Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
Percakapan Singkat


__ADS_3

Dari dalam kamar terdengar deru mobil di halaman depan rumahnya.


"Apa Mas Adi sudah pulang?"


Dengan cepat Mawar merapikan bajunya,kemudian keluar dari kamar.


Namun dilihatnya mertuanya itu menenteng tas besar dengan senyuman yang mengembang.


Mawar melirik mobil berwarna putih yang sudah terparkir di depan rumahnya.


Siapa...? ternyata bukan Mas Adi...


"Siapa ma...?"


Namun pertanyaan itu tak di gubris sama sekali dengan mertuanya,Bu Winar hanya menengok sembari tersenyum smirk kepadanya.


Mawar berdiri di belakag jendela mengamati mobil putih itu,ia tak berniat keluar dan mengantar mertuanya.


Bukannya tak sopan,tapi keberadaannya saja sepertinya enggan di terima,apalagi pertanyaan yang ia lontarkan bahkan tak di jawab dan hanya di balas dengan senyuman meremehkan.


Terlihat seorang perempuan muda keluar dari mobil itu,kemudian membantu Bu Winar mengangkat tas itu dan memasukannya ke dalam mobil.


Lihatlah..mertuanya itu tersenyum dengan cerianya,bahkan sampai mengelus-ngelus lengan wanita muda itu.


Mawar hanya diam saat Bu Winar menengok kearahnya dengan tersenyum jahat lalu masuk kedalam mobil.


"Haaahhh..."Mawar menghembuskan nafas beratnya,mertuanya itu sungguh tak bisa di tebak.


Mawar memilih masuk kamar lagi,sore ini ia tak memasak,rasanya sudah sangat malas,apalagi Mas Adi sudah tak pernah makan malam di rumah.


Suaminya itu hanya makan pada saat akan berangkat kerja saja.


"Apa aku pesan saja ya..?",mengetik-ngetik sebuah aplikasi ojek disana,Mawar memilih beberapa menu food dan memilih makanan yang akan dia pesan.


Setelah memesan menu nasi goreng dan minuman jus buah Mawar kembali terdiam,hidupnya sekarang terbilang serba tercukupi.


Dulu ia bahkan jarang sekali pesan makanan karena sayang uang,sekarang Mas Adi sudah memberikannya uang dapur yang cukup dan Mawar bisa jajan sesuka hatinya.


Tapi entah mengapa rasanya hidupnya kini tak sebahagia dulu,sekarang makanan tidak pernah kekurangan tapi tidak ada orang yang makan di rumah satupun.


Rumah itu tidak terasa harmonis sama sekali,bahkan rumah itu sering kosong.


Lama Mawar tenggelam dalam fikirannya sendiri sampai terdengar ketukan di pintunya.

__ADS_1


Ternyata ojek online sudah datang membawa pesanan makanannya,segera Mawar membayarnya dan bersiap makan di ruang tamu.


Ia akan santai-santai hari ini,makan di depan televisi sembari bermalas-malasan,toh sudah tidak ada kerjaan lagi.


Apalagi baru sore hari,dan suaminya pulang malam hari jadi ia tidak akan melakukan apapun sampai suaminya itu pulang.


Mawar tertawa melihat acara televisi sembari menikmati makanan yang telah ia pesan,ia juga sudah berganti pakaiannya dengan celana pendek dan kaos.


Tadi ia memakai daster panjang karena melihat ada mertuanya,tapi sekarang ia kan sendiri,jadi Mawar akan memanjakan diri sendiri


"Kenapa aku tidak melakukan ini dari dulu ya..?"rasanya sungguh puas bermalas-malasan begini.


Dulu ia tak pernah melakukan itu,jangankan bersantai,ia sibuk mencari uang dan selalu mengerjakan pekerjaan rumah tangga.


Saat Mawar sedang tertawa tiba-tiba ada seorang masuk ke dalam rumahnya.


Mawar mematung melihat suaminya yang sudah berdiri di depan pintu,dan Mas Adi juga terlihat sedikit terkejut karena mendengarnya tertawa begitu keras.


"Ma..mas...?",ia sedikit bingung karena melihat Mas Adi yang sudah pulang,padahal ini baru jam enam sore.


Sudah lama sekali suaminya itu tak pernah pulang lebih awal.


Terlihat Mas Adi berjalan mendekat kearahnya,Mawar masih mematung mengamati langkah demi langkah suaminya yang mendekat ke arahnya.


"Nonton apa..? sepertinya asyik sekali",mencium kening Mawar kemudian duduk di sampingnya.


Bukannya menjawab pertanyaan suaminya ,Mawar malah balik bertanya.


"Tugas mas sedikit hari ini jadi mas sengaja pulang lebih awal",Adi beranjak tidur dan menempatkan kepalanya di atas paha Mawar.


Mawar sedikit terkejut dengan perlakuan Mas Adi yang seperti itu,sudah sangat lama mereka tidak melakukan hal romantis seperti itu.


Tangan Mawar terangkat membelai rambut suaminya,Mas Adi memejamkan mata menikmati moment itu.


"Tadi mama pulang kerumah sebentar...terus pergi lagi dengan seorang perempuan.."


Adi sedikit terkejut dengan perkataan Mawar,terbukti tubuhnya sedikit bereaksi saat Mawar mengatakan hal itu.


"Lalu..?"


"Emm..sepertinya mama memabawa banyak baju deh mas,tasnya juga terlihat penuh"


"Mama nggak ngomong apa-apa ke kamu..?"

__ADS_1


"Nggak mas..mama langsung pergi"


*B*oro-boro ngomong,mertuanya itu bahkan tak meliriknya sama sekali...


"Memangnya mama pergi kemana mas..?


"Mama disuruh pindah nginep di tempat temannya itu..yang pernah mas ceritain,tapi mama bakal pulang sekali dua kali kok.."


Mawar hanya mengangguk saja,toh sebenarnya ia juga lega mertuanya itu keluar dari rumah.


Setelah itu Mawar berhenti berkata,karena ia melihat suaminya itu sepertinya sudah mulai tertidur.


Dan benar saja...Mas Adi sekarang bahkan sudah mendengkur dengan kerasnya,Mawar tertawa melihatnya,ia mengelus wajah suaminya dengan sayang begitu lama.


Sepertinya Mas Adi sangat kelelahan,suaminya itu selalu berangkat pagi dan pulang larut malam,setiap hari liburpun suaminya itu pergi untuk menjenguk mamanya yang menginap di rumah temannya itu,ia tak pernah istirahat sedikitpun.


Setelah beberapa lama Mawar mengambil bantal dan memasangkannya dengan hati-hati di kepala suaminya,Mawar juga melepas sepatu dan kaos kaki yang masih terpasang di kaki suaminya itu dan tak lupa menyelimutinya juga.


Jam sudah menunjukan pukul delapan malam,Mawar telah selesai menyetrika baju kerja yang akan digunakan suaminya itu.


Ia segera keluar ruangan dan hendak melihat suaminya itu sudah terbangun apa belum.


Dan ternyata suaminya masih anteng dan memejamkan mata,dengan pelan Mawar membangunkan suaminya supaya mandi terlebih dahulu.


"Mas...mas..? bangun yuk,aku udah manasin air loh",ucapnya dengan lembut.


Meskipun harus bersabar karena Mas Adi susah sekali untuk bangun,namun akhirnya suaminya itu mau membuka matanya setelah Mawar memanggilnya berkali-kali.


"Mandi mas..aku udah siapin air angetnya"


"Hmm",jawabnya.


"Apa mas mau makan malam?",tanyanya,ia memang belum memasak,tapi jika suaminya mau makan ia bisa memasak makanan yang cepat disajikan.


"Kamu pesan saja makanannya,kamu juga nggak masak kan?" ,katanya sembari mengucek-ngucek mata.


Mawar tersenyum mendengarnya,ternyata Mas Adi memperhatikannya tadi sore,ada bekas bungkus nasi goreng dan botol jus yang telah dipesannya.


"Baiklah..mas mau makan apa..?"


"Apa saja yang penting enak..",katanya sembari berdiri dan melenggang masuk kedalam kamar mandi.


Setelah itu Mawar langsung mengambil hp'nya dan langsung mencari menu yang akan ia pilih untuk Mas Adi.

__ADS_1


*S*epertinya enak..


Mawar memilih beberapa menu makanan yang sekiranya cepat disajikan dan terlihat enak dari restsurant yang dekat dengan rumah mereka.


__ADS_2