
Dari ruang tunggu Anya diam mendengarkan lantunan janji yang diucapkan Dafa,tak terasa air matanya jatuh menetes karena haru saat sorakan tamu undangan sampai ditelinganya.
"Saahhhh..."
Semua orang tertawa senang juga ada yang menangis haru,tak terkecuali Mawar dan Anya.
"Selamat adikku sayang...sekarang kamu sudah resmi menjadi istri Dafa...semoga kamu selalu diberkati kebahagian",ucap Mawar.
Anya hanya mengangguk memeluk kakak tercintanya itu,rasa haru dan senang bercampur menjadi satu.
"Sudah-sudah...sekarang berhenti dulu nangis-nangisnya..mempelai pria sudah menunggu dibawah",sela bu Risma kepada kedua perempuan itu.
"Haha....padahal biarin aja mah...biar Dafa ketar-ketir..",ledek Mawar.
"Ish kamu ini..Bu Nisa sudah menunggu di depan loh",tunjuknya pada pintu.
"Jangan lama-lama..tante juga pengin cepet punya cicit kaya mama kamu Mawar..",ucap Bu Nisa.
"Ya ampun tante..masih lamaa",Mawar heran dengan tantenya itu
"Makannya biar cepet ayo kita kebawah...semakin cepet acara selesai kan semakin cepet juga...",ucapan Bu Nisa menggantung,tapi semua orang yang ada di ruangan pasti tahu kelanjutannya.
Tawa canda terdengar keras dilantai itu,yang menjadi topik pembicaraan hanya diam malu-malu dengan wajah yang sudah merah merona.
***
Lagu romantis diputar saat mempelai wanita turun dari tangga,diiringi oleh Bu Nisa dan Mawar disampingnya.
__ADS_1
Suasana terasa sangat romantis,apalagi ruangan yang tadinya terang menjadi redup ,semua tamu diam menikmati suasana .
Wajah Dafa tentu tidak bisa dibohongi,lelaki itu tersenyum lebar saat melihat gadis kecilnya berjalan perlahan menghampirinya.
Dengan gaun yang sangat pas dan cocok,berjalan diantara sususan bunga yang tertata rapi...seperti peri kecil.Cantik.
Masih sedikit jauh jarak diantara mereka,tapi karena tidak sabar,Dafa malah berjalan menghampiri Anya dan menggandengnya.
Tentu saja perbuatannya itu membuat para tamu undangan tertawa sesaat,kemudian suasana kembali tenang saat lagu dansa diputar kembali.
Pasangan pengantin memulai dansa pertama,kemudian diikuti dengan para tamu undangan yang bersedia dansa dengan pasangan masing-masing.
"Kau sangat cantik...",bisik Dafa ditelinga Anya disela-sela dansa mereka.
Wajah Anya merona,hal itu sungguh membuat Dafa merasa sangat gemas.
"Kau juga sangat tampan...suamiku..",ucapnya lirih.
"A..apa..? ulangi lagi...ulangi ucapanmu tadi sayang!",ucapnya sedikit memaksa.
Bukankan dia tidak salah dengar?! Anya menyebutnya "Suamiku...!" ,hati Dafa sungguh berdebar-debar dibuatnya.
"Ti..tidak mau...! salah sendiri tidak mendengarnya dengan baik.."
"Kau benar-benar tidak mau mengatakannya lagi?" ,greget sendiri.
"Tidak..!"
__ADS_1
Dafa mengangkat satu alisnya,kemudian ia tersenyum kecil.
"Baiklah...karena kau tidak mau mengatakannya...akan aku hukum nanti..saat kita sedang berdua saja" ,bisiknya lagi.
Anya reflek memukul dada bidang lelaki yang sudah menjadi suaminya itu ,wajahnya kembali merona.
Tentu saja ia tahu apa yang dimaksud Dafa,lelaki itu sungguh sangat senang menggodanya.
Yang dipukul malah tertawa terbahak-bahak melihat reaksi istri kecilnya itu ,sungguh hari yang sangat membahagiakan.
...
Setelah beberapa menit berdansa,acara dilanjutkan dengan menyapa para tamu undangan.
Tidak sedikit tamu yang meminta foto atau mengucapkan doa dan salam bahagia,hingga akhirnya Dafa memilih untuk mengundurkan diri terlebih dahulu saat melihat Anya sudah kelelahan.
"Apa tidak apa-apa kak? bukankah banyak tamu yang belum menyapa?",ucap Anya tidak enak hati.
Masa pemeran utama pesta hari ini pergi terlebih dahulu?
"Tidak apa-apa...masih ada mama dan yang lain,mereka bisa menemani tamu sampai acara selesai nanti",jawab Dafa santai.
Mendengar itu Anya menurut saja,toh dia juga sudah sangat lelah berdiri sedari tadi.
Tanpa Anya sadari Dafa melakukan kode mata kepada Bu Nisa dengan mengedipkan matanya.
Mamanya juga mengacungkan jempol pertanda semuanya akan beres,setidaknya seperti itu arti dari kode mereka.
__ADS_1
Bu Nisa dengan cepat menyapa tamu yang hendak mengshampiri pasangan suami istri itu ,beliau juga mngatakan bahwa mempelai wanita harus istirahat karena kelelahan.
Padahal itu hanya akal-akalannya saja,supaya bisa cepat dapat cicit.Pikirnya.