
"Iya nak," kata bu Sari
"Oh iya mah, aku mau tanya sesuatu nih," kata Selvi.
"Kamu mau tanya apa?,'' tanya bu Sari.
"Aku tadi lihat Sandi lagi ada dibandara," kata Selvi.
"Lah, kamu kok bisa lihat Sandi dibandara? kamu lagi perjalanan pulang ya?," tanya bu Selvi.
"Bukan begitu mah, maksud Selvi, Selvi tadi lihat kalau Sandi sedang berada dibandara melalui status yang ia bagikan disosial media," kata Selvi.
"Begitu?," kata bu Sari.
"Iya mah, Sandi tadi meng-upload foto dua persi mie instan dan dia memberi signal keberadaan dia sedang dibandara. Tapi dengan siapa dia ya mah makan mie instan itu? dan kemana dia?," tanya Selvi.
"Oh itu Sandi sedang berada dalam perjalanan bisnis tapi dia dalam perjalanan pulang ke rumah kok. Dia memang berangkat tidak sendirian. Dia bersama rekan kerja kepercayaannya dikantor," kata bu Sari.
"Oh gitu ya mah," kata Selvi.
__ADS_1
"Iya nak, lagi pula tumben sekali kamu tanya-tanya soal Sandi. Semenjak dia kerja di perusahaan dia kan sudah terbiasa melakukan perjalanan bisnis ke luar kota," kata bu Sari.
"Iya sih mah, hanya saja Selvi merasa tidak nyaman saja," kata Selvi.
"Kenapa kamu merasa tidak nyaman? apa yang kamu rasa?," tanya bu Sari.
"Selvi hanya merasa kalau Sandi sedang bersama perempuan," kata Selvi.
"Astaga, kenapa kamu berfikir begitu?," tanya bu Sari.
"Sekarang Sandi kan single mah. Siapa tahu dia sekarang sudah memiliki kekasih," kata Selvi.
'Iya sih mah, Selvi paham. Mungkin itu cuma perasaan Selvi," kata Selvi.
"Iya sayang, itu cuma perasaan kamu. Lagi pula papah kamu sudah suruh rekan kerja kepercayaan Sandi itu untuk mengawasi Sandi dengan baik. Kamu tidak perlu khawatir sayang," kata bu Sari.
"Baiklah mah, Selvi paham," kata Selvi.
"Iya nak," kata bu Sari.
__ADS_1
"Mah, Selvi mau tanya sesuatu boleh tidak? tapi mamah jangan marah ya," kata Selvi.
"Iya sayang, kamu mau tanya apa?," tanya bu Sari.
"Selvi mau tanya mah, kenapa mamah tidak setuju dengan hubungan Sandi dengan Lia? padahal kita tahu sosok Lia itu bagaimana? dia sangat layak dan pantas menikah dengan Sandi," kata Selvi.
"Jadi ini pertanyaan kamu? baiklah sayang mamah akan beritahu kamu alasan kenapa mamah tidak mengizinkan Lia menikahi Sandi? mamah akan kirim kan sepucuk surat ke kamu. Kamu lihat dipesan what's app ya. Mamah akan kirim, tapi kamu baca dengan baik-baik ya," kata bu Sari.
"Iya mah, nanti aku lihat," kata Selvi.
Bu Sari memutuskan panggilanya dengan Selvi. Ia mengambil surat wasiat mendiang Anita. Ia mengambil gambar surat wasiat tersebut dan kemudian mengirimkannya kepada Selvi.
Selvi melihat ibunya mengirim sebuah foto. Ternyata foto dari sepucuk surat. Ia pun membacanya dengan hati.
"Mudah-mudahan kamu bisa memahami kenapa mamah tidak menyetujui hubungan Sandi dan Lia nak? setelah membaca surat wasiat yang mamah kirimkan," gumam bu Sari penuh harap.
Sandi dan Tiara sudah berada dalam pesawat. Saat ini pesawat pun sudah berada diudara.
Tiara sudah mulai mengantuk, dia sudah beberapa kali menguap.
__ADS_1
Sandi tersenyum. Ia memeluk istrinya itu didalam pelukannya.