
Seminggu kemudian YoLang kembali ketempat latihan para anggota keluarga dan Pasukan Naga dan menemui Bao Qian dan Bao Jian yang sedang berlatih penguatan tubuh, otot dan tulang dengan bimbingan paman Wang Yhu terlihat juga ditempat itu bibi Sun Liang yang setia menemani sang calon suami Wang Yhu dalam proses latihan kedua jenius itu...
"Ehh... ada bibi juga disini... bagaimana khabarnya bibi Liang...?", sapa YoLang saat berada didekat mereka.
"Ahh.. tuan muda... saya baik-baik saja... ini saya lagi menunggu Wang Yhu yang akan mengajarkan saya teknik bermain busur panah... katanya senjata itu yang cocok dengan saya...", tutur bibi Sun Liang.
"Hmm... ya... kalau merasa sudah cocok dengan menggunakan busur panah silahkan saja bibi Liang senjata jenisnya sama yang digunakan oleh YoLun istri saya... nanti silahkan memilihnya digudang senjata...! dan paman Wang Yhu... biar saya ambil alih melatih Bao Qian dan Bao Jian... silahkan paman mengantar bibi Liang untuk mencari senjata yang pas untuknya...",kata YoLang.
"Baik tuan muda... kami permisi dulu...", kata paman Wang Yhu kemudian mengajak sang kekasih menuju gudang senjata.
Kemudian YoLang mulai memberikan instruksi kepada kedua jenius itu setelah melihat sekilas latihan mereka sebelumnya, kemudian sambil mengevalusi perkembangan hasil latihan mereka dalam seminggu ini...
"Sudah cukup bagus... sekarang ulangi lagi latihannya dengan tempo yang lebih cepat lagi... hal akan lebih cepat menguatkan tubuh dan otot kalian... jika sudah berhasil melampaui target waktu seperti yang saya katakan... berikutnya akan saya beri tambahan pengetahuan baru... nah lanjutkan saya akan melihatnya...", kata YoLang membimbing Bao Qian dan Bao Jian.
"Baik tuan muda... akan kami ulangi lagi latihannya...", kata Bao Qian.
"Ya... bagus... lompat yang tinggi dan angkat kakinya... bagus Jian... ya seperti itu...", suara YoLang memberikan instruksi kepada mereka berdua yang sedang melatih otot kaki dan otot tangan.
"Bagus... ulangi sampai 5 kali kemudian lanjut pelatihan penguatan jiwa dilorong ilusi itu... lakukan juga sebanyak 5 kali... selanjutnya beristirahat nanti disambung lagi 2 jam kemudian dengan berkultivasi dalam menara sampai tengah malam...!", kata YoLang melanjutkan instruksinya kepada Bao Qian dan Bao Jian.
YoLang membimbing kedua jenius itu sampai siang hari kemudian menuju kediaman para Pasukan Naga dan menemui ayah para jenius yaitu Bao Cheng...
"Bagaimana perasaan paman setelah berada dikediaman ini...?", tanya YoLang.
"Sungguh nyaman tuan muda... semua orang disini memperlakukan saya seperti keluarga dekat saja... padahal kami baru seminggu bertemu... dan saya juga sudah mulai berlatih dan berkultivasi itu berkat bantuan saudara-saudara Wang Yhu, Lung Wei dan Xong Te... mereka sangat memperhatikan kedua putra saya juga...", kata paman Bao Cheng.
"Ya... seperti itulah semua anggota keluarga besar Naga Emas... baik selanjutnya saya akan menanyakan tentang bibi Erl Wang yang menghilang itu... apakah paman pernah melihat suatu kebiasaan yang aneh dalam aktivitas keseharian bibi Erl Wang...", tanya YoLang menyelidik keberadaan bibi Erl Wang ketika hidup bersama paman Bao Cheng.
"Sepertinya sama seperti kebanyakan perempuan... bekerja didapur... menata rumah... ya semua pekerjaan perempuan jika dirumah... hmm... sebentar... saat malam hari jika melihat bulan dia akan berlama-lama diluar rumah...", kata paman Bao Cheng menjelaskan.
"Apa pernah melihat bibi Erl Wang berlatih beladiri atau berkultivasi...?", kata YoLang melanjutkan.
"Waktu baru menikah saya pernah mengajaknya untuk ikut berlatih dan berkultivasi disebuah Sekte yang berada diKota Raja... tapi Erl Wang menolaknya dengan alasan ingin secepatnya memiliki keturunan... padahal maksud saya agar dia bisa lebih mahir sampai ahli dalam ilmu alkemis dan pengobatan jika tingkat kekuatannya semakin tinggi... tapi begitulah setelah Bao Jing lahir... dia mulai berlatih mandiri dirumah sambil mengurus Bao Qian yang berusia 2 tahun lebih dan Bao Jian baru berusia 3 bulan... dan tiba-tiba seminggu kemudian setelah kepulanganku dari berburu hanya mendapati kedua putraku yang sedang menangis didalam kamar... ada 7 keluarga yang berada didesa Wu Lei juga tidak mengetahui tentang hilangnya Erl Wang... hahh...", kata paman Bao Cheng mengingat kejadian 17 tahun silam.
"Begini paman... sepengetahuanku pemilik batu 'Mutiara Biru' yang paman tunjukkan kepadaku adalah seorang dari Ras Elf atau Peri... karena 'Mutiara Biru' adalah identitas para peri yang berprofesi sebagai tabib mereka dikenal dengan 'Elf Biru' atau 'Peri Biru' dan hal itu dapat dibuktikan dengan 2 putra paman dan bibi yang mempunyai sebuah keistimewaan atas tubuh mereka yang tidak ditemukan kepada manusia biasa...", kata YoLang memberikan penjelasan tentang kelebihan yang dimiliki oleh Bao Qian dan Bao Jian.
"Ohh... begitu...? ahh... aku tidak pernah mengetahui akan hal itu...! jadi apakah Erl Wang sudah kembali ketempat asalnya...?", kata paman Bao Cheng.
"Kemungkinan besar iya... dan akan tiba waktunya kita mencarinya di Alam Dewa nanti... untuk itu paman dan kedua putra paman harus giat berlatih dan berkultivasi... setelah tingkat kekuatannya sudah berada diRanah Alam Dewa kita akan pergi kesana untuk mencari bibi Erl Wang...!", kata YoLang memberikan penjelasan dan harapan kepada Bao Cheng.
"Baik tuan muda... kami akan giat berlatih dan berkultivasi...!", kata paman Bao Cheng bersungguh-sungguh.
Waktu terus berlalu dan kehidupan anggota keluarga Naga Emas dipuncak tertinggi pegunungan pedang berlangsung dengan baik dan nyaman demikian juga yang berada di Kota LoSian, Kota SeoMoi, Desa Ujung dan Desa JingBun mereka saling berkunjung sekedar untuk mendapatkan pengetahuan baru atau saling melepas rindu karena telah terjadi ikatan kekeluargaan yang akrab diantara mereka. Bao Qian dan Bao Jian telah mulai berlatih dengan senjata setelah diberikan teknik-teknik yang sesuai dengan keistimewaan mereka, Bao Qian dengan 'Tubuh Yang' disertai kekuatan elemen Api dan Angin bawaan sejak lahir miliknya memegang senjata Tombak tingkat Surgawi buatan YoLang yang dia beri nama 'Tombak Badai Api' dan juga YoLang telah menyiapkan senjata tingkat Ilahi ciptaannya ketika tingkatan kekuatan Bao Qian telah mencapai Ranah Alam Dewa yaitu 'Tombak Langit Membara', sementara itu Bao Jian dengan 'Tubuh Setengah Roh' serta kekuatan elemen Kayu dan Tanah bawaan sejak lahir miliknya memegang senjata tingkat surgawi 'Pedang Pembelah Bumi' dan senjata tingkat Ilahi 'Pedang Badai Gurun' sebagai persiapan saat tingkat kekuatannya sudah layak untuk memegang senjata tingkat Ilahi tersebut.
Demikian juga dengan paman Bao Cheng yang sudah disiapkan YoLang sebuah senjata Golok tingkat surgawi dan bibi Sun Liang dengan senjata Busur Panah tingkat surgawi, dan saat ini peningkatan kekuatan seluruh anggota keluarga Naga Emas mengalami peningkatan yang besar...
__ADS_1
Tingkat Kekuatan Keluarga Naga Emas diPuncak Gunung Pedang
- YoLangb - Jendral Dewa Giok - 3
- YoLun - Dewa Spiritual Emas - 5
- Mayang - Dewa Spiritual Emas - 5
- Lory Mei - Dewa Spiritual Emas - 7
- P i Y o - Dao - 5
- MaiLang - Dao - 3
- Lun Ping - Dao - 1
- M a y a - Holy Tyrant - 5
- Lun Gon - Dao - 3
- Ang Nie - Holy Tyrant - 2
- Lun Lang - (---)
- Ai Yun - Dao - 2
- Lun Fei - Dao - 4
- Ai Yin - Dao - 2
- AnBin - Holy Tyrant - 3
- Mu Lei - Holy Tyrant - 1
- AnTam - Holy Tyrant - 2
- Yue Chan - Tyrant - 4
- AmPhong - Dao - 4
- Yi Hua - Tyrant - 4
- Am YiHua - Holy Tyrant - 1
- MuDhong - Dao - 4
__ADS_1
- SunLeiyin - Tyrant - 4
- Whang Yhu - Dao - 5
- Sun Liang - Raja Awal
- Xong Te - Dao - 5
- Bhu Ying - Dao - 1
- Lung Wei - Dao - 5
- Ing Hua - Dao - 3
- Xiao Lai - Dao - 4
- PrapatTung - Dao - 4
- Weng Sin - Dao - 2
- Deng Sun - Dao - 3
- Yastaki - Dao - 3
- Bao Chen - Raja Puncak
- Bao Qian - Kaisar Akhir
- Bao Jian - Kaisar Akhir
- J u l a - Emperor - 1
- J u l i - Emperor - 1
- Z h u - Kaisar Mahir
- Z h i - Kaisar Mahir
- 50 Pasukan Naga (Nirwana Mahir)
- 76 Pasukan Putri Naga (Kaisar Puncak)
- 340 Pasukan Boneka (Kaisar Akhir)
- 8 Pelayan Istana Naga Emas (Jendral Akhir)
__ADS_1