PESONA ANAK PEMBANTU

PESONA ANAK PEMBANTU
Episode 50


__ADS_3

Saat ini, di ruang tamu di rumah Niko, Niko serta ayah bundanya tengah duduk bertiga. Ibu Niko mendadak pusing semenjak kepulangannya dari rumah calon besannya.


Bagaimana tidak? Ayah dan bunda pening seketika saat Kania meminta agar menikah dalam waktu dekat. Bukan pernikahan mewah bak pernikahan ala-ala tuan putri, melainkan pernikahan sederhana yang hanya menghadirkan kerabat terdekat saja.


Secepat inikah?


"Niko, Kamu sudah yakin dengan pilihanmu?", Tanya ayah. Beliau hanya memastikan agar setelah menikah nanti, tidak pernah ada kata penyesalan.


"Aku sayang sama Kania ayah. Niko juga sudah yakin dengan gadis pilihan Niko. Hanya saja.... Niko masih Ndak percaya harus menikah secepat ini.".


"Calon manten Ndak usah banyak pikiran. Di jalani saja... Yang penting Niko sama Kania ikhlas dalam menjalani pernikahan ini. Jadikan pernikahan sebagai wadah dalam mencari banyak kebaikan dan jalan sebagai ibadah. Jangan di jadikan beban". Ujar ayah dengan mulai memberikan petuahnya.


"Ingat nak. setelah ini, kamu harus bekerja lebih giat lagi. Calon istrimu juga masih kuliah. Otomastis beban mertua mu dalam menyekolahkan istrimu nanti, akan berpindah ke pundak mu. Pintar-pintarlah dalam mengambil hati mertuamu, biar bagaimana pun, keluarga calon istrimu bukan orang sembarangan. Berbeda dengan keluarga kita yang dari kalangan bawah". Lanjut ayah lagi.


Niko mengangguk seraya tersenyum, meski tak dipungkiri, hatinya tengah gundah.


"Nikah itu jangan mikir enaknya aja bisa Nina bobo'in anak orang. Tapi juga bisa jadi imam yang baik yang bisa merubah istrimu lebih baik. Ingat Niko, Bunda nggak mau anak bunda gagal dalam berumah tangga. Saat kamu minta ayah dan bunda datang untuk melamar Kania, maka mulai saat itu lah, kamu harus belajar bertanggung jawab. Bunda sudah pernah kan mengajari kamu tentang konsekuensi dan resiko?", sahut bunda lagi.


Niko benar-benar tersentuh akan wejangan yang di berikan orang tua nya ini.


"Hari ini juga, ayah sama bunda akan memberi kabar kang mas sama mbak yu mu di kampung. Ayah sama bunda akan kembali sembilan hari lagi, sehari menjelang pernikahanmu. Ingat, jaga diri baik-baik." ujar ayah dengan menepuk pelan bahu Niko.


Niko merasa terharu menerima perlakuan hangat orang tuanya.


Ada berapa banyak orang di luar sana yang memiliki orang tua lengkap dengan harta melimpah namun kekurangan kasih sayang?


Ada berapa banyak pula di luar sana orang yang cukup menerima kasih sayang namun hidupnya serba kekurangan?


Ada berapa banyak orang anak yang memiliki orang tua lengkap dengan kasih sayang yang cukup namun memiliki kekurangan fisik yang mengurangi kepercayaan diri?


Niko bersyukur bahwa Niko tak termasuk dari tiga golongan itu.


Memiliki badan yang sehat, kasih sayang cukup dan harta yang cukup untuk menyambung kehidupan sehari-hari, meski terlahir dari sepasang petani di kampung itu sudah menjadi anugerah buat niko.

__ADS_1


"Ayah, bunda..... terima kasih sudah bersedia membantu Niko. Maaf belum bisa membahagiakan bunda, selama ini justru selalu seringkali menyusahkan bunda", Ujar Niko seraya memeluk ayah dan bundanya bersamaan.


"Jangan gitu, biar gimana pun, kamu tetep anak bunda sama ayah, jadi sudah seharusnya apapun yang terjadi sama kamu, sudah menjadi tanggung jawab bunda", jawab bundanya cepat.


Siang itu, Niko kembali melepas kepergian ayah dan bundanya untuk kembali ke kampung. Niko berharap, tidak ada halangan apa pun hingga tiba hari pernikahannya.


Memikirkan bahwa sebentar lagi Niko akan mempersunting Kania si gadis barbar, membuat Niko seperti tak percaya.


.....................


Di waktu yang bersamaan, Kenan tengah membuntuti Seyna seorang diri, setelah pagi tadi Ken meminta Niko menemani namun Niko harus menemui kedua orang tuanya.


Entah apa yang akan membuat Seyna kehilangan akal waras nya. Seyna tengah menuju sebuah hotel berbintang seorang diri. Ia memasuki kamar hotel bernomor 407 yang sebelumnya telah di pesan.


Kenan tak akan mencegah barang sedikitpun tentang apapun yang Seyna lakukan. Bagi Kenan, saat ini biarlah Seyna menceburkan dirinya dalam masalah besar. Toh semua ini pilihan Seyna. Sesaat setelah Seyna sampai di kamar tujuannya, Seyna segera masuk dan Ken melihat Ardi lah yang membukakan pintu.


"Dasar wanita murahan!", umpat Kenan seraya berbalik pergi ke luar hotel.


Sungguh malang nasib om Roby, begitu pikir Kenan.


Tak lama, Rio pun datang seorang diri. Rio merasa heran sendiri melihat Kenan yang akhir-akhir ini membuntuti Seyna.


"Lo apa nggak ada kerjaan lain yang bisa Lo lakuin selain jadi penguntitnya Seyna? Lo kan orang kaya.... bisa bayar orang buat lakuin hal remeh kayak gini?" Tanya Rio dengan keheranan.


"Nggak ada yang bisa di percaya bro", Jawab Ken sembari menghisao pkan mocca chino yang dia pesan.


"Kenapa Lo nggak nyuruh gue? Lo udah nggak percaya sama gue?", Tanya Rio skeptis. Kenan mengerjapkan matanya beberapa kali mencerna ucapan Rio baru saja.


"Bukan gitu bro. Gue baru kepikiran aja. Kalau Lo bersedia sih kerja buat gue, Lo ambil alih deh."


"Kabar vanya sama mamanya gimana? Sehat?" Tanya Rio. Rio ingat, putri sahabatnya ini begitu menggemaskan dengan pipi gembul dan mata bulat. Membuat Rio merasa gemas sendiri.


"Alhamdulillah sehat.... sekarang udah mulai home schooling semenjak Seyna mau nyelakain dia. Gue jadi parno dan alhasil kebebasan istri gue sedikit gue tekan. Oh ya, ngomong-ngomong, hari ini, bokap sama nyokap nya Niko mau kerumah.",

__ADS_1


"Hah, ngapain?" Tanya Rio terkejut.


"Mana gue tau". Ken hanya mengedikkan bahunya acuh.


"Mau ngelamar adek Lo kali",


"Maybe.."


"Gue yang apes. Lo tau nggak, cewek yang mau di jodohin bokap gue?".


"Nggak tau. Siapa emang?", Tanya Ken sedikit kepo.


"Anita. Dan lebih parahnya lagi, si Ardi yang Lo ceritain mau bantu Seyna si lampir itu, ternyata adeknya Anita. Gedeg nggak Lo kalau jadi gue?". Tanya Rio dengan berapi-api.


"Hah... yang bener? Dunia ternyata sempit juga yah...", ucap Ken. "Kalau gitu, gimana kalau Lo bantu gue buat bikin si Ardi itu ngawinin Seyna? Biar si lampir itu berhenti gangguin Anja". Pinta Kenan.


"Gue atur strateginya. Yang penting, Lo bantuin gue buat ngulur waktu perjodohan ini. Gue rada-rada muak sama keluarganya Anita yang nyuruh bokap cepet-cepet nikahin gue sama Anita. Suka banget ngatur hidup gue". Pinta Rio.


Kenan terlihat berpikir sejenak.


"Gue setuju. Lo bantu gue, dan bantu Lo".


🌹🌹🌹🌹🌹


Selamat tahun baru semua..........🥳🥳


Semoga di tahun 2021 Semua nya pada di beri kesehatan dan kemudahan segala urusan.


semoga cepet dapet jodoh, momongan, Sama keturutan punya rumah sendiri.


Jangan lupa tetep semangat yak man teman semua....


Salam segalanya dari neng Tia.

__ADS_1


Happy new year✨✨✨


__ADS_2