Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S3 Awal Kembali


__ADS_3

"Ini loh...mama beli kue buat temen sarapan nanti,kamu mau nambah nggak?"


Lelaki itu hanya melirik kedalam keranjang,kemudian menatap gadis yang tengah menunduk sembari membungkus kue itu dengan tangan yang terlihat sedikit gemetar.


Namun tak butuh waktu lama sampai akhirnya lelaki itu faham dan mengenali siapa gadis yang ada di depannya.


Lenggang sejenak dirinya diam menatap Anya yang membungkus kue untuk mamanya,sampai akhirnya Anya terlihat selesai dengan urusannya dan menyodorkan plastik berisi kue itu ke depan mamanya.


"Ini bu kuenya.." ,katanya tanpa melihat sedikitpun kearahnya.


"Zio...kamu mau nambah kuenya nggak?",tanya mamanya.


Namun lelaki itu masih diam menatap Anya.


Sang mama yang melihat anaknya terus menatap gadis penjual kue itu sedikit merasa heran.


"Kamu kenal sama dia nak...?",tanyanya lagi,kali ini dengan suara sedikit keras supaya Zio benar-benar mendengarnya.


"Eh...?",Zio gelagapan mendengar pertanyaan mamanya,kemudian matanya menatap Anya yang juga tengah menanti jawaban darinya.


"Apa yang akan dia jawab..?"


Anya diam bukan berarti ia tak mau memberi salam ataupun sombong.


Memangnya apa yang harus ia sombongkan?ia tak punya apa-apa.


Hanya saja saat melihat Zio,lelaki yang dulu ia anggap sebagai orang yang paling berarti dalam hidupnya datang secara tiba-tiba di depan matanya membuatnya terpaku.

__ADS_1


Apa yang harus ia lakukan...?


Zio datang dengan tampannya,lelaki itu kini terlihat sangat berbeda dengan Zio yang dulu.


Baju yang bagus,kulit yang bersih terurus dan segala aksesoris yang menempel pada lelaki itu terlihat sangat mahal.


Anya berani bertaruh semua yang dipakai Zio pasti bernilai jutaan.


"Tidak...a..aku tidak mengenalnya ma...",jawabnya.


Anya terpaku dengan keterkejutan yang nyata,dirinya bahkan merasakan sesak bagai ada batu besar yang menghantam dadanya saat mendengar lelaki itu berkata demikian.


"Oh..mama kira kamu mengenalnya,kamu terus menatapnya dari tadi"


"Zi..zio cuma kasihan ma..dia gadis yang masih kecil"


"*Apa dia malu padaku..


haah...tentu saja...aku adalah anak yang memalukan*.."


Ia tak bisa dibandingkan dengan Zio yang sekarang sudah terlihat sukses tidak seperti dirinya .


Namun Anya juga merasa sangat marah,lelaki itu pernah tinggal bersamanya dibawah kolong jembatan.


Mereka hidup berdua mengarungi nasib yang begitu keras bersama.


Anya juga sering merawat lelaki itu saat Zio sakit,memberikan makanan yang ia dapat dari hasil ia bekerja walau makanan yang ia dapat hanya sedikit.

__ADS_1


Tapi Zio sekarang terlihat enggan mengenalnya,lelaki itu bahkan berkata tak mengenal dirinya yang dulu pernah hidup susah bersama.


"Ayo mah kita pulang,Tina pasti sudah menunggu dirumah...",ajaknya pada sang mama.


"Ambil saja uang kembaliannya,terimakasih kuenya",Lelaki itu berucap sembari menatap Anya ,kini pandanganya seperti sedang menilai gadis didepannya ini.


Zio langsung berbalik dan beranjak pergi bersama mamanya meninggalkan Anya yang menatapnya dengan nyalang.


Anya yang merasa begitu sakit hati mendengar penuturan lelaki itu langsung berlari ,tangannya yang kecil itu langsung menarik ujung baju Zio mencoba menghentikan lelaki itu.


"Maaf tuan...ini uang kembaliannya...saya tak bisa menerimanya",ucapnya.


Zio merengutkan keningnya saat melihat Anya berani menarik bajunya demi mengembalikan uang receh itu.


"Apa yang akan dilakukannya?!"


"Sudahlah ambil saja..."


"Tidak tuan...saya tidak mau dan saya juga tidak perlu dikasihani..",ucapnya sembari menyodorkan uang kembalian itu ke tangan Zio dan segera pergi meninggalkan Zio yang masih diam disana.


.


...Hai-hai para pembacaku tersayang..😘😘jangan lupa tetep dukung author dan stay di cerita author ini ya...🤗🤗...


...Akan ada bab-bab selanjutnya yang bakal tambah seru jadi tetep pantengi kelanjutan ceritanya dan kasih komen yang baik-baik ya......


...aku sayang kalian🥰🥰🥰🤗...

__ADS_1


__ADS_2