Titisan Dewa

Titisan Dewa
Klan Shu diKota Mayori


__ADS_3

Hari masih gelap, kabut masih menyelimuti kota Duma tapi terlihat sekelompok orang di gedung berlantai 3 dengan papan nama Perusahaan Dagang JinLong, sudah sibuk dan bersiap akan mengadakan perjalanan,...


"Kakak... apakah ada suatu tempat yang paling sering kakak datangi di kota Mayori...?", tanya YoLang kepada Windy Shu.


"Hmm... taman kota... tempat favorit saya jika berkunjung ke Kota Mayori... kenapa adik Yo...", kata Windy Shu.


"Ya... saya akan menggunakan teleportasi untuk secepatnya tiba disana... coba kakak ingat kembali tempat itu dengan baik...", kata YoLang yang mulai menyerap ingatan Windy Shu tentang taman kota tersebut.


"Ohh... saya kira kita kesana akan menggunakan kereta atau menunggang kuda... hehehe... taman kota terletak ditengah Kota Mayori... tidak jauh dari situ ada kawasan pertokoan dan juga tempat gedung penguasa kota...", kata Windy Shu mengingat taman kota tersebut.


"Baik bersiaplah kalian... aku akan mengirim kalian semua kedalam dunia jiwa...", kata YoLang kemudian memasukkan mereka kedalam duni jiwa.


Whhuuuzzz... whuuuzzz...


Seketika YoLang telah berada disebuah taman ditengah Kota Mayori, dia kemudian mengeluarkan sang istri YoLun, Windy Shu dan paman Wang Yhu.


Whhuuuzzz... whuuuzzz...


"Kita sudah berada di taman kota kakak... nah sekarang pimpinjan menuju kediaman keluarga kakak...", kata YoLang.


"Baik adik... ikuti saya... tempatnya tidak jauh dari sini... komplex kediaman keluarga kami berada tepat dibelakang gedung penguasa kota... hanya dibatasi dengan sebuah tembok pengaman setinggi 5 meter... keluarga Shu kami juga mempunyai toko dikota ini... usaha bisnis kami menjual berbagai jenis perabotan rumah tangga dari keramik atau dari bahan kayu...", kata Windy Shu menjelaskan.


Beberapa lama kemudian rombongan itu memasuki sebuah kawasan yang sangat luas karena puluhan rumah berderet mengelilingi sebuah bangunan besar ditengahnya, mereka melewati gerbang masuk kawasan itu yang didepan gerbang ada tulisan Klan Shu. Rombongan itu melewati gerbang yang terdapat 4 orang penjaga kemudian mengarah kebagian belakang bangunan besar itu, dimana terdapat sebuah lapangan yang terlihat seperti tempat latihan kebugaran tubuh dan beladiri. Windy Shu membawa rombongan itu tanpa ada yang mencegahnya padahal telah melewati beberapa penjaga, dan mereka berhenti disebuah kediaman yang tidak terlalu besar tapi tertata dengan rapi,... kemudian...

__ADS_1


Tok... tok... tok...


"Ayah... Ibu... aku datang berkunjung...", kata Windy Shu setelah mengetuk pintu.


Krieeekkk...


"Eh... nak... masuklah dulu... ahh... kamu membawa teman...? ajaklah mereka semua masuk...! ibu akan membuatkan teh hangat dulu...!", kata sang ibu.


" Tunggu sebentar ibu...! saya perkenalkan ini adik YoLang... adik sumpah saya dan Shang Wei... nah ibu temani adik berbincang sebentar... saya yang akan membuatkan kita teh hangat...", kata Windy Shu kemudian berlalu kedapur.


"Maafkan kami bibi... pagi-pagi sudah mengganggu istirahat bibi...", kata YoLang.


"Ahh... tidak apa-apa nak YoLang... sebentar bibi bangunkan pamanmu dulu... ", kata sang bibi kemudian masuk kedalam kamar.


"Eh... putriku... bagaimana kabar kesehatan suamimu...? apa ada perubahan...? kapan kalian akan kebenua pulau hijau untuk melanjutkan pengobatannya...?", pertanyaan beruntun datang dari sosok setengah tuan itu.


"Ayah... suamiku Wei baik baik saja... sekarang masih berobat... tapi sudah mulai melakukan pekerjaan ringan... ayah ini perkenalkan saudara sumpah kami... adik YoLang...dan dia juga yang saat ini sedang mengobati suamiku...", kata Windy Shu memperkenalkan YoLang kepada sang ayah.


"Ahh... bagus... bagus... nak YoLang... saya Shu Liang dan itu istri saya Chin Phei... ", kata Shu Liang.


"Maaf kalau kedatangan kami sudah mengganggu istirahat paman dan bibi...", kata YoLang.


"Tidak... tidak... ini waktunya memang sudah seharusnya kami bangun... hehehe... ayo silahkan diminum tehnya...", kata Shu Liang.

__ADS_1


Perbincangan mereka dipagi hari itu berlanjut sampai mereka mendapat panggilan dari Chin Phei dan Windy Shu untuk sarapan bersama diruang makan, dalam perbincangan mereka YoLang sudah memberitahukan maksud dan tujuan kedatangannya didaratan tengah ini. Shu Liang sebagai pemimpin keluarga atau Ketua Klan Shu sangat setuju dan berantusias karena YoLang berjanji akan meningkatkan kekuatan seluruh anggota keluarganya,...


"Nak Yo... nanti kamu buat disamping kediaman ini saja gerbang teleportasinya... disitu masih ada tanah kosong dan juga paman bisa langsung menjaga dan mengawasi gerbang tersebut...", kata Shu Liang menunjuk sebuah lahan kosong disamping kediaman mereka.


"Baik paman... saya akan membuatnya ditempat itu... selanjutnya siang ini saya dan istri saya akan melihat-lihat kota Mayori...", kata YoLang.


"Baiklah... nanti kalian akan diantar Windy... sekalian kamu lihat kelayakan gedung toko keluarga Shu dikota... apakah bisa digunakan untuk usahamu itu atau tidak...", kata Shu Liang.


Siang harinya YoLang, YoLun dan paman Wang Yhu diantar olen Windy menuju pusat pertokoan kota Mayori, sesampainya mereka disana YoLang melihat gedung toko yang cukup besar karena berlantai 2. Windy menjelaskan bahwa toko tersebut milik Klan Shu dan sementara ini adik laki-laki bersama istri dan anaknya yang menempati dan tinggal dilantai 2 gedung toko tersebut, setelah puas melihat-lihat mereka kembali kekomplex kediaman Klan Shu. Sesampainya dikediaman Shu Liang dan Chin Phei orang tua dari Windy, YoLang mulai menjelaskan semua rencananya tentang perluasan jaringan bisnis Perusahaan Dagang JinLong dan Paviliun Naga Emas serta Keberadaan Keluarga Besar Naga Emas yang tersebar disemua benua Alam Fana ini. Dengan jumlah 30 keluarga dan anggota keluarga sebanyak 105 orang mulai dari yang masih anak kecil sampai lanjut usia, maka akan menjadi satu kekuatan tambahan bagi Keluarga Besar Naga Emas di benua Pulau Hitam.


YoLang memberikan banyak sumber daya kepada Shu Liang untuk dibagikan kepada seluruh anggota Klan Shu, juga beberapa salinan kitab teknik meditasi dan teknik beladiri yang sudah YoLang siapkan untuk dipelajari oleh mereka dibawah pimpinan Shu Liang. Dilapangan latihan depan kediaman Shu Liang, YoLang membuat 2 buah menara meditasi yang dia letakkan dikedua sudut lapangan latihan tersebut. Dia juga membuat sarana latihan penguatan tubuh, tulang dan otot dilapangan tersebut serta memberikan berbagai macam dan jenis senjata tingkat Bumi dan tingkat Langit dan hanya kepada Shu Liang dan Chin Phei yang dia berikan senjata tingkat Kuno. YoLang juga mentransfer sedikit kekuatannya kepada keluarga inti Klan Shu sampai kekuatan mereka berada ditingkat Hitam dan kepada Shu Liang dan Chin Phei sampai ditingkat Emas Awal serta memberikan Lencana Naga Emas kepada Shu Liang untu diberikan kepada semua anggota Klan Shu dan menjelaskan cara penggunaannya serta kegunaannya.


YoLang kembali kekota Duma 3 hari kemudian, setelah mengatur bisnis dan membagi tugas kepada anggota Klan Shu yang akan menjalankan bisnis di Kota Mayori tersebut. Sekembalinya mereka Windy Shu mendapatkan sang suami yang sedang duduk diruang keluarga kediaman mereka dilantai 2,...


"Ahh... kalian sudah balik...? bagaimana kabarnya kedua mertuaku....? apakah mereka senang dengan kedatanganmu bersama adik YoLang...?", tanya Shang Wei kepada sang istri.


"Ya... dan mereka sudah sepakat untuk bergabung dengan keluarga besar Naga Emas... dan saat ini mereka tengah sibuk berlatih dan bermeditasi meningkatkan kekuatan mereka...", kata Windy Shu menjelaskan kepada suaminya.


"Baguslah... hmm... adik Yo kemana sayang...? aku mau dia memeriksa kembali tubuhku... apakah aku sudah bisa berlatih atau belum...!", kata Shang Wei.


"Adik YoLang dan adik YoLun sedang bersama para anak buahnya... sebentar lagi mereka akan turun kesini...", kata Windy Shu.


YoLang mendapat kabar dari Jendral Lung Wei bahwa kedatangan kapal-kapal naga milik YoLang mengalami kelambatan dan diperkirakan baru akan sampai dipelabuhan kota Duma malam hari nanti, sang Jendral juga melaporkan tentang bisnis mereka di Kota Duma yang mulai lancar dan ramai dikunjungi orang khususnya dibagian paviliun Naga Emas.

__ADS_1


__ADS_2