Suamiku Menikah Lagi

Suamiku Menikah Lagi
S3 Happy Ending


__ADS_3

Detak jantung Dafa berdegup kencang,entah alasan apa yang membuatnya begitu.


Entah itu karena ia senang atau sedih dengan jawaban istrinya.


"A..aku memang ingin mengejar gelar magister ,tapi itu dulu...sekarang aku tidak ingin..",ucapnya lamat-lamat.


Jawaban Anya itu berhasil membuat Dafa melongo,laki-laki itu bahkan terlihat lebih kebingungan sekarang.


"Ke..kenapa...?",padahal Anya sudah diterima.


"Apa aku berbuat salah? ",bukankah ini yang diinginkan Anya? atau perkiraan Dafa melenceng? tapi ia rasa ia tahu semuanya tentang Anya.


"Tidak..yang semua kakak berikan memang impianku..aku sangat berterimakasih...kakak memberikan semuanya untukku...".


Anya memeluk erat suaminya yang masih terlihat bingung.


"Jangan khawatirkan aku...aku bisa hidup sendiri beberapa saat ,jadi lakukanlah apa yang kamu mau...",ucap Dafa.


"Tidak...bukan itu..aku hanya ingin seperti ini saja...disini bersama suami tercintaku...",akhirnya Anya mengataknnya.


"Tapi kak...aku senang kakak sangat memikirkanku...aku sangat mencintaimu suamiku...",ucapnya lirih.


Dafa tak bisa berkata,matanya bersinar menahan tangis,rasa haru karena sangat senang tak bisa ia ungkapkan.


Anya benar-benar tak ingin pergi dan memilih tetap tinggal bersamanya.


Ditengah suasana haru itu,Anya tiba-tiba menyodorkan dua lembar surat kepada Dafa.


"Bukankah tidak adil jika hanya aku yang mendapatkan hadiah...? aku juga punya dua untuk suamiku",


"Dua?",apa itu..kenapa banyak sekali?


"Dua...satu untuk tahun ini,dan satu untuk hadiah yang tertunda dari tahun kemarin..",jawabnya dengan senyum manisnya.


Dafa terkekeh mendengar jawaban istrinya dengan tangan yang tak sabar ingin membuka kedua surat tersebut.


"Mana yang harus aku buka dulu?"


"Terserah kakak...",jawabnya dengan senyuman lebar.


Dafa bergegas membuka surat pertama,ia terkejut melihat isi surat tersebut.

__ADS_1


Dimana surat itu berkebalikan dengan isi surat yang ia berikan.


Tertera disana Anya sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dokter,hal yang tak pernah ia bayangkan meski sedikitpun!


"A..apa ini sayang...?"


"Jika diizinkan...aku ingin berhenti bekerja sebagi dokter...aku ingin fokus dengan pernikahan kita..."


Dafa mengusap mukanya gusar,ia tak menyangka Anya telah mengambil langkah yang begitu besar dalam hidupnya..dan itu untuk dirinya.


"Apa kau yakin?!",tawarnya sekali lagi.


Anya mengangguk pasti.


"Apapun..apapun yang kau inginkan akan selalu aku dukung Anya,tapi jika kau berubah fikiran katakan saja padaku...aku akan melakukan apapun untukmu".


Anya tersenyum mendengar jawaban suaminya,ia benar-benar tidak salah mengambil keputusan itu untuk Dafa.


"Bukalah...masih ada satu kejutan lagi...".


Mendengar itu dengan cepat Dafa membuka surat yang kedua..kali ini bahkan sampai merobek amplopnya.


"Haaa.....",laki-laki itu tak bisa berkata lagi,tangisnya pecah setelah melihat isi surat tersebut.


"Kau...kau benar-benar ...",tak sanggup melanjutkan ucapannya.


"Terimakasih...terimakasih sayang...ini adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidupku ..."


"Aku juga...",jawab Anya sembari mengeratkan pelukannya.


Lama kedua pasangan itu larut dalam kebahagiaan.


"Jadi...sudah berapa usianya?"


"Empat minggu!",Anya tertawa melihat Dafa yang menangis lagi.


Yah...bagaimana tidak senang? Dafa mendapat dua kejutan yang membahagiakan.


Dan sekarang ternyata dia sudah menjadi ayah! istrinya sudah mengandung dan umurnya bahkan sudah jalan empat minggu!


"Kenapa kau tidak mengatakannya lebih awal?"

__ADS_1


"Ini sebuah kejutan...untuk suamiku yang terbaaaik!"


"Aku tidak tahu harus berkata apa lagi,tapi aku sangat berterimaksih dan aku sangat bahagia...kau benar-benar membuatku gila Anya...",ucapnya sembari memeluk istrinya,tak lupa tangannya mengelus perut Anya yang masih rata.


"Aku senang kau merelakan pekerjaanmu untuk keluarga kita...tapi aku juga ingin kau tetap bisa memiliki hidupmu sendiri...kau bisa tetap bekerja dirumah atau sesekali pergi kerumah sakit sebagai pemiliknya...",Anya terkejut mendengarnya,ia ingin membantah tapi Dafa segera menghentikannya.


"Jangan tolak aku...ini adalah hadiah untukmu sayang...aku akan memberikan asisten yang sangat baik agar kau tak perlu repot-repot mengerjakannya semuanya sendiri...tapi tentu saja sekarang kau harus lebih fokus dengan baby kita..."


Anya diam saja,toh jika dia menyanggah Dafa akan tetap kukuh dengan keputusannya.


"Terserah saja...lagipula aku punya suami yang sangat sempurna,aku tidak perlu khawatir karena pekerjaan bukan..",godanya sembari mengedipkan matanya.


Dafa tertawa puas mendengar godaan istrinya,sekarang tingkat percaya dirinya naik seribu persen karena pujian Anya.


"Tentu saja..kau punya suami yang sangat diandalkan...nah sekarang...kita harus cepat masuk rumah,udara dingin tidak baik untuk wanita hamil...",ucapnya sembari berdiri kemudian menggendong Anya ala bridalstyle.


"Eh...ke..kenapa aku digendong? kita bahkan belum makan...".


Makanan yang disajikan Dafa bahkan belum tersentuh sedikitpun.


"Aku akan membawakannya untukmu nanti,sekarang kita masuk dulu",ucapnya sembari menggendong Anya menuju lift.


"Tapi aku bisa berjalan sendiri..."


"Tidak...!wanita hamil harus berhati-hati...mulai sekarang aku akan menggendongmu meski kau ingin pergi ke kamar mandi..."


"Apa...? Tidaaakkk...!"


Anya menjerit didalam hati,matanya menatap makanan dengan nyalang disela pintu lift yang mulai menutup.


Huft..sepertinya kehidupan normalnya akan hangus melihat sifat posesif suaminya setelah ia hamil!


...*THE END*...


.


...Hallo para readers ku tersaayaanggg😆😆...


...Akhirnya cerita ini tamat😆,terimakasih atas semua dukungan kalian yang setia menunggu up dari author yang sering nggak jelas jadwalnya.🥺🤗...


...Terus dukung author dan ikuti novel-novel author yang lain ya...😘...

__ADS_1


...Semoga setelah cerita ini tamat ,akan author lanjutkan untuk novel yang sempat berhenti,semoga kalian suka dengan ceitanya....


...Aku sanyang kaliaaann banyak-banyakkk❤❤❤...


__ADS_2