Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S3 Menuju Happy Ending


__ADS_3

Cuaca yang cerah,penampakan alam yang sangat mendukung,sangat indah dan tak akan cukup bila memuji di lidah saja.


Hamparan bukit indah terletak menjulang tinggi,mengapit luasnya perairan dengan angin sejuk yang memanjakan mata.


Rerumputan kecil yang menghasilkan bunga liar menambah indahnya tempat bulan madu sepasang kekasih itu.


Hari ini,terlihat dua manusia dengan ekspresi yang berbeda,yang satu penuh dengan energi yang menggebu-gebu,yang satu terlihat lelah.


Meski demikian,wajah keduanya tersirat kebahagiaan dan penuh senyuman.


"Haah...Rasanya seperti baru keluar dari penjara..."


"Apa..?",Dafa menengok wajah istrinya.


Ia melonggarkan pelukannya dan melihat wajah istrinya yang sedang memandang alam didepannya.


Pagi ini setelah sarapan pagi,mereka memilih duduk diatas padang rumput di depan vila sembari meminum teh hangat,menikmati pemandangan yang seperti surga itu.


"Padahal kita sudah tiga hari disini..tapi aku baru bisa menikmati pemandangan indah ini ck..",gerutunya.


Bukannya tersindir Dafa malah tersenyum gemas,melihat istri kecilnya itu menggerutu sedari tadi.


"Bukannya setiap hari kau bisa melihat pemandangan yang lebih indah dari ini..?"


"Apa...? setiap hari aku hanya berada di kamar saja..!"

__ADS_1


"Haha...bukankah wajah suamimu ini juga indah? harusnya kau bersyukur bisa melihat wajah ini setiap hari..",godanya.


Anya mencubit pinggang Dafa ,lelaki itu hanya mengaduh kecil sembari tertawa puas.


Yaah...selama mereka tiba di Swiss,Dafa tak pernah membiarkan dirinya keluar untuk sekedar jalan kaki mengelilingi vila.


Jangankan jalan-jalan,keluar dari kamar saja Anya sudah bersyukur.


Dafa sungguh mengurungnya seharian ,memberikan cinta yang begitu menggebu sampai Anya kewalahan.


Hari ini saja Anya bisa keluar karena sudah merengek minta keluar rumah dengan dalih ingin melihat keindahan negeri Swiss.


Kalau dia tidak merengek mungkin seharian ini mereka masih di dalam kamar.Mengingatnya saja membuat pipi Anya merona.


"Aku sangat bahagia sayang...terimakasih untuk semuanya...",ucapnya lirih sembari mengeratkan pelukannya.


Ia juga sangat bahagia,sebelumnya ia tak pernah berfikir akan bisa ssbahagia ini menikah dengan kak Dafa.


Tapi nyatanya di setiap harinya,suaminya selalu memberikan hal-hal yang tak pernah Anya duga.


Dirinya yang sebelumnya tak pernah percaya akan cinta kini mulai percaya,tak selamanya apa yang ia fikir itu benar.


Mungkin menilik bagaiamana ia melihat kisah cinta mba Mawar sepanjang hidupnya membuat rasa trauma mengakar dalam dari dirinya.


Namun saat bertemu Kak Dafa semuanya berubah ,benteng yang ia bangun dengan kokoh dan susah payah perlahan roboh.

__ADS_1


Kak Dafa mengajarkan bagaimana ia merasa dicintai dan juga mencintai.Karena cinta akan indah jika kita memilih orang yang tepat.


Anya diam memikirkan sesuatu,wajahnya berubah serius beberapa detik.


"Kak..."


"Hem...?"


Lama tak ada jawaban Dafa menengok melihat wajah istri kecilnya itu.


"Ada apa...?",tanyanya khawatir.


"Eem...tidak jadi hehe..."


"Apa sih...membuat khawatir saja...apa ada yang tidak nyaman?",tanyanya memastikan.


Anya menjawabnya hanya dengan geleng-geleng kepala,kemudian menyedenderkan kepalanya di dada bidang suaminya.


Dafa tak bertanya banyak lagi,ia mencium kening istrinya dengan lembut,ia tak tahu apa yang sedang difikirkan Anya.


Tapi ia pastikan itu bukanlah hal yang buruk,menilik wajah bahagia istrinya yang masih terpancar disana.


Meski kadang Dafa merasa Anya belum sepenuhnya terbuka,tapi Dafa siap...ia siap kapanpun jika suatu saat Anya melontarkan apa yang selama ini dipendamnya.


"Aku akan menunggu...selama mungkin aku bisa menunggu sampai kau mengatakan keinginanmu sayang...dan aku berjanji akan mengabulkan semuanya asalkan aku mampu.."

__ADS_1


Mungkin karena umur pernikahan mereka yang masih terbilang sangat muda,masih banyak pemikiran yang belum terkomunikasi dengan benar antar pasangan.


Tapi Dafa sabar menunggu,toh waktu yang mereka miliki masih panjang,dan masih banyak hal-hal baru yang belum mereka lakukan.


__ADS_2