Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S2 Kamu milkku


__ADS_3

Mawar menjerit kecil tatkala merasa tubuhnya melayang diudara,dirinya masih bingung dengan situasi yang terjadi dengan begitu cepat itu.


Tubuhnya terpaku beberapa saat ketika melihat rupa Azam yang ada di depannya,sekarang ini dirinya sudah ada dalam gendongan lelaki itu.


"Lepaskan aku...!",Mawar meronta sekuat tenaga,dirinya bahkan berteriak dengan kerasnya berharap ada seseorang yang mendengar dan menyelamatkannya dari pria ini.l6t


Namun sayang,kekuatannya tak seberapa bagi Azam,lelaki itu malah lebih mengeratkan lagi genggamannya pada tubuh Mawar.


"Azam...! lepaskan aku...!! aku tak mau disentuh olehmu!"


Azam diam,wajahnya terlihat menyeramkan saat itu,membuat Mawar langsung berhenti bergerak dan berteriak.


Lelaki itu membawanya kesebuah ruangan dengan langkah yang sangat cepat,matanya memindai setiap ruangan yang ia lewati berharap ada celah untuk pergi dari sana.


Namun kemudian Azam membawanya kesebuah lift pribadi,disana terlihat dua buah bodyguard yang berjaga didepan pintu lift menghormat kepadanya.


Azam langsung masuk setelah lift itu sudah terbuka.


"A...apa yang kau lakukan Azam...kumohon lepaskan aku...!",ucapnya sekali lagi.


Sekarang Mawar merasa takut,ia tak tahu apa yang akan dilakukan Azam nantinya kepadanya.


Lelaki itu tak merespon ucapannya lagi,raut wajahnya yang menyeramkan masih terlihat disana.


ting...!


Setelah pintu lift itu terbuka,Mawar bisa melihat hanya ada dua ruangan dilantai itu.


Azam membawanya keruangan yang terletak paling ujung.


Lelaki itu membuka pintu itu dengan sandi suara.


Klek...


Pintu itu langsung terbuka begitu saja.Tubuh Mawar merinding saat melihat isi ruangan itu.


Disana hanya ada ranjang yang besar dan mungkin ruangan walk in closet.


Tubuh Mawar terpental saat Azam melemparkannya begitu saja diatas ranjang.


Mawar ketakutan setengah mati saat melihat senyum Azam,senyum yang sama saat mereka bertemu untuk pertama kalinya di rapat tadi.


"A...apa yang akan kau lakukan Azam...!!"


Mawar memundurkan tubuhnya saat lelaki itu terlihat membuang jasnya kesembarang arah.


Tatapan Azam terlihat seperti predator yang sedang kelaparan.


Mawar mencoba berdiri saat merasa dirinya dalam masalah sekarang,ia melompat dan langsung berlari menuju pintu mencoba untuk kabur dari sana.

__ADS_1


Namun sialnya,pintu itu tak bisa dibuka tanpa sandi suara milk Azam.


Tubuh Mawar meremang saat merasakan seseorang menghimpit tubuhnya dari belakang,menekannya kuat membuat Mawar tak bisa berkutik.


"Kau mau kemana sayang...?",bisiknya di telinga Mawar.


"Lepaskan aku Azam ...kumohon..."


Mawar tidak tahu lagi,dirinya kini sudah menangis karena merasa sangat ketakutan dengan lelaki itu.


"Kenapa aku harus melepaskanmu? kau sudah kabur dariku.."


"Karena aku membencimu..Aku membencimu...!"


Azam membalikan tubuh Mawar setelag mendengar makian wanita itu,kemudian dengan cepat menciumnya dengan kuat disana.


Mawar meronta-ronta saat Azam melakukannya dengan sangat kasar,lelaki itu juga sudah menghimpitnya dengan begitu keras.


Lama Azam melakukan ciuman panas itu,sampai akhirnya membuat Mawar pasrah dan tak berkutik lagi.


Mawar membiarkan lelaki itu menciumnya dengan ganas disana,lidah Azam yang mengeksplor seluruh mulutnya terasa sangat manis.


Meskipun Mawar merasa sangat sakit hati dan sangat terluka dengan perlakuan lelaki itu,tapi dirinya sebenarnya juga rindu.


Masih ada setitik rasa rindu untuk lelaki sialan itu.


Setelah sadar apa yang sudah terjadi,Mawar mendorong lelaki itu kemudian menamparnya dengan begitu kuat.


Plak....!!


Tamparan itu terdengar sangat nyaring di ruangan yang sepi itu.


Terlihat Azam hanya tersenyum kecut saat Mawar menamparnya,lelaki itu kini sudah menatapnya dengan tatapan yang aneh.


"Kenapa kau lakukan ini kepadaku Azam...! kqu tak boleh melakukan aku dengan seenaknya!",ucapnya dengan nada yang gemetar karena takut bercampur marah.


"Kenapa...? aku hanya melakukan ini dengan kekasih yang sudah lama tidak aku temui"


"Kita bukan kekasih lagi Azam...aku bukan kekasihmu lagi...! dan aku akan menikah dengan Charle...!!",teriaknya.


Azam menatpnya dengan tatapan yang sangat tajam,lelaki itu langsung menarik tangannya dengan kasar dan membawa Mawar keatas ranjang lagi.


Tanpa bisa melawan,Lelaki itu sudah ada di atas tubuhnya sekarang,Azam mengukungnya sembari menciumnya dengan membabi buta.


Lelaki itu menekannya sangat kuat membuat Mawar tak bisa meronta sedikitpun.


Erangan kecil terdengar tatkala Azam menggigit lehernya dengan begitu keras.


"Kau milikku sayang ...selamanya tetap milikku..! tak ada yang boleh bersamamu selain aku...!!",ucapnya kemudian mencium Mawar lagi untul kesekian kalinya.

__ADS_1


Mawar hanya bisa menangis saat Azam masih mencumbunya,tenaganya sungguh sudah habis untuk melawan kekuatan lelaki itu.


"Kenapa...? kau mau menjadikanku sebagai mainan?"


Setelah menikah dengan mantan istrimu,kau masih mau berhubungan denganku lagi...?


" Dasar brengs*k...!! Kau pembohong Azam ...!!!" teriaknya.


Mawar merasa sangat frustasi,kenangan masalalu membuatnya sangat sakit hati.


Luka yang sudah susah payah ia buang seakan datang dan menumpuk lagi kedalam hatinya.


Azam terlihat menatap wanita yang sedang menangis didepannya ini.


"Aku kekasihmu Mawar.. Aku Azam Alfareezel adalah lelaki yang akan menikahi Alraisha Mawar Putri...!! dan itu tak bisa dibantah oleh siapapun,jadi camkan itu!"


"Tapi aku tidak mau...! aku tak mau menikah denganmu dan tak akan pernah..! aku akan menikah dengan Charle...!"


"Diam...!!!"


Mawar tersentak saat mendengar Azam berteriak dengan kerasnya,lelaki itu menatapnya dengan tatapan yang galak.


"Kau harus menikah denganku Mawar,kalau tidak aku akan membunuhnya,aku akan membunuh Charle jika perlu..."


Deg...


Mawar terpaku saat mendengar perkataan Azam,tubuhnya bergetar hebat karena merasa sangat ketakutan.


Matanya yang tadi menatap Azam dengan penuh penolakan kini berubah dengan tatapan takut,Mawar menatap Azam dengan penuh ketakutan seperti anak kecil yang tak berdaya.


setelah mengatakan itu terdengar Azam berdecih kecil,lelaki itu kemudian mengeluarkan sebuah sapu tangan dari arah sakunya,dan dengan cepat memberikannya kepada Mawar,menutup mulut dan hidung Mawar.


Mawar meronta saat hidungnya mencium bau yang aneh,namun setelahnya dirinya merasa lemas,dan akhirnya Mawar terjatuh pingsan.


Sunyi terasa saat Mawar tertidur dialam bawah sadarnya,Azam menatap wanita yang tengah terbaring lemas tak berdaya di bawahnya.


Kemudian tubuhnya ambruk diatas wanita itu,isakan kecil mulai terdengar dari bibir Azam.


Yah...lelaki itu sekarangs sedang memagis memeluk tubuh Mawar yang sudah pingsan akibat ia bius tadi.


Dirinya sangat merasa bersalah telah melakukan ini kepada Mawar,namun Azam juga tidak punya pilihan lain.


Melihat tatapan ketakutan Mawar setelah melihatnya membuat dirinya tak kuat,Azam merasa sangat terluka saat Mawar menatapnya dengan tatapan seperti itu.


Namun Azam juga merasa sangat marah,dirinya marah karena pertama mereka bertemu Mawar sangat menolaknya,wanita itu bahkan mengatakan akan menikah dengan pria lain.


"Maafkan aku...maafkan aku sayang..."


Setelah itu Azam ikut tertidur disamping Mawar sembari memeluk wanita itu kuat-kuat.

__ADS_1


__ADS_2