
Satu persatu anggota keluarga dan anggota Pasukan Naganya yang berada didalam dunia jiwa mulai menyerap inti hewan buas tingkat tinggi, demikian juga dengan Hewan Surgawi peliharaan YoLang yaitu 'Rajawali Dua Alam' Jula dan Juli serta kedua anak mereka Zhu dan Zhi. Setelah selesai meracik Pil yang akan dijual ditokonya dia keluar dari dalam dunia jiwa meninggalkan kedua istrinya yang sedang menyerap inti hewan buas, dikediamannya YoLang menyerahkan ribuan Pil hasil racikannya kepada bibi Yue Chan yang mengurus Toko Kultivator Naga Emas untuk dijual. Kemudian dia mendatangi Jendral Wang Yhu dan Jendral Xong Te yang masing-masing telah bersama dengan 5 orang anggota Pasukan Naga dan sedang bersiap menuju Hutan Tangisan Malam untuk mencari tanaman herbal dan inti hewan buas,...
"Bagaimana paman...? apa sudah siap...?", tanya YoLang kepada mereka.
"Kami sudah siap tuan muda...! segera kami akan berangkat menuju 'Hutan Tangisan Malam'... saya dan anggota akan berburu hewan buas kemudian saudara Xong Te dan anggotanya akan mencari tanaman herbal... dan juga saya telah meminta saudari Ai Yin untuk mengatakan kepada Jendral Lung Wei agar dapat menggantikan saya bertugas di toko ini selama kami pergi berburu...!", kata paman Wang Yhu.
"Ohh... iya tidak masalah...! ada paman AnTam dan paman MuDhong yang berjaga ditoko... ditambah lagi paman LunFai dan LunFei tetap bersiaga... berangkatlah sekarang saya akan menyusul nantinya...! ingat hanya sampai kawasan luar dan perbatasan kawasan Inti... karena didalam kawasan Inti sudah banyak terdapat hewan siluman tingkat menengah dan tinggi...! tunggu saya disana kemudian bersama kita jelajahi kawasan Inti hutan itu...!", kata YoLang menjelaskan.
"Baik...! kami akan melaksanakan perintah dan petunjuk tuan muda... kalau sudah tidak ada lagi kami akan segera berangkat...!", kata paman Wang Yhu.
"Ya pergilah dan berhati-hati paman... keselamatan paman dan anggota lebih berharga dari pada tanaman herbal dan inti hewan buas itu...! jadi segeralah menghindar jika bertemu dengan hewan siluman tingkat tinggi...!", kata YoLang.
2 orang perwira dan 10 orang anggota Pasukan Naga segera bergerak dan menuju Hutan Tangisan Malam untuk melakukan perburuan hewan buas dan mencari tanaman herbal, sementara itu YoLang menemui paman MuDhong dan paman AmPhong yang tingkat kekuatan mereka sudah berada ditingkat Kaisar dan memberitahukan kepada mereka berdua...
"Paman berdua... nanti ketika para perwira utama pasukan naga tidak berada ditempat... tolong paman berdua menggantikan tugas mereka... saat ini paman Wang Yhu dan paman Xong Te sedang berburu di Hutan Tangisan Malam... dan nanti malam saya akan menyusul mereka... mungkin kami akan berburu disana selama 2 sampai 3 hari...!", kata YoLang.
__ADS_1
"Baik nak... kami akan bersiaga disini...! ditoko juga ada pamanmu Lun Fei yang tidak pernah meninggalkan penjagaannya disana... kalau kamu mau ikut berburu pergi saja... serahkan toko ini kepada kami yang akan mengurusnya...!", kata paman MuDhong menegaskan.
"Baik paman... nanti kalau kedua ayah dan ibu saya sudah naik tingkat mereka yang akan menggantikan paman berdua disini...!", kata YoLang menambahkan.
"Hmm... iya... kami masih bisa berkultivasi diruangan yang kau buat itu...! tidak masalah... paman juga merasakan baru 2 hari ini fokus berkultivasi sudah ada tanda-tanda akan naik 1 tahap... hehehe... mungkin besok bisa naik ke tahap Puncak...!", kata paman MuDhong menambahkan.
"Iya saya juga nak Yo... nanti malam saya bisa naik ke tahap Kaisar Mahir...! hanya saja persediaan buah abadi dan madu abadi digedung toko ini tinggal sedikit... mungkin bisa ditambah lagi agar kami bisa mengkonsumsinya setiap hari...!", kata paman AmPhong.
"Ah iya... ini... silahkan paman AmPhong mengaturnya...", kata YoLang kemudian menyerahkan ratusan buah-buahan abadi dan puluhan botol keramik berisikan madu abadi yang dia bawa dari dalam gudang di Istana Naga Emas dalam dunia jiwanya.
"Wah... baik... akan paman atur...! dan pastikan semua anggota keluarga maupun anggota Pasukan Naga yang bertugas di gedung toko ini akan mendapatkan jatah mereka setiap hari...!", kata paman AmPhong.
Malam harinya YoLang menarik kedua istrinya dan adiknya Lory Mei dari dalam dunia jiwanya, dan mengajak ketiga wanita itu untuk ikut bersamanya ikut kedalam 'Hutan Tangisan Malam'. Dengan menunggangi kedua Hewan Surgawi Jula dan Juli mereka melesat menuju hutan itu, YoLang dan YoLun berada diatas punggung Jula si Hitam sementara itu Mayang dan Lory Mei bersama Juli si Putih. YoLang membawa mereka langsung kelokasi perbatasan kawasan dalam dan kawasan inti hutan itu dimana lokasi itu adalah sebagai tempat pertemuan mereka dengan paman Wang Yhu dan paman Xong Te yang telah lebih dulu melakukan perburuan, dengan kemampuan mereka berempat sebagai para Pilihan Langit mereka bisa mengetahui keberadaan anggota Pasukan Naga itu yang terlihat masih berkeliling dikawasan area luar dan area dalam hutan itu untuk mencari tanaman herbal dan hewan buas yang telah memiliki inti hewan.
Beberapa saat kemudian satu-persatu kelompok Pasukan Naga yang terdiri dari 2 kelompok itu berdatangan ke titik lokasi pertemuan, YoLang bersama ke-3 wanita pendampingnya itu telah menentukan titik sasaran mereka malam ini yaitu sebuah kawasan perbukitan yang sudah berada diwilayah kawasan pinggiran area inti hutan. Dari tempat mereka berada dengan kawasan perbukitan tersebut berjarak 3 kilometer, YoLang merasakan adanya aura aneh dan kuat yang terpancar dari kawasan perbukitan tersebut untuk itu dia akan mengajak semua anggota pasukan Naga agar bisa bersama-sama menyelidiki tempat tersebut. Beberapa saat kemudian kelompok paman Xong Te tiba dilokasi pertemuan,...
__ADS_1
"Ahh... tuan muda sudah lebih dulu tiba ditempat ini... kami menemukan banyak tanaman herbal disebelah timur... makanya kami agak terlambat untuk sampai disini...!", kata paman Xong Te menjelaskan keterlambatannya.
"Tidak mengapa paman... baiklah semua sudah berkumpul... 4 kilometer arah barat laut dari sini ada sebuah kawasan perbukitan... kita akan menyelidiki lokasi itu karena saya merasa ada sesuatu yang aneh dengan tempat itu...!", kata YoLang menjelaskan target perburuan mereka.
"Baik... kami akan mengikuti tuan muda dan kedua nyonya... silahkan tuan muda...?", kata paman Wang Yhu.
Kemudian YoLang membawa mereka sambil tetap mengedarkan kesadaran spiritualnya, semakin mendekat dengan perbukitan mereka semakin merasakan adanya tekanan sebuah kekuatan yang terpancarkan dari kawasan perbukitan didepan mereka. YoLang segera membuat sebuah kubah pelindung terhadap semua anggota pasukan Naga yang bersamanya dan berkata,...
"Paman... sebaiknya saya akan maju lebih dahulu melihat ada apa dibukit itu...! paman berdua dengan anggota Pasukan Naga berjaga disini...! jangan keluar dari dalam kubah pelindung sebelum saya perintahkan...!", Kata YoLang menjelaskan.
"Baik tuan muda...!", jawab paman Wang Yhu.
"Istriku... kau bersama adik Lory mengitari bagian utara bukit itu...! saya dengan YoLun akan dari arah selatan... ayo bergerak...!", kata YoLang kepada mayang.
"Baik suamiku... ayo Lory... kita kesana...!", kata Mayang kemudian melesat menuju arah utara perbukitan itu, sementara itu YoLang bersama YoLun mulai menyusuri kawasan perbukitan dan mencari sumber kekuatan yang besar dari kawasan perbukitan itu.
__ADS_1
Mayang dan Lory Mei mulai dari arah utara dimana lokasi tersebut terdapat sebuah jurang yang dalam dan dengan kemampuan spiritualnya mereka dapat melihat kedalaman jurang tersebut dan apa saja yang berada dibawahnya, setelah memastikan tidak ada sesuatu yang aneh dan mencurigakan Mayang dan Lory Mei melanjutkan mendaki perbukitan itu yang mulai melewati kawasan berbatu sehingga menghalangi kecepatan mereka untuk sampai dibagian tengah perbukitan itu. Sementara itu YoLang dan YoLun sudah mulai memasuki kawasan tengah perbukitan dimana aura kuat yang mereka rasakan semakin kuat, dengan kemampuan mereka dan teknik penyerapan Energi Kekuatan YoLang dan YoLun bahkan merasa senang bisa menyerap Energi Kekuatan itu selain akan menambah kekuatan elemen yang mereka miliki juga dapat digunakan sebagai sumber kekuatan menggantikan Energi Spiritual mereka.
YoLang dan YoLun telah berada disebuah kawasan yang memiliki tebing yang tinggi dan ada terdapat beberapa gua alam disepanjang tebing tersebut, mereka bergerak terus mengikuti arah datangnya aura kekuatan tersebut, beberapa saat kemudian mereka melihat ada sebuah gua alam yang mulut guanya berukuran besar dan dapat dimasuki oleh 5 orang sekaligus. YoLang segera mengedarkan kesadaran spiritualnya dengan fokus terhadap gua besar itu untuk melihat apa isi bagian dalam dari gua tersebut, kemudian dia memastikan bahwa sumber kekuatan yang mereka cari berada didalam gua tersebut. Segera dia mengirim pesan suara kepada Mayang dan Lory Mei dan kepada anggota pasukannya yang sedang berada didalam kubah pelindung untuk datang mendekat digua alam yang mereka temukan. Sebelum itu YoLang telah membuat sebuah array/formasi untuk menutupi kawasan tebing itu agar aura kekuatannya tidak menyebar lagi keseluruh kawasan 'Hutan Tangisan Malam' itu.