Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S3 Khilaf


__ADS_3

"ceklek..."


Dafa mengunci pintu rumah setelah mereka masuk,hal itu membuat Anya merasa keheranan.


"Kenapa pintunya dikunci kak?"


"Itu supaya kamu tidak kabur lagi..",ucapnya enteng.


Anya mencibirkan bibirnya,ia tahu kali ini ia yang salah,setelah membaca pesan Dafa tadi kini ia tahu kalau semuanya hanya salah faham.


Di pesan itu terlihat bagaimana hubungan mereka berdua,tidak ada chat romantis ataupun chat sekedar basa-basi.


Wanita itu mengirim pesan karena ingin meminta tolong karena suaminya melakukan KDRT ,wanita itu ingin Dafa membantunya agar terlepas dari suaminya.


Dan pesan itu juga terlihat hanya dilakukan pada hari ini saja,tidak ada pesan lain yang artinya mereka tak pernah chatingan sebelumnya.


Sebenarnya setelah kejadian tadi pagi ia langsung pergi mencoba menenangkan diri.


Anya berusaha mencari solusi untuk hubungan mereka berdua,menilik kejadian mba Mawar dan juga kak Azam yang penuh dengan prasangka dan juga kesalah fahaman,ia tak ingin dirinya juga melakukan hal yang sama.


Anya ingin memastikan semuanya sendiri dengan kak Dafa,ia harus tahu kebenaranya terlebih dahulu sebelum pergi.


Jika kak Dafa benar-benar selingkuh maka ia akan pergi meninggalkan kak Dafa dan melangsungkan kehidapan baru .

__ADS_1


Tapi ternyata memang semuanya hanya salah faham,Anya sedikit malu dan juga marah.


Meski dirinya juga salah disini karena langsung sapah sangka tapi kak Dafa juga salah...kenapa juga kak Dafa membiarkan wanita lain duduk diatas pangkuannya?


"Minumlah dulu...",ucap Dafa sembari menyodorkan segelas air putih di atas meja.


Anya hanya melirik lelaki yang sudah duduk disampingnya,kini mereka sudah duduk diatas sofa ruang tamu.


"Kenapa...? apa kau masih marah padaku? aku kan sudah bilang ini semua salah faham",ucap Dafa lagi.


Ia tahu Anya masih sinis dan juga belum percaya sepenuhnya,dilihat bagaimana cara wanita itu melihatnya.


"Kakak belum menjelaskan semuanya.."


Dafa menghela nafas beratnya,lelaki itu kemudian mengelus rambut gadis ciliknya itu dengan sayang.


Perlahan,Dafa menceritakan semuanya,dari awal mereka bertemu di mall sampai akhirnya Selana mengirim pesan karena meminta tolong sampai mereka bertemu hari ini.


Dafa juga menjelaskan kalau kejadian pagi tadi karena kecelakaan,ia bahkan sampai memperlihatkan adegan itu menggunakan cctv yang ada diruangannya kepada Anya.


"Maaf...",ucap Anya lirih.


Dafa melihat gadisnya itu menundukan kepala menyesal,ia tahu Anya pasti malu dan juga merasa bersalah.

__ADS_1


Tapi Dafa senang,itu artinya Anya sudah membuka hati untuk dirinya.


"Tidak apa-apa...aku senang kamu sudah tidak marah dan salah faham lagi...",jawabnya sembari memeluk Anya .


Dihirupnya aroma gadis itu dalam-dalam,sungguh aroma tubuh Anya adalah aroma terbaik untuk dirinya...begitu menenangkan.


"Jangan pernah tinggalkan aku lagi Anya...aku tidak bisa kalau kau pergi lagi seperti hari ini...",ucapnya di tengah pelukannya.


"Maaf...",hanya itu ucapan lirih yang terdengar.


Dafa tersenyum lagi,ia senang hubungan mereka kini sudah membaik.


"Berjanjilah kau tidak akan begini lagi ...jika ada masalah kita harus membicarakannya bersama...oke..?"


Anya mengangguk sebagai jawaban ,memang benar kunci hubungan adalah saling percaya dan menjaga.


"Maafkan aku kak...aku tidak akan melakukannya lagi"


Dafa tersenyum senang,kemudian menunjuk pipinya sebagai kode.


"Apa itu..?",tanya Anya keheranan.


"Kau harus meminta maaf dengan benar...ini sebagai kompensasi..",jawabnya nakal.

__ADS_1


Wajah Anya perlahan memerah,gadis itu terlihat malu-malu membuat Dafa sangat gemas.


Hingga saat gadis itu mulai memajukan wajahnya secara perlahan,Dafa dengan cepat meraih tubuh Anya dan langsung menciumnya..


__ADS_2