Pernikahan Yang Dipaksakan

Pernikahan Yang Dipaksakan
Bab 164


__ADS_3

Tiara kini sudah berada dalam kantor Sandi.


Sandi pun menyambutnya.


"Kamu lama sekali sih sayang," kata Sandi.


"Maaf mas, hehehe," kata Tiara.


"Kalau begitu kita langsung saja ya ke kantin kantor. Aku sudah lapar. Sudah lewat pukul 13:00," kata Sandi.


"Iya deh mas, ayo!," kata Tiara.


Mereka berjalan bersama menuju kantin kantor.


Tibanya disana, semua mata memandang arah Tiara. Mereka berbisik satu sama lain


"Mas, mereka kenapa melihati akunya tidak biasa?" tanya Tiara.


"Karena kamu makan bersamaku. Belum semua karyawan tahu kalau kamu adalah istriku," kata Sandi.


"Karena itu rupanya mas, aku kira karena apa?," kata Tiara.


"Iya sayang," kata Sandi dengan nada manja.


Tiara membalas dengan senyuman.


Setelah makan siang, Sandi mengajak Tiara ke kantornya. Kantor Sandi cukup luas, Sandi meminta Tiara untuk duduk dikursi. Jika ia bosan, ia juga bisa menonton televisi.


"Mas, masih banyak pekerjaan ya?," tanya Tiara.


"Iya begitulah sayang," kata Sandi.

__ADS_1


"Mas, tumben ajak aku kesini," kata Tiara.


"Aku ingin mengajak kamu ke suatu tempat," kata Sandi.


"Kemana mas?," tanya Tiara.


"Ke suatu tempat, tempat yang indah," kata Sandi.


"Benarkah mas? Tiara sudah tidak sabar," kata Tiara.


"Kamu pasti akan senang sekali kalau nanti kalau kita berada disana," kata Sandi.


Tiara tersenyum.


"Kalau kamu bosan, kamu bisa melakukan apapun yang kamu suka disini," kata Sandi.


"Iya mas, aku mau menonton televisi saja," kata Tiara.


Tiara mengangguk mengerti.


Tiara menghidupkan televisi. Tidak sengaja ia melihat berita tentang perselingkuhan artis. Ia pun menguatkan suara televisi sehingga kensentrasi kerja Sandi pun ikut buyar.


"Mas, kasihan ya istrinya. Sudah setia dan polos. Bertanggung jawab untuk mengurus anak dan suami tapi malah suaminya selingkuh," Tiara menatap Sandi.


Sandi tiba-tiba salah tingkah.


"Hm, kenapa kamu begitu cepat mengambil kesimpulan begitu?," tanya Sandi.


"Soalnya, istrinya itu kan ibu rumah tangga mas sedangkan suaminya pengusaha. Kemudian, sang suami menjalani hubungan gelap dengan si artis perempuan ini. Artis perempuan ini masih gadis lagi belum bersuami. Kasihan sekali kan istrinya," kata Tiara.


"Iya sayang, kasihan istrinya," kata Tiara.

__ADS_1


Bagaimana nanti kalau Tiara tahu kalau aku sudah selingkuh dari dia? dia pasti sangat kecewa denganku. Ia pasti tidak bisa memaafkan aku. Batin Sandi.


"Sekarang banyak sekali pengganggu rumah tangga orang mas. Yang paling miris, mereka itu masih sangat muda dan tidak memiliki pasangan," kata Tiara.


"Kamu jangan terlalu memikirkan hal itu sayang, kamu nanti stress," kata Sandi.


"Iya mas," kata Tiara.


"Kamu ganti saja acara yang lain," kata Sandi.


"Iya deh mas," kata Tiara.


Tiara mengganti acara televisi. Sandi melanjutkan pekerjaannya.


Bu Sari yang sedang berada diruang televisi bertanya-tanya kenapa menantunya belum pulang juga?. Ada rasa khawatir dalam diri wanita paruh baya itu.


Ia pun memutuskan untuk menghubungi Tiara.


"Mas, mamah telepon," kata Tiara.


"Kamu angkat saja," kata Sandi.


"Iya mas," kata Tiara.


"Halo mah," kata Sandi.


"Halo Tir, kenapa kamu belum pulang juga?," tanya bu Sari.


"Astaga, maaf ya mah, Tiara lupa memberi tahu mamah kalau aku sedang berada dikantor mas Sandi," kata Tiara.


"Lho? dikantor Sandi?," bu Sari sedikit terkejut.

__ADS_1


"Iya mah, mas Sandi meminta Tiara untuk kesini," kata Tiara.


__ADS_2