
"Bagus paman Xong Te...! informasi ini akan sangat berguna bagi kita...! nah... jika dibandingkan dengan tingkat kekuatan kita...! bagaimana...?", kata YoLang kepada ke-6 Jendralnya.
"Benar tuan muda...! kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk lebih meningkatkan kekuatan kami dan anggota Pasukan Naga...!", kata Jendral Wang Yhu.
"Ya... sebaiknya mulai sekarang paman sekalian harus segera meningkatkan tingkat kekuatan...! minimal harus berada dipuncak kekuatan Alam Kultivator ini...! gunakan semua sumber daya yang tersedia... buah-buahan abadi dan madu abadi silahkan konsumsi secara rutin setiap hari... dan Pil Energi dapat dikonsumsi setiap seminggu sekali... kecuali saat mendorong kenaikan tingkat kekuatan bisa digunakan lebih dari biasanya... gunakan juga menara kultivasi dengan tingkat tekanan maksimum agar supaya pondasi tubuh dan tingkat kekuatan dapat naik secara seimbang...!", kata YoLang memberi semangat kepada bawahannya itu.
"Siap laksanakan tuan muda...!", kata mereka serempak.
"Baik... selanjutnya paman Lung Wei dan paman Xiao Lai...! bagaimana hasil pencarian informasinya...?", kata YoLang melanjutkan.
"Saya dan saudara Xiao Lai agak berhati-hati dalam pencarian informasi... karena beberapa kali kami mencoba mendekati anggota perwira malah kami dicurigai sebagai mata-mata... akhirnya kami bertemu seorang mantan perwira yang baru pensiun setahun yang lalu dan saat ini dia sedang berbisnis dengan membuka sebuah kedai makan dan tempat minum kopi serta teh hangat didekat gerbang kota sebelah barat...!", kata Jendral Lung Wei menceritakan hasil pencarian informasinya.
"Mantan Perwira pasukan kerajaan itu pernah memimpin pasukan penjaga perbatasan... dia menceritakan bahwa benar di Kerajaan Lo memang ada peraturan seperti yang dikatakan saudara Jendral Xong Te sebelumnya... tapi pada kenyataannya banyak para tetua Klan dan Sekte banyak juga yang memiliki tingkat kekuatan diatas para Menteri dan Perwira Tinggi Kerajaan...! bahkan ada ketua dan pemimpin Klan atau Sekte yang tingkat kekuatannya sudah berada diRanah Alam Dewa...! belum lagi para leluhur dan pelindung Klan atau Sekte yang tingkatan kekuatan mereka pasti lebih tinggi dari para ketua dan pemimpinnya...!", kata Jendral Xiao Lai menjelaskan.
__ADS_1
"Para pejabat korup di kerajaan banyak yang menerima setoran dari para pemimpin Klan dan Sekte yang melanggar itu tuan muda...! dan yang mengikuti aturan hanyalah para Klan dan Sekte kecil atau yang tidak memiliki kekayaan yang banyak...! didalam kerajaan sendiri ada 3 kubu yang saling bertentangan... kubu dari raja sendiri yang menurut sang perwira itu adalah kubu yang benar-benar menjalankan peraturan yang sesuai titah Raja...! dan ada kubu selir kesayangan raja yang kesemuanya adalah para pejabat korup... dan satu lagi kubu dari permaisuri yang merasa telah disisihkan oleh sang raja sehingga membentuk kubunya sendiri untuk segera mengambil alih kekuasaan hanya karena sang pangeran putra mahkota adalah putranya bersama raja...! padahal sang baginda raja masih dalam keadaan sehat dan tetap menjalankan pemerintahannya dengan baik...!", kata Jendral Xiao Lai melanjutkan ceritanya.
"Suasana dalam Istana Kerajaan Lo seperti api dalam sekam...! sewaktu-waktu bisa terjadi konflik diantara anggota kerajaan sendiri...!", kata Jendral Xiao Lai.
"Hmm... rumit juga konflik didalam kerajaan Lo itu...! tapi itu urusan mereka...! kita tidak boleh mencampurinya...! kecuali kalau konflik itu sudah akan mengganggu kehidupan banyak orang yang tidak mengerti apa-apa...! atau dengan adanya konflik itu terus dimanfaatkan oleh orang luar yang akan mengambil kesempatan untuk mencari keuntungan...! nah hal itu yang harus kita cegah dan turun tangan...! karena akan mempengaruhi kehidupan banyak orang...!", kata YoLang menjelaskan situasinya.
"Baik tuan muda kami akan memantau situasinya...! atau bagaimana kalau kita susupkan pasukan mata-mata kita kedalam kerajaan itu...?", tanya Jendral Lung Wei.
"Hmm... saya kira belum perlu paman Lung Wei...! lebih baik kita memantau saja dari luar sambil tetap terus meningkatkan kekuatan kita...! disamping itu juga kita belum mempunyai tempat untuk menetap... tapi semoga saja besok ada keputusan dari kedua istri saya tentang informasi properti yang sudah diberikan oleh paman Wang Yhu dan paman Deng Sun... baiklah sekarang beristirahatlah...! besok masih banyak yang akan kita lakukan...!", kata YoLang.
"Ini ada properti yang akan dijual... informasi ini didapatkan paman Wang Yhun dan paman Deng Sun...! coba kalian lihat dan pilih yang mana yang kalian inginkan...! kita akan membuat sebuah kediaman di Daratan HeYan ini...!", kata YoLang kepada kedua istrinya.
"Sayang apakah kamu akan membuat tempat seperti kediaman kita yang ada di benua besar...?", tanya YoLun.
__ADS_1
"Saya terserah kalian saja...! apapun yang kalian inginkan akan saya berikan...! eennmm...?"", jawab YoLang.
"Lebih baik kita jangan buat yang besar-besar dulu...! karena belum tentu kita akan menetap di Daratan HeYan ini...! karena bisa juga kita kedaratan lainnya...! bagaimana kakak Lun...?", kata Mayang memberikan usulannya dan meminta persetujuan YoLun.
"Benar suamiku...! kalau saya lebih memilih bangunan toko itu...! selain bisa untuk kita berdagang juga sebagai kediaman kita dan Pasukan Naga...! kalau Pasukan Putri Naga bisa tetap didalam dunia jiwa sampai mereka menjadi kuat dan sampai tingkat kekuatan mereka berada di Ranah Alam Kutivator...!", kata YoLun.
"Ahh... benar juga kata kakak Lun... baiklah besok bisa kita lihat gedung toko itu...! bagaimana suamiku...?", kata Mayang ikut mendukung usulan YoLun.
"Baiklah beristirahatlah...! besok pagi kita akan pergi melihat gedung itu bersama paman Wang Yhu...!", kata YoLang kepada kedua istrinya itu.
Kemudian ketiganya mulai berkultivasi didalam kamar menunggu pagi hari, dan dalam keheningan pikirannya mulai berjalan dan menuntunnya membuat rencana dan ide-ide dalam petualangannya di Alam Kultivator ini. YoLang juga berpikir bahwa banyak tugas-tugas yang akan dia temui secara langsung atau dengan mendapat bisikan dari langit, hal ini sudah sering dia alami saat melakukan petualangan ke berbagai benua di Alam Fana. Dengan bekal informasi awal yang diberikan para bawahannya YoLang kembali mengukur tingkat kekuatan anggota keluarganya dan Pasukan Naganya yang dia rasakan masih sangat lemah, untuk itu dia kembali menyusun rencana peningkatan kekuatan anggota keluarganya dan pasukan Naganya agar dapat segera mencapai tingkat puncak kekuatan Alam Kultivator.
YoLang merencanakan akan membuat sebuah menara kultivasi dengan tekanan beban sampai 500 Kg dan membuat waktu didalamnya berputar lebih cepat sehingga perbedaan waktu bisa mencapai 1 hari didunia luar akan sama dengan 1 tahun didalam menara kultivasi tersebut tanpa mempengaruhi usia seseorang yang melakukan Kultivasi didalamnya, YoLang juga akan menempatkan banyak Batu Roh sebagai sumber Energi Spiritual didalam menara Kultivasi tersebut agar siapapun yang berkultivasi didalam menara itu akan dengan mudah dan cepat menyerap Energi Spiritual yang terkandung didalamnya sehingga dapat dengan cepat meningkatkan tingkat kekuatan mereka. YoLang juga akan menyiapkan Teknik Kultivasi yang sesuai dengan tingkatan Alam Tinggi untuk itu dia akan membuat sebuah turunan dari teknik Kultivasi miliknya yaitu teknik 'Tornado Tarian Naga', teknik 'Cahaya Mengenggam Bulan' dan teknik 'Pusaran Cahaya', ketiga teknik tersebut adalah pemberian guru-gurunya yang kesemuanya adalah teknik tingkat Surgawi, turunan teknik ini akan lebih mudah dipahami dan dipelajari oleh seluruh anggota keluarga dan anggota Pasukan Naga. Walaupun teknik ciptaanya hanya berada di tingkat Dewa tapi teknik itu adalah gabungan dari 3 buah teknik tingkat Surgawi yang sudah dia sederhanakan.
__ADS_1
Teknik Kultivasi tingkat Dewa ciptaan YoLang dia namakan 'Aura Tiga Nafas Dewa' selain teknik menyerap Energi Spiritual disekitarnya, teknik ini juga bisa digunakan untuk menyerap Energi Kekuatan Inti sebuah benda, Unti Hewan Buas dan juga bisa menyerap Energi Kekuatan musuh dengan cepat.