannya," kata Fira.
"Aku tetap tidak percaya kepada kamu Fira. Farhan dan aku itu hanyalah teman dan walaupun lebih, kami hanyalah sahabat dekat," kata Tiara.
"Tapi pada kenyataannya, Farhan memang menyukaimu sebagai seorang perempuan," kata Fira.
"Aku tidak percaya Fira. Kamu itu pasti sedang berbohong," kata Tiara.
"Baiklah kalau kamu tidak percaya, aku akan menunjukkan bukti kalau Farhan memang menyukai kamu," kata Fira.
"Baiklah, mana buktinya?," tanya Tiara.
Fira mengambil ponsel pintar miliknya dari dalam tas. Ia membuka chat terakhirnya dengan Farhan. Ia menunjukkan isi percakapannya dengan Farhan melalui layanan pesan aplikasi what's app.
"Fir, aku mau tanya sesuatu sama kamu," tulis Farhan.
"Kamu mau tanya apa Han?," tulis Fira.
"Aku mau tanya tentang Tiara," tulis Farhan.
"Oh, tanya tentang apa?," tulis Fira.
__ADS_1
"Tiara sudah punya pacar belum ya?," tanya Farhan.
"Kenapa kamu tanya tentang hal pribadi Tiara itu kepadaku?," tulis Fira.
"Kamu kan sahabat dekat Tiara Fir," tulis Farhan.
"Hm, karena itu rupanya. Tiara saat ini tidak memiliki pacar Han. Dia single. Kenapa Han?," tulis Fira.
"Benarkah? baguslah. Aku senang mendengarnya," tulis Farhan.
"Hah? kenapa kamu merasa senang Han?," tulis Fira kebingungan.
"Karena aku menyukai Tiara Fir," tulis Farhan.
"Apa? kamu menyukai Tiara? bukannya kalian bersahabat?," tulis Fira.
"Hm, kenapa kamu bisa menyukai Tiara Han?," tulis Fira.
"Tiara itu seseorang dengan sosok yang ramah, baik, pintar, dan juga dia memiliki sifat yang lembut, hal itu nampak dari cara dia berbicara dan bersikap," tulis Farhan.
"Oh itu ternyata alasan kenapa kamu menyukai Tiara?," tulis Fira.
"Ya begitulah Fir," tulis Farhan.
"Lalu kenapa kamu tidak coba mengungkapkan perasaan kamu pada Tiara?," tulis Fira.
"Karena aku belum menemukan waktu yang tepat," tulis Farhan.
__ADS_1
"Gitu ya, hati-hati lho nanti kamu keduluan laki-laki lain lho," tulis Fira bercanda.
"Hehehe, kamu bisa aja. Terima kasih ya Fir untuk informasinya," tulis Farhan.
"Iya Han, sama-sama," tulis Fira mengakhiri percakapannya dengan Farhan.
Usai membaca isi pesan percakapan Farhan dan Fira yang terpampang dilayar ponselnya, Tiara pun percaya dengan apa yang diucapkan oleh Fira.
Dia pun sedikit kecewa, mengapa Farhan bisa memiliki rasa suka kepadanya?.
"Aku tidak menyukai Farhan sebagai seorang laki-laki Fir. Aku juga merasa kecewa kenapa dia bisa menyimpan rasa suka kepadaku," kata Tiara.
"Tapi Farhan laki-laki yang baik lho. Kamu beruntung bisa disukai olehnya," kata Fira.
"Farhan memang laki-laki yang baik, tapi aku tidak ingin menjadikan dia lebih dari seorang sahabat," kata Tiara.
"Oh begitu, jadi kamu tidak akan memberikan ruang hatimu untuknya?," tanya Fira.
"Untuk sekarang mungkin belum, tapi untuk kedepannya aku tidak bisa jamin karena hati orang kan bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu Fir," kata Tiara.
"Betul juga sih," kata Fira.
Tiara tersenyum menoleh ke arah wajah Fira.
"Sebenarnya aku juga mau menyampaikan sesuatu kepada kamu Tir," kata Fira.
"Menyampaikan sesuatu? apa yang ingin kamu sampaikan kepadaku Fir?," tanya Tiara.
__ADS_1
"Ini soal Farhan Tir," kata Fira.