
Matahari baru memancarkan sinarnya dari ufuk timur benua tengah, pemandangan terbitnya sang matahari dapat terlihat dengan jelas dari kota Fang Dong karena letak dan posisi kota yang berada dibibir pantai timur Daratan Dong Yan, YoLang dan YoLun berjalan memasuki kawasan pelabuhan dan melihat beberapa kapal layar berukuran besar sedang bersandar didermaga pelabuhan. Didalam sebuah restoran pasangan suami istri itu mulai mencari informasi dan mendengar percakapan para pengunjung yang berada didalam restoran tersebut, semua percakapan yang dapat ditangkap oleh YoLang dan YoLun hanya membicarakan sekitar perdagangan dan rencana perjalanan beberapa orang yang akan mengunjungi benua timur. YoLang belum menemukan sosok yang pernah atau berasal dari benua timur itu, akhirnya mereka berdua memutuskan untuk mendekat kedermaga pelabuhan dimana terdapat 4 buah kapal layar berukuran besar sedang bersandar dengan harapan salah satu dari kapal layar yang sedang bersandar it berasal dari benua timur.
YoLang dan YoLun mulai mengarahkan fokus kekuatan spiritual mereka kearah para anak buah kapal yang sedang bersandar didermaga pelabuhan, dan mendapati ada 2 buah kapal yang dalam pikiran anak buah kapalnya memiliki ingatan-ingatan tentang sebuah daerah yang mungkin berada dibenua timur karena dalam pikiran mereka ada disebutkan nama-nama kota dan tempat yang belum pernah didengar oleh YoLang. Untuk memastikan Yolang mencoba bertanya kepada salah satu anak buah kapal yang kebetulan turun dari atas,...
"Maaf paman... apakah kapal ini akan menuju kebenua timur...?", tanya YoLang dengan cepat karena melihat orang tersebut sedang tergesa-gesa.
"Ahh... benar tuan muda... kami akan segera berangkat... tapi kapal 'Penjelajah Laut - 1' ini sudah penuh dengan barang muatan dan penumpang... sudah tidak ada tempat lagi diatas kapal... tuan muda bisa menunggu kapal 'Penjelajah Laut - 3' itu... mereka masih menerima penumpang dan muatan barang... silahkan tuan muda menghubungi agen pelayaran yang berada dikantor penguasa pelabuhan karena disana tempat pembelian tiket perjalanan...", kata orang tersebut memberikan penjelasan dan tanpa dia sadari YoLang telah menyerap ingatannya yang berhubungan dengan lokasi dan tempat-tempat yang berada di benua timur.
"Ohh... begitu...! baik... terima kasih informasinya paman... dan selamat berlayar...!", kata YoLang kemudian menjauh dari dermaga pelabuhan itu.
"Bagaimana suamiku apa kamu sudah mendapat informasinya...?", tanya sang istri.
"Iya... aku sudah mendapat beberapa informasi tentang beberapa kota dibenua timur itu... tapi kita akan mencoba mencari informasi lain... ayo kita cari perpustakaan kota... siapa tau disana ada terdapat peta atau buku tentang benua timur...", kata YoLang kemudian mengajak sang istri menuju keperpustakaan kota.
__ADS_1
15 menit kemudian pasangan suami istri itu menemukan gedung perpustakaan kota yang berada dipusat kota dan berhadapan dengan gedung penguasa kota Fang Dong, mereka berdua memasuki gedung perpustakaan itu dan bertanya kepada petugas penjaga perpustakaan...
"Selamat siang paman... kami membutuhkan peta dan buku tentang benua timur... apakah ada tersedia diperpustakaan ini...?", tanya YoLang kepada sang petugas.
"Ohh... itu dirak buku deretan kedua bagian tengah... disitu terdapat semua buku dan ada beberapa buah peta yang dapat memberikan informasi tentang benua timur... silahkan check disana...", kata sang petugas mengarakan YoLang.
"Ahh... baik... terimakasih paman...", kata YoLang kemudian segera bergerak menuju tempat yang disampaikan petugas perpustakaan tersebut.
"Ahh... banyak buku tentang benua timur disini... hmm... ini petanya ada 2 macam...", kata YoLag sambil bergumam.
"Hmm... baik ambil saja kedua peta ini dan 4 buah buku itu...", kata YoLang kepada sang istri.
Setelah membayar biaya kedua peta dan 4 buah buku mereka mencari tempat untuk mulai membaca dan mencerna informasi yang berada didalam buku dan peta tersebut, ruangan baca terletak dilantai 2 gedung perpustakaan itu dan didalamnya sudah ada beberapa orang yang terlihat sedang fokus membaca buku-buku dihadapan mereka. YoLang dan YoLun mengambil tempat disudut ruangan baca tersebut dan mulai membaca dan melihat peta yang mereka baru beli itu, pertama informasi dari peta yang menggambarkan benua timur yang luasnya hampir sama dengan luas benua tengah, terdapat 3 daratan yang membagi benua timur yang disebut daratan timur, tengah dan daratan barat. Masing-masing daratan dikuasai oleh sebuah kerajaan dan tidak ada kekaisaran disana, informasi dari peta juga menunjukkan masing-masing daratan mempunyai sebuah pelabuhan besar yang menjadi jalur lintas kapal kapal layar yang melayani pelayaran antar benua atau pelayaran lokal dibenua timur sendiri.
__ADS_1
Informasi dari 4 buah buku yang mereka dapatkan memberikan gambaran sejarah berdirinya 3 Kerajaan yang menguasai ketiga daratan kemudian informasi jumlah penduduk, jumlah kekuatan yaitu Sekte atau Klan serta tingkat kekuatan mereka juga sumber daya alam yang dimiliki disetiap daratan. Dari dalam buku juga YoLang dan YoLun mendapatkan informasi kejadian-kejadian aneh yang pernah terjadi disana serta lokasi kejadiannya,...
"Hmm... aku kira informasi yang kita dapatkan ini sudah cukup... bagaimana menurutmu...?", tanya YoLang kepada sang istri.
"Terserah kamu saja bagaimana baiknya... tapi sebaiknya kalau akan berpindah kebenua timur dilakukan saat malam hari saja... agar tidak menarik perhatian banyak orang saat kamu muncul dari kekosongan... karena kita tidak tahu persis lokasi yang ada dalam ingatanmu itu apakah benar-benar didaerah yang jauh dari pemukiman atau tidak...", kata Mayang memberikan usulannya.
"Baik istriku... aku akan berpindah saat malam hari nanti... dan sekarang apakah kita akan mencari hotel atau bagaimana...?", tanya YoLang kepada sang istri dan meminta pertimbangannya.
"Hmm... ayo kita melihat-lihat Kota Fang Dong ini... siapa tahu ada yang menarik dipusat kota...", kata YoLun mengajak sang suami.
"Baiklah... ayo... siapa tau ada taman kota didalam sana... kita bisa duduk-duduk ditaman itu sambil membaca 2 buah buku yang belum selesai kita baca...", kata YoLang kemudian keduanya bergerak mengitari kota mencari tempat yang tepat dan nyaman untuk mereka datangi.
"Nah... itu taman kotanya... ayo kita kesana...", kata YoLun yang melihat lokasi taman kota.
__ADS_1
Mereka mencari tempat yang teduh dan nyaman disudut taman dan berada dibawah sebuah pohon yang cukup besar, disekeliling tempat mereka duduk terdapat hamparan bunga-bunga berwarna warni yang menghias taman kota tersebut. Belum banyak pengunjung yang datang didalam taman kota itu karena hari masih beberapa jam lagi menjelang sore, hanya ada beberapa orang lanjut usia yang terlihat sedang duduk berhadapan seperti sedang bermain catur dan anak-anak kecil yang sedang bermain ditengah taman kota tersebut. YoLang dan YoLun larut dalam bacaan mereka masing-masing sambil mencerna informasi-informasi yang berguna untuk mereka gunakan dalam petualangan mereka dibenua timur, tambahan informasi yang didapatkan YoLang tentang sumberdaya pertambangan yang terkandung didalam tanah yaitu didaratan timur benua itu.
Tambang bahan logam yaitu biji besi putih yang diperlukan dalam pembuatan senjata itu terdapat disebuah pegunungan didaratan timur yang dinamakan dengan 'Pegunungan Ular Putih', tempat tersebut dinamakan demikian karena kawasan tambang tersebut yang banyak terdapat Ular Putih yang sangat berbisa, jenis ular yang jarang ditemukan ditempat lain dan hanya ada dilokasi dimana tambang biji besi putih itu berada. Menjelang malam pasangan suami istri itu bangkit dari tempat mereka duduk dan mulai mencari tempat sepi untuk membuat gerbang teleportasi, tapi sebelum itu Yolang mengirim sang istri YoLun kedalam dunia jiwanya dan dan kemudian dia mulai membuat sebuah gerbang teleportasi antar benua sambil fokus mengingat sebuah lokasi di benua timur sesuai dengan informasi yang dia dapatkan dari ingatan seorang anak buah kapal didermaga pelabuhan Kota Fang Dong.