Titisan Dewa

Titisan Dewa
Tugas Pertama diBenua Timur


__ADS_3

Sekembalinya bibi Shou Lin dari kebun sayur dia langsung didekati oleh YoLun kemudian berkata...


"Bibi... apakah bibi mendapatkan tamu bulanan secara rutin...? maksud saya tamu bulanan yang dialami seorang wanita dewasa bibi...!", tanya YoLun dengan sopan.


"Ahh... itu... mmm... kalau itu memang tidak teratur nak Lun... adakalanya 2 bulan baru datang... tidak seperti yang lain setiap bulan kedatangan tamu wanita itu...", kata bibi Shou Lin memberikan keterangannya.


"Hmm... saya dan suami saya juga memiliki pengetahuan tentang pengobatan... dan juga kami memiliki Pil yang datang menyembuhkan penyakit yang berada dirahim bibi... kalau bibi bersedia aku akan memberikan beberapa butir Pil yang harus dikonsumsi... yang pertama 'Pil Pelangi'... Pil ini akan menyembuhkan gangguan dalam rahim bibi... minum Pil ini seminggu sekali selama sebulan... setelah itu bibi akan mendapatkan tamu dibulan berikutnya dengan lancar... setelah itu lanjutkan dengan minum Pil kedua ini bersama paman masing-masing 1 butir setiap minggu sampai bibi hamil setelah itu berhenti... nama Pil ini adalah 'Pil Forsa' untuk menyuburkan rahim seorang wanita dewasa dan meningkatkan daya tahan sel telur dari seorang pria dan selama mengkonsumsi Pil Forsa ini setiap 3 hari sekali bibi dan paman minum Pil ini... namanya 'Pil Kejar Jiwa' gunanya untuk menambah kekuatan bagi paman dan bibi dalam berhubungan... hehehe... nah ambilah untuk persediaan paman dan bibi...", kata YoLun menjelaskan jenis-jenis Pil yang berada didalam botol obat kemudian menyerahkan 6 botol obat tersebut yang didalamnya berisi masing-masing 10 butir Pil dan masing-masing jenis 2 botol.


"Ahh... kalian sungguh baik sudah mau membantu kami... Pil-Pil ini sangat langka dan tidak ada dijual walaupun didaratan timur...", kata bibi Shou Lin.


"Bibi tenang saja dan sampaikan juga kepada paman Peng agar merahasiakan tentang Pil ini... kami berdua sebenarnya adalah Alkemis dan Tabib tingkat Master... kami memberikan ini karena kami melihat paman dan bibi adalah orang baik dan butuh bantuan... dan itu sudah menjadi kewajiban dan tugas kami memberikannya... jadi bibi dan paman tidak usah sungkan...", kata YoLun melanjutkan.


"Ahh... sekali lagi terimakasih nak Lun... paman Peng pasti akan terkejut dan gembira mendengar akan hal ini...", kata Shou Lin tulus.


YoLang dan YoLun kemudian bersiap untuk menuju Kota DunKwen, tapi masih menunggu paman Chou Peng yang masih tidur. Beberapa saat kemudian terdengar pergerakan dari dalam kamar tidur paman Chou Peng yang terlihat sudah bangun dan ketika keluar dia sudah disambut oleh bibi Shou Lin dan pasangan suami istri YoLang dan YoLun,...


"Ahh... maaf paman kami harus pamit dan akan melanjutkan perjalanan menuju ke Kota DunKwen... tapi sebelum kami pergi saya akan memberikan sesuatu kepada paman dan bibi...", kata YoLang.


"Nak YoLang tidak usah repot-repot... sudah biasa kami memberikan pertolongan kepada siapa saja yang berhati baik dan jujur... kalian berdua tidak usah sungkan...", kata paman Chou Peng.


"Ya... sama seperti kami paman... saya hanya akan memberikan sedikit pengetahuan kepada paman dan bibi... bersiaplah dan berposisi lotus... dan terimalah berkah ini...", kata YoLang kemudian mentransfer pengetahuan tentang Alkemis dan ilmu pengobatan atau profesi sebagai Tabib kepada 2 sosok dihadapannya.


Whhuuuzzz... Whhuuuzzz...

__ADS_1


Kedua telapak tangan YoLang mengeluarkan cahaya berwarna putih kemudian melesat masuk kedalam kepada paman Chou Peng dan Bibi Shou Lin...


"Pahamilah pengetahuan yang saya berikan itu dan kuasailah... selanjutnya terimalah sedikit kekuatan dari saya...", kata YoLang melanjutkan sambil membuat gerakan berputar dikedua telapak tangannya yang kembali mengeluarkan asap berwarna putih dan membungkus tubuh kedua sosok didepannya...


Whhuuuzzz... whhuuuzzz...


Tidak menunggu lama terlihat gejolak energi didalam tubuh kedua sosok didepannya itu mulai mendesak keluar dari dalam tubuh mereka dan...


@Chou Peng


Bhhuummm... Raja Puncak


Bhhuummm... Kaisar Puncak


Bhhuummm... Nirwana Puncak


Bhhuummm... Raja Awal


Bhhuummm... Kaisar Awal


Bhhuummm... Nirwana Awal


"Nah... stabilkan dulu gejolak energi spiritual didalam tubuh paman dan bibi...", kata YoLang kemudian menyiapkan beberapa hal.

__ADS_1


"Hahh... ahh... terimakasih atas berkahmu ini nak YoLang dan nak YoLun... kami akan berusaha untuk segera mempelajari pengetahuan yang kalian berikan...", kata bibi Shou Lin dengan jujur.


"Benar nak Yo... sungguh kalian utusan Dewa yang datang membawa berkah untuk kami berdua... kami akan berlatih dengan tekun dan akan menjadikan ilmu yang kalian berikan untuk manfaat orang banyak serta yang membutuhkan bantuan kami...", kata paman Chou Peng tulus.


"Baiklah paman Chou Peng dan bibi Shou Lin terimalah ini... didalam cincin ini terdapat tungku alkemis tingkat Dewa dan beberapa jenis tanaman herbal sebagai bahan untuk paman dan bibi gunakan dalam berlatih... juga ada beberapa barang lainnya... manfaatkan semua yang berada didalam cincin jiwa ini dengan baik... dan satu hal yang terpenting... jaga rahasia ini hanya untuk paman dan bibi... jangan sebarkan kepada siapapun walau orang tersebut adalah orang terdekat dengan paman dan bibi...!", kata YoLang menegaskan sambil menyerahkan 2 buah cincin jiwa dasar-4 kepada kedua sosok didepannya itu yang berisikan berbagai macam tanaman herbal dan tungku alkemis tingkat Dewa juga ada senjata pedang tingkat dewa dan botol-botol 'Pil Stamina', Pil Energi' dan Pil Obat lainnya serta 10 juta koin emas.


"Kami akan mengingat pesanmu nak Yo... sekali lagi terimakasih... ", kata paman Chou Peng.


"Nah... saatnya kami pergi... kami akan kembali mengunjungi paman dan bibi setelah urusan kami dibenua timur ini selesai...", kata YoLang kemudian menggandeng tangan sang istri dan menghilang dari pandangan kedua sosok itu yang masih terlihat kaget dan bingung.


Whhhuuuzzz... whhhuuuzzz...


Dari kosongan YoLang dan YoLun muncul dikawasan hutan pinggiran jalan lintas antara Desa Kwen degan Kota Pelabuhan DunKwen, kemudian mereka berdua mengerahkan kekuatan spiritualnya dan menggunakan teknik meringankan tubuh mereka dan melesat dengan cepat menuju kota. Memasuki gerbang kota mereka tidak melihat seorangpun penjaga dan langsung mereka menyusuri kawasan kota DunKwen yang terlihat ramai dengan para penjual manisan yang menjajakan jualannya dipinggiran jalan, pasangan suami istri itu mengedarkan kesadaran spiritual mereka melihat keberadaan para penduduk tapi mereka tidak menemukan aura-aura gelap maupun hitam yang terpancar dari tubuh mereka. Setelah melihat kesemuanya baik-baik saja pasangan itu melanjutkan perjalanan mereka kearah pelabuhan untuk melihat situasi disana, pelabuhan Kota DunKwen terlihat sepi karena tidak ada kapal yang bersandar didermaga hanya ada beberapa agen pelayaran yang membuka loket kantor mereka untuk menerima pesanan tiket dan order pengiriman barang dari para pedagang.


YoLang dan YoLun mencari sebuah restoran untuk sekedar beristirahat sambil menunggu malam, karena mereka akan segera melanjutkan perjalanan menuju Kota DunKwon dimana lokasi kota tersebut berdekatan dengan kawasan 'Hutan Iblis'. YoLang dan YoLun akan menyelidiki kawasan hutan itu yang dirasakan YoLang menyimpan sebuah rahasia, dengan tingkat kekuatan YoLang saat ini dia bisa merasakan aura keberadaan sosok iblis diseluruh daratan timur ini karena aura sosok iblis selain memancarkan aura elemen kegelapan juga menebarkan aroma anyir yang tajam. Disebuah restoran dalam kawasan pelabuhan YoLang dan YoLun memesan hidangan ringan dan sepoci teh hijau hangat, sambil menikmati hidangan mereka melihat hanya ada 2 orang pengunjung lainnya dalam restoran itu dan hal itu dikarenakan hari yang masih akan menjelang sore dan masih banyak orang yang sedang bekerja.


Menjelang Malam pasangan suami istri itu terlihat menuju kesebuah tempat yang sepi dan kemudian YoLang mengeluarkan Jula siHitam untuk mereka tunggangi menuju Kota DunKwon,...


Khhaaakkk...


"Ayo Jula... antar kami kearah timur... kita akan menuju Kota DunKwon...", kata YoLang saat sudah berada diatas punggung Jula siHitam.


Khhaaakkk...

__ADS_1


Whhuuusss...


Dengan kecepatan cahaya Jula membawa tuan dan nyonyanya melesat dalam kegelapan malam langit Kota DunKwen menuju bagian timur daratan barat keKota DunKwon, selama perjalanan mereka YoLang dan YoLun tidak pernah berhenti mengedarkan kesadaran spiritual mereka untuk merasakan aura-aura kehidupan disepanjang jalur lintasan mereka. Dengan perjalanan menggunakan kereta kuda waktu yang dibutuhkan untuk sampai keKota DunKwon selama 3 hari, tapi dengan kemampuan hewan surgawi tunggangan YoLang merek dapat menempuhnya hanya dalam waktu semalam saja dan mereka berharap sebelum matahari terbit keesokan harinya mereka sudah akan tiba dipinggiran kota tersebut.


__ADS_2