Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S3 Pengganggu


__ADS_3

Brukk...!


"Ah..maaf..maafkan saya",ucap Zio yang tak sengaja menabrak seseorang.


Laki-laki itu berjalan dengan gontai,memikirkan apa yang dikatakan oleh Anya,fokusnya sudah berantakan.


Jangankan melihat dengan benar,mungkin saja ia berjalan tanpa tahu akan pergi kemana...lihat saja ia bahkan menabrak seseorang yang berjalan tepat di depannya.


"Tidak masalah...lain kali hati-hati saat berjalan"


Zio menatap wajah lelaki yang ditabraknya tadi,lelaki dengan wajah yang tampan,memakai baju formal dengan jaz dokter yang dilampirkan di lengannya.


"Apakah dia dokter juga?"


Sepertinya seperti itu...dilihat dari penampilannya dan auranya sudah terasa sangat jelas kalau lelaki itu adalah dokter.


"Maafkan saya...sepatu anda jadi kotor",ucap Zio pada pria itu.


"Tidak apa-apa ini hanya sepatu...jangan terlalu merasa bersalah...lain kali kali anda harus fokus saat berjalan...kalau begitu saya pergi dulu",ucap pria itu sembari menepuk lengan Zio dengan gentle.


Zio bahkan dibuat kagum melihatnya,lelaki itu terlihat sangat bijaksana,senyumnya...cara bicaranya...semuanya terlihat sangat mengagumkan!


Sebagai lelaki ia bahkan merasa ciut.


"Huh...aku bahkan tidak bisa dibandingkan dengannya",ucapnya sembari tersenyum kecil.


Dilihat dari pakaiannya saja ia tahu itu bukan barang murah,Zio tahu merek-merek baju yang mahal dan bukan.


Pekerjaannya yang sebagai fotografer membuat ia tahu banyak hal tentang fashion ,jadi tidak salah kalau ia tahu toral harga yang menempel pada tubuh lelaki itu.


Zio menggelengkan kepala mencoba memfokuskan dirinya lagi,ia bahkan lupa akan pergi keruang dimana ibunya dirawat karena Anya dan juga lelaki yang di tabraknya tadi.

__ADS_1


***


tok...tok...tok...


Suara ketukan pintu membuat Anya yang tadinya sedikit terlelap mengangkat kepalanya dari atas meja.


Wajah sumringah sangat terlihat jelas dari wajah Dafa yang baru masuk kedalam ruangannya.


"Maafkan aku sayang...kau pasti menunggu sangat lama",ucapnya sembari mengelus rambut kekasihnya itu dengan sayang.


"Eem...tidak masalah,aku hanya hanya sedikit lelah",jawab Anya dengan senyuman.


Dafa memeluk kekasihnya dengan erat,seharian ini mereka tidak memberi kabar satu sama lain karena sama-sama sibuk,rasanya sungguh menyiksa.


Dafa ingin Anya selalu ada disisinya tapi itu tidak mungkin,apalagi Anya sedang pada masa sibuk-sibuknya.


"Baiklah..ayo kita segera pulang,malam ini kamu tinggal di apartemenku saja..besok kita akan langsung pergi ke butik dan toko perhiasan"


Apartemen Dafa juga tak jauh dari tempatnya sekarang,jadi mereka bisa menghemat waktu dan tenaga.


Dafa mulai membawakan tas dan barang milik kekasihnya...laki-laki itu memang seperti itu,selalu saja melakukan hal-hal kecil untuk Anya.


Kadang Anya merasa tak enak hati dan kasihan,Dafa juga lelah sama sepertinya tapi lelaki itu kolot dan tak mau kalau ia menolak bantuannya.


Anya tersenyum melihat kak Dafa yang tengah membawakan tas miliknya,lelaki itu tetap terlihat keren dengan tas wanita berwarna kuning ditangannya.


"Aku beruntung sekali tidak kabur dan menolaknya saat itu..."


Anya cengengesan mengingat bagaimana dia menolak kehadiran Kak Dafa sebelumnya,dan sekarang ia merasa sangat diberkahi karena ada lelaki seperti Kak Dafa di sisinya.


Cup...

__ADS_1


Suara kecupan kecil membuat langkag Dafa terhenti seketika...kemudian lelaki itu menoleh kepada kekasih kecilnya yang sedang tersenyum senang.


"Jangan menggodaku...aku tahu kamu sudah sangat lelah sayang",ucapnya sembari tersenyum nakal.


"Apa...? aku hanya memberimu hadiah karena sudah membawakan tasku",


Dafa mencubit gemas pipi kekasihnya,ia senang Anya sekarang sudah banyak berubah,gadis itu bahkan berani menggodanya terlebih dahulu.


"Awas ya...kalau saja kita sudah sah...aku buat kamu..."


"Eh...!"


Belum sempat Dafa menyelesaikan ucapnnya,suara seseorang membuat fokusnya teralihkan.


Dilihatnya lelaki yang tadi menabraknya sedang menatap dirinya dan Anya dengan heran.


Namun tak perlu waktu lama menyadari,Dafa juga faham bahwa sepertinya ada sesuatu dengan kekasihnya Anya.


Dilihat dari cara mereka berdua yang saling menatap,dan Anya yang tak bicara apapun dan mematung disampingnya.


.


.


..."up..!!!"...


......akhirnya bisa up lagi....!,doain semoga author bisa up dengan rajin ya๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ......


...terus dukung author dan kasih author hadiah biar author semangat up..!๐Ÿ˜†...


...aku sayang kalian๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜...

__ADS_1


__ADS_2