
"Hanya mamah yang tahu alasannya. Mamah akan segera memberitahukan kita berdua alasannya saat kita sampai," kata Sandi.
"Baiklah mas, aku mengerti," kata Tiara.
Tidak lama kemudian ponsel Sandi berdering. Panggilan itu berasal dari kakaknya, yaitu Selvi.
"Halo kak," kata Sandi.
"Halo San, kamu apa kabar?," tanya Selvi.
"Aku baik kak, alhamdulilah. Kakak gimana kabarnya?," tanya Sandi balik.
"Kakak juga baik kok, alhamdulilah," kata Selvi.
"Tumben nih kakak menghubungi Sandi, apa ada yang penting mau kakak katakan pada Sandi?," tanya Sandi.
"Tidak kok San, kakak hanya ingin bertanya ke kamu," kata Selvi.
"Kakak ingin bertanya apa kepada Sandi?," tanya Sandi.
"Kamu kan tadi membuat status diaplikasi what's app yang menandakan kamu sedang berada dibandara. Kamu mau kemana San?," tanya Selvi.
"Aku sedang dalam perjalanan pulang kak," kata Sandi.
"Kamu memangnya habis dari mana San?," tanya Selvi.
"Sandi baru saja pulang dari perjalanan bisnis keluar kota kak bersama rekan kerja kepercayaan Sandi," kata Sandi.
__ADS_1
"Oh jadi yang kamu ambil gambar dua porsi mie instan itu kamu sedang menikmatinya dengan rekan kerja kamu itu ya?," tanya Selvi.
"Iya kak," kata Sandi.
"Rekan kerja kamu itu laki-laki atau perempuan?," tanya Selvi.
"Haduh, laki-laki kak. Kakak kenapa sih bertanya se-detail itu kepada Sandi?," kata Sandi.
"Ia deh maaf. Ya sudah hanya itu saja yang ingin kakak tanya," kata Selvi.
"Iya deh kak, tidak apa-apa," kata Sandi.
Panggilan itu berakhir.
Setelah menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit Sandi dan Tiara sampai dirumah. Bu Sari yang mendengar suara deruman mobil segera keluar dari rumah untuk menyambut kedatangan anak dan menantunya yang sudah cukup lama meninggalkan rumah.
Sandi dan Tiara keluar dari mobil sedangkan supir sibuk mengeluarkan barang-barang mereka.
"Kalian pasti sudah sangat lelah. Ayo kita duduk dulu sebelum makan siang bersama," kata bu Sari.
"Baik mah," kata Sandi.
Bu Sari memanggil salah satu asisten rumah tangga untuk membuatkan minuman untuk mereka.
"Iya bu," kata asisten rumah tangga.
"Mbak tolong buatkan minuman donk," kata bu Sari.
__ADS_1
"Mau minum apa bu?," tanya asisten rumah tangga.
"Saya mau minum es kopi saja mbak," kata Sandi.
"Saya mau minum es teh mbak," kata Tiara.
"Saya mau es kopi juga mbak sama seperti Sandi," kata bu Sari.
"Baik bu, mas, dan mbak. Saya akan buatkan," kata asisten rumah tangga.
Bu Sari membalas perkataan asisten rumah tangga dengan anggukan.
"Bagaimana liburan kalian selama dibali? seru tidak?," tanya bu Sari.
"Seru sekali mah," kata Selvi.
"Iya mah, seru sekali," kata Sandi.
"Iya mamah percaya dengan apa yang kalian katakan, hal itu nampak dari ekspresi yang kalian tunjukkan," kata bu Sari.
"Hehehe, iya mah. Akomodasi pilihan papah itu sangat lengkap dan melayani kami dengan baik," kata Tiara.
"Benarkah? baguslah kalau pilihan papah itu tepat," kata bu Sari.
"Iya mah. Oh iya mah, papah dimana?,'' tanya Tiara.
"Papahmu lagi istirahat dikamar. Papah lagi flu mungkin karena kelelahan kerja tapu mamah sudah beri obat kok," kata bu Sari.
__ADS_1
"Tapi kondisi papah tidak mengkhawatirkan kan mah?," tanya Tiara.
"Tidak sayang, papah cuma flu biasa," kata bu Sari meyakinkan Tiara.