
Didalam ruangan pertemuan 'Perusahaan AmJung' tempat dimana diskusi sedang berlangsung...
"Tuan muda YoLang...! berapa lama kami harus berlatih untuk mendapatkan kekuatan seperti yang tuan muda sampaikan...?", tanya seseorang.
"Tuan muda...! apakah orang seperti saya yang sudah berumur 60 tahun masih bisa ikut berlatih...?", kata yang lain.
"Bagaimana dengan istri dan anak perempuan saya...? apakah mereka juga bisa...?", seorang pria muda berkata.
"Semua bisa...! hanya 1 syaratnya yaitu berkemauan keras untuk menjadi lebih kuat dari sebelumnya...! kemudian untuk mendukung seseorang menjadi kuat dengan cepat harus mempunyai hati yang bersih, jujur, dan menjujung tinggi rasa keadilan kepada setiap makhluk hidup...!", kata YoLang.
"Dan ada beberapa macam sumberdaya yang akan membantu setiap pembudidaya hawa murni dalam berlatih... diantaranya mengkonsumsi Pil Energi dan Pil Stamina serta Tanaman Herbal yang memiliki sumber energi...!", katanya melanjutkan penjelasannya.
"Begini saja...! saya dan keluarga saya akan membantu mewujudkan impian seluruh anggota keluarga Am'... hanya saya mohon untuk merahasiakannya dari orang luar...! cukup hanya diketahui oleh keluarga besar Am'...! hal ini saya mohon kepada kakek AmHudi untuk mengawasinya...!", kata YoLang kemudian.
"Saya bisa menjamin akan hal itu tuan muda Yo...! dan akan memberikan hukuman yang setimpal kepada yang berani mengkhianati keluarga Am' ini...! dan sebagai bentuk ketulusan dan ungkapan terimakasih kami kepada tuan muda dan keluarga saya akan mengangkat 'Ikatan Keluarga' dengan keluarga tuan muda...! bagaimana...? apakah kalian setuju...!", kata kakek AmHudi kepada YoLang dan kepada semua yang hadir.
"Setujuuu...!", kata mereka semua dengan kompak.
"Baiklah kalau begitu...! dan mulai saat ini saya YoLang mengangkat keluarga besar Am' sebagai keluargaku juga...! dan mohon jangan ada lagi sebutan tuan muda lagi... karena terdengar agak aneh ditelinga saya...!", kata YoLang dan disambut dengan meriah oleh semua yang hadir diruangan itu.
"Ahh... baiklah nak YoLang...! saya sebagai pemimpin keluarga besar Am'...! mengundang seluruh anggota keluarga nak YoLang untuk menghadiri upacara pengangkatan keluarga pada besok hari...! dan juga peristiwa bersatunya kedua keluarga ini harus kita rayakan...! hehehe...", kata kakek AmHudi.
__ADS_1
Pertemuan malam itu sungguh sangat mengejutkan YoLang karena tidak menyangka keluarga besar Am' dibawah kepemimpinan kakek AmHudi akan menjadikannya sebagai anggota keluarga, terlebih lagi akan diadakan upacara pengangkatan keluarga yang sepengetahuannya upacara seperti itu diadakan dengan memberikan beberapa tetes darah dan mengucapkan sumpah dan janji setia sambil menghadap Langit. Dan segera dia kembali ke kapal Naga Laut dimana semua anggota keluarganya berada, kemudian memberitahukan hal tersebut kepada kedua orangtuanya dan ibu Maya kemudian kepada ayah mertuanya dan seluruh anggota keluarga Lun serta kepada kedua istrinya dan sang adik.
Keesokkan harinya terlihat sebuah kesibukkan disekitar halaman gedung perusahaan AmJung, banyak anggota keluarga Am' yang sedang mengatur sebuah panggung dan tenda-tenda kain disekitar gedung tersebut. YoLang kemudian mengajak seluruh anggota keluarganya untuk turun dari kapal dan menuju tempat kesibukan terjadi dan membantu menyiapkan tempat acara tersebut bersama-sama keluarga Am' yang sudah lebih dulu memulainya, dengan penuh keakraban mereka menyelesaikan tempat upacara itu dalam waktu singkat. Prosesi upacara 'Ikrar Keluarga' berlangsung saat tengah hari, dari keluarga Am' diwakili oleh kakek AmHudi dan dari pihak keluarga YoLang diwakili langsung olehnya karena dia dianggap sebagai pemimpin keluarganya saat ini walapun masih ada yang lebih tua darinya yaitu sang ayah PiYo.
Setelah upacara ikrar keluarga selesai bersama mereka menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh anggota keluarga, anggota keluarga YoLang berjumlah 15 orang dan dari pihak keluarga Am' berjumlah 121 orang sudah termasuk anak-anak. Dan disela-sela acara makan bersama itu YoLang yang duduk disamping kakek AmHudi dan mengatakan,..
"Kakek...! apakah ada lahan yang cukup luas dan agak tersembunyi untuk kita bangun tempat latihan bagi seluruh anggota keluarga kita...?", tanya YoLang.
"Hmm... ada lahan yang luas tapi agak jauh dari sini... jaraknya seitar 5 km kearah Hutan Besar disamping aliran sungai kecil... disana ada tempat penampungan kayu milik keluarga kita...!", kata kakek AmHudi.
"Mmm... itu terlalu jauh... saya menginginkan sebuah tempat yang dekat dengan tempat tinggal seluruh anggota keluarga...! mmm... bagaimana dengan gedung ini...? mungkin bisa kita manfaatkan untuk tempat latihan itu ditambah dengan halaman samping gedung yang saya lihat masih luas...!", kata YoLang.
"Ya benar juga...! dan agar tidak terlihat oleh banyak orang...? kita akan bangun 1 gedung besar lagi didepan gedung ini sebagai gantinya sekaligus bisa menutup pandangan orang luar terhadap gedung ini...!", kata kakek AmHudi.
"Ya... dengan keahlian semua saudara-saudaramu tidak akan butuh waktu yang lama untuk membuat gedung yang baru...! yah... semoga mereka cepat berlatih dan mendapatkan kekuatan...! karena saya berharap keluarga kita akan menjadi pembuat kapal besi pertama diseluruh benua ini...! hehehe...", kata kakek AmHudi.
"Kakek apakah pernah mendengar tentang adanya tambang bahan logam dibenua ini...?",
"Hmm... sebentar... AmPhing mendekatlah kesini...! ada sesuatu yang akan ditanyakan saudaramu YoLang...!", kata kakek AmHudi kemudian memanggil saudara AmPhing.
"Ya kakek...!", kata Amphing setelah berada didekat YoLang dan kakek AmHudi
__ADS_1
"Ini... saudaramu YoLang... ingin mengetahui apakah dibenua Pulau Merah ini ada terdapat tambang bahan logam...? kalau kau mengetahuinya dimana letak tambang tersebut...?", kata sang kakek
"Hmm... aku pernah mendengarnya kek...! kalau tidak salah tambang biji besi... berada disebelah utara kota Batu dan di sepanjang aliran sungai Molobar...! dan sepengetahuan saya mereka mengambilnya hanya diatas tanah dan tidak menggali...!", kata AmPhing menjelaskan.
"Nah... itu informasi yang bagus...! jarak kota Batu tidak terlalu jauh dari sini...! hanya butuh waktu 10 hari untuk sampai kesana...! bagaimana nak Yo...?", kata kakek AmHudi.
"Kita akan cari waktu untuk melihat kesana... yang penting kita sudah tau tempatnya...!", kata YoLang kemudian menikmati kembali makanannya.
Acara hari itu berlangsung meriah dan berlangsung sampai malam hari, dan sekembalinya kekapal Naga Laut YoLang membuat beberapa salinan teknik sederhana yang mudah untuk dipelajari mulai tingkat dasar sampai tingkat langit yang terdiri dari teknik meditasi, teknik penguatan tubuh dan tulang dan teknik bertarung tangan kosong maupun dengan senjata. Kemudian di juga telah menyiapkan Pil Energi dan Pil Stamina serta berbagai jenis senjata dari tingkat dasar sampai tingkat langit serta senjata kayu untuk latihan. Setelah itu dia mengeluarkan Jula dari dalam dunia jiwanya dan mengajaknya terbang sambil berkata...
"Jula tandai dermaga ini dan sekitarnya sampai radius 1 Kilometer...! ini adalah tempat tinggal saudara-saudara baru kita... mereka adalah keluarga Am' ahli membuat kapal layar...!", kata YoLang.
Khaakkk...
"Bagus... ayo terbang yang tinggi...! aku mau menandai beberapa lokasi...! terutama dibagian hutan besar... ayo kita mengarah kesana...!", kata YoLang mengajak Jula kearah Hutan Besar.
Diatas udara kota Sompoi YoLang mulai menandai beberapa tempat yang terlihat dengan jelas, kemudian dia mengarahkan Jula siHitam untuk terbang dengan cepat menuju kawasan Hutan Besar mengikuti aliran sungai kecil yang datang dari dalam kawasan hutan besar tersebut. Dia melihat betapa luasnya hutan besar itu dengan pohon-pohon yang besar dengan rata-rata umur pohon diatas 50 tahun bahkan ada yang sudah diatas 100 tahun, ada juga berbagai jenis hewan buas didalam hutan tersebut dan banyak yang sudah memiliki Inti hewan karena sudah berada ditingkat 8 dan 9 dan didalam pikirannya inti hewan buas itu akan menjadi sumber daya yang bagus untuk peningkatan kekuatan bagi seluruh anggota keluarganya.
YoLang lebih jauh menelusuri kawasan tiga buah gunung tinggi yang berada dipusat hutan besar yang juga menjadi perbatasan antara daratan atas dan daratan bawah, dengan kemampuan spiritualnya YoLang bisa merasakan bahwa diketiga gunung tersebut terdapat 3 macam kandungan tambang yang berlimpah, di dalam gunung yang tertinggi dia merasakan kandungan material batu yang sudah sangat tua yaitu Intan dan emas serta beberapa jenis batu giok didalamnya, digunung kedua dia merasakan adanya kandungan biji baja karbon dan biji besi putih kemudian digunung yang ketiga terdapat kandungan biji besi, perak dan perunggu. YoLang juga melihat hamparan Pohon Kayu 'Maha Dewa' berumur 100 tahun keatas yang berada dikaki ketiga gunung tersebut, Sungguh suatu tempat yang bergelimangan harta dan belum pernah dijamah oleh seorang manusia.
YoLang mulai membuat rencana untuk mendatangi tempat-tempat yang sudah ditandainya, dia merencanakan untuk mengambil sedikit demi sedikit sesuai dengan kebutuhannya karena bisa saja dia memindahkan ketiga gunung tersebut atau ratusan batang pohon 'Maha Dewa' kedalam dunia jiwanya tapi dia tidak melakukannya karena akan mengganggu keseimbangan hutan besar itu. Dia hanya akan memilih pohon-pohon yang sudah berumur 100 tahun keatas, demikian juga dengan kandungan mineral dan bahan logam di ketiga gunung tersebut hanya dia ambil sesuai kebutuhan untuk membuat beberapa kapal saja dan untuk membuat senjata bagi anggota keluarga Am'.
__ADS_1
YoLang kemudian bergerak kearah timur untuk melihat situasi dan keadaan kota Batu, setelah menandainya dia bergerak kearah utara mencari tempat tambang biji besi yang dikatakan AmPhing. Dan benar saja setelah mendekati aliran sungai Molobar dia merasakan hamparan biji besi yang berada diatas permukaan tanah dan menyebar luas disepanjang aliran sungai dan dihutan sekitarnya, kemudian dia melewati aliran sungai itu dan tetap dibawa terbang oleh Jula siHitam menuju terus kearah utara dan mendapati kota Rawa yang arah bagian barat lautnya hanya terlihat kawasan rawa yang sangat luas. Karena tidak menemukan sesuatu yang spesial dia melanjutkan dan mengarahkan Jula siHitam kearah barat, dimana kota Bening berada dan setelah mencapai kota terebut dia langsung menandai beberapa lokasi strategis.
YoLang membawa siJula mengarah kelokasi dimana kota kerajaan Wuyang berada yaitu kota Nagari, dari atas langit dia melihat keberadaan kota kerajaan tersebut sambil menandai beberapa lokasi dan kemudian dia kembali kekota Sompoi pada pagi harinya. Didalam kamar YoLang melakukan meditasi sambil menunggu pagi hari.