Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S3 Buang saja


__ADS_3

Anya menepis tangan yang menarik lengannya dengan cepat.


Begitu sadar akan apa yang tengah terjadi,raut mukanya berubah menjadi sangat tenang dan juga formal.


"Maaf tuan...apa anda mengenal saya?"


Zio yang mendengar perkataan itu terlihat sedikit terkejut,dan tentunya suasana berubah menjadi canggung.


"Apa aku salah orang?",Fikirnya..


Tapi kalau dilihat lagi,memang wanita di depannya ini adalah Anya teman masa kecilnya dulu!


"Anya...? kamu lupa sama aku? aku Zio...!",ucapnya dengan wajah yang masih berbinar.


"Oh..."


"O..oh...?!",jawaban macam apa itu!


Zio mematung mendengar kata "oh" dari mulut Anya sebagai jawaban.


Wanita itu membalas sapaannya seperti angin lalu,dan lihatlah wajahnya sekarang...


Sangat dingin dan tidak ada raut bahagia sedikitpun.


Zio memegang belakang lehernya karena merasa sedikit canggung,sepertinya Anya tidak terlalu senang saat melihatnya.


"A...apa sekarang kau bekerja disini? sekarang kau jadi wanita yang sukses ya..",ucap Zio sembari melirik jas berwarna putih yang dikenakan Anya.

__ADS_1


"Aku masih magang",jawabnya singkat.


Setelah Anya menjawab itu keheningan sesaat tercipta.


"Anya...apa kau marah? kau terlihat tidak senang melihatku".


Anya yang tadinya ingin berbelok pergi berhenti,matanya menatap lelaki yang dulu ia anggap sebagai keluarganya sendiri itu dengan tatapan datarnya.


"Untuk apa?"


"Karena aku pura-pura tidak mengenalmu dulu..dihadapan mamaku...",ucapnya dengan nada lirih.


"Aku bukan orang menyedihkan seperti itu".Jawab Anya.


"Apa kau kira aku akan membencimu karena itu? bukankah itu hal yang sering terjadi? semua orang memang melakukan itu karena suatu alasan...termasuk kamu juga",tambah wanita itu lagi.


"Aku minta maaf...dulu aku masih takut.."


Anya diam tidak menjawab apapun.


"Tapi sekarang aku sudah kuat,aku sudah punya segalanya..aku sudah bisa memberikanmu apapun...dan juga aku bisa melindungimu...",ucapnya lagi,kali ini dengan nada sedikit bersemangat.


Terdengar suara kekehan kecil dari mulut Anya,hal itu tentu saja membuat Zio terpaku dan menghentikan perkataannya.


"Melindungi...? melindungiku dari apa?..aku juga sudah bisa membeli apapun dengan uang yang kumiliki dan aku bisa mengurus diriku sendiri..",masih dengan kekehannya.


Tapi tentu saja,itu sebuah kekehan yang penuh dengan ejekan.

__ADS_1


"Bukan itu maksudku Anya...em,bisakah kita berteman seperti dulu,aku sangat ingin hubungan kita seperti dulu lagi",ucapnya tanpa tahu malu.


"Tidak..aku tidak mau",jawab Anya dengan cepat dan tegas.


"Kenapa?!",Zio sedikit sangat terkejut saat mendengar jawaban Anya.


"Aku hanya tidak mau saja..sudahlah,sekarang anggaplah masa lalu itu tidak ada,dan anggaplah kita tidak saling mengenal untuk kedepannya".


"Apa kau marah karena aku meninggalkanmu dulu tanpa kabar?",tiba-tiba Zio berkata seperti itu.


Membuat Anya mengerutkan keningnya tidak suka.


"Jangan bahas itu lagi,itu hanya masalalu"


"Aku hanya ingin kita seperti dulu lagi Anya...bisakah? ..kita bisa bersama lagi seperti waktu dulu lagi..."


Anya menghembuskan nafas beratnya sejenak.


"Maaf Zio...aku rasa lebih baik buang saja harapanmu itu...masalaluku bahkan tidak ada kamu didalamnya..."


Setelah mengatakan itu Anya langsung masuk kedalam ruang kerjanya tanpa melihat kebelakang lagi.


Meninggalkan Zio yang mematung mendengar perkataan Anya.


Zio pun tak bisa terus memaksa Anya,dirinya yang bersalah disini.


Ia meninggalkan gadis itu sendiri waktu kecil dulu..disaat dirinya sudah berjanji akan melindungi dan berusaha bekerja sama dengan Anya..dirinya malah pergi meninggalkan Anya dan memilih ajakan orang kaya yang ingin mengadopsinya.

__ADS_1


__ADS_2