
Dalam kegelapan malam diketinggian langit Daratan BuYan Benua Tengah terlihat sebuah titik hitam melesat dengan sangat cepat mengarah kesebelah timur Benua Tengah, Jula siHitam membawa tuan dan nyonyanya menuju Kota Fang Yan yang adalah pusat Kerajaan Fang di Daratan Dong Yan. Disepanjang perjalanan mereka kedua sosok diatas punggung Rajawali Dua Alam itu senantiasa mengedarkan kesadaran spiritual mereka untuk merasakan aura-aura kehidupan yang mencurigakan ataupun aura aneh yang terpancarkan dari bawah sana, dengan kecepatan Jula siHitam perjalanan mereka akan membutuhkan waktu seharian penuh maka diperkirakan saat tengah hari keesokannya baru mereka akan sampai di Kota Fang Yan...
"Suamiku... sepertinya keadaan dibawah sana terlihat baik-baik saja... bagaimana kalau kita berkultivasi saja sambil menunggu pagi... biarkan Jula yang mengantarkan kita...", kata sang istri yang tidak mau melewatkan kesempatan berdua mereka dengan hanya berdiam diri.
"Hmm... baiklah kalau itu maumu... hehehe... mendekatlah...", kata YoLang yang menyetujui permintaan sang istri untuk melakukan kultivasi Yin dan Yang.
"Jula... pertahankan kecepatanmu... kami akan berkultivasi...", perintah YoLang kepada hewan surgawi peliharaannya itu.
Khhaaakkk... khhaaakkk...
Dalam keheningan malam diatas langit perbatasan antara daratan BuYan dan daratan Fang Yan kedua insan yang berada diatas punggung sang Rajawali Dua Alam itu saling memberi Energi Kekuatan Yang dan Energi Kekuatan Yin sambil mereka berdua menikmati kesenangan sebagai suami istri dalam berkultivasi,...
"Ahhh... huhh... sayang sekali lagi... aku merasakan akan segera naik tahap tingkatan kekuatanku... ahhh... ayo... eennmmm...?", kata sang istri manja.
"Mmm... baik bersiaplah kita akan melakukannya sekali lagi...", kata YoLang yang memeriksa keadaan tubuh sang istri dan melihat sedang terjadi gejolak energi spiritual yang besar didalam lautan dantiannya.
"Mmm... ahhh... berikan energi Yang milikmu sebanyak mungkin suamiku...!", suara mend3s4h sang istri yang sedang merasakan nikmatnya berkultivassi Yin dan Yang.
Menjelang pagi hari aktivitas mereka dalam berkultivasi berhenti setelah 2 kali saling memberi Energi Kekuatan Yin dan Yang dan terlihat keduanya masih dalam posisi berkultivasi sambil menyerap energi kekuatan Yang dan Yin yang berada didalam tubuh mereka untuk dijadikan energi spiritual dan dikirim kedantian mereka, terlihat samudera energi didantian YoLang mulai penuh sedangkan lautan energi didantian YoLun sedang bergejolak menimbulkan banyak petir diatas permukaan lautan energi itu. Dan beberapa saat kemudian terlihat gejolak energi yang besar keluar dari lautan dantiannya bergerak akan keluar dari dalam tubuh YoLun,...
__ADS_1
Bhhuumm... Dewa Spirital Emas - 4
Bhhuumm... Dewa Spirital Emas - 5
"Hahh... hahh...", suara YoLun yang baru selesai mengalami kenaikan 2 tahap tingkat kekuatan.
"Selamat atas kenaikan tahap tingkat kekuatanmu sayang...! segera stabilkan gejolak energi didalam tubuhmu...! karena 2 jam lagi kita akan mendekati Kota Fang Yan dan akan segera turun untuk melanjutkan dengan berjalan kaki memasuki kota...", kata YoLang menjelaskan.
"Suamiku...! nanti sesampainya di Kota segeralah cari hotel... aku merasa harus beristirahat beberapa jam untuk mengembalikan kekuatan puncakku...", kata sang istri yang masih terlihat lelah.
"Baiklah...! akan kucarikan tempat terbaik untukmu... ",
"Selamat datang di 'Hotel Malam Indah' tuan dan nyonya... mari silahkan masuk... kami menyediakan 2 jenis kamar... kamar biasa dan kamar VIP... tuan dan nyonya akan memilih yang mana...?", kata sang pelayan hotel menyambut pasangan itu dengan ramah.
"Berikan kami kamar terbaik yang dimiliki Hotel ini... kami akan menginap sampai besok hari...", kata YoLang.
"Baik kami memiliki sebuah kamar VVIP yang kebetulan kosong... biaya sewanya untuk 1 hari sebesar 1.500 koin emas sudah termasuk biaya 3 kali makan... silahkan menyelesaikan pembayarannya dikasir tuan...", kata sang pelayan kemudian menuntun YoLang dan YoLun menuju kasir dan selanjutnya membawa kekamar VVIP yang dimaksud sang pelayan.
Kamar VVIP tersebut berada di lantai 5 gedung hotel tersebut, lantai tertinggi yang dimilik hotel dan hanya ada sebuah kamar besar disana dan sebuah ruangan besar tempat makan dan bersantai juga terdapat sebuah ruangan terbuka untuk melihat pemandangan diluar gedung itu. Disain kamar yang mewah terpampang dengan jelas didepan mata pasangan suami istri itu, Kasur empuk terbuat dari bahan bulu hewan terbaik, sebuah sofa indah, meja rias serta berbagai hiasan meja dan dinding. YoLun yang sedari tadi sudah terlihat kelelahan langsung melompat diatas tempat tidur yang empuk itu untuk beristirahat, sementara sang suami duduk disofa kemudian memikirkan rencana petualangan selanjutnya.
__ADS_1
Disetiap kesendirian dan keheningannya YoLang selalu memanfaatkan kesempatan itu untuk membuat teknik-teknik baru untuk para pengikutnya termasuk anggota keluarga inti, sebelumnya sudah 2 buah teknik Tingkat Surgawi yang dibuatnya yaitu Teknik Kultivasi yang dia namakan 'Aura Nafas Dewa' dan Teknik Tangan Kosong yang mengandalkan kekuatan spiritual yang dia namakan 'Seribu Tangan Dewa'. Saat ini YoLang sedang merangkai gerakan-gerakan Pedang yang dia ambil dari gabungan teknik-teknik pemberian guru-gurunya, teknik serangan dengan menggunakan Elemen Cahaya dan Kekuatan Spiritual yang dia namakan 'Cahaya Mengejar Jiwa' sebuah teknik yang didahului dengan membangkitkan 'Niat Pedang' kemudian mengisi serangan dengan Kekuatan Elemen Cahaya dan selanjutnya menciptakan dan menggerakkan bilah pedang spiritual yang akan mengejar lawan dan saat mengenai sasaran akan mengakibatkan ledakan yang mematikan.
YoLang juga menciptakan teknik baru untuk senjata Tombak yang dia namakan 'Mata Jiwa Pembasmi Iblis' serangan spiritual mata tombak dengan kekuatan elemen cahaya yang akan mengikuti pergerakan lawan dengan kecepatan cahaya dan akan menciptakan ledakan saat mengenai sasaran, kemudian YoLang juga membuat sebuah teknik dengan menggunakan senjata busur yang dia namakan 'Derai Api Pemusnah' yang mengandalkan elemen api untuk membentuk ratusan anak panah api spiritual yang akan meledakan sasarannya. Setelah menciptakan 3 buah teknik baru tingkat surgawi YoLang berkultivasi sambil menyerap energi dari 2 butir Pil Energi tingkat surgawi yang ditelannya, Pil Energi tersebut yang dia namakan 'Pil Inti Semesta' juga sering dikonsumsi oleh anggota keluarganya dan seluruh perwira Pasukan Naga.
Menjelang malam terlihat YoLun sang istri bangun dari tidurnya,...
"Kamu sudah bangun sayang...? segera bersihkan tubuhmu... dan kita akan melihat-lihat pemandangan diluar...", kata YoLang mengajak sang istri.
"Hmm... baik... aku mandi dulu...", kata sang istri kemudian segera beranjak dari tempat tidur dan menuju kekamar mandi.
Diruangan terbuka lantai 5 hotel pasangan itu menikmati malam yang indah karena diatas langit nampak bintang-bintang bercahaya dan dari atas gedung hotel tersebut juga dapat melihat seluruh pemandangan Kota Fang Yan, sambil menikmati makan kecil yang setiap saat tersedia dimeja makan fasilitas VVIP itu YoLang dan YoLun mengedarkan kesadaran spiritual mereka kesegenap penjuru kota tapi mereka tidak menemukan aura-aura hitam maupun aura aneh dari para penduduk Kota Fang Yan...
"Suamiku sepertinya keadaan kota ini terlihat baik-baik saja... tidak ada yang aneh atau memerlukan bantuanmu... bagaimana kalau kita melanjutkan kekota berikutnya...?", kata sang istri.
"Iya... aku juga tidak menemukan sesuatu yang aneh...! baiklah lewat tengah malam nanti kita akan melanjutkan perjalanan ke Kota Fang Dong... kota pelabuhan yang pernah didatangi oleh Mayang untuk berbisnis mencari batu roh... jaraknya tidak jauh... dengan diantar Jula hanya akan membutuhkan beberapa jam saja untuk sampai diKota itu...", kata YoLang menjelaskan.
"Baik... ehh... aku mau membeli perlengkapan wanita di toko pakaian... nanti antarkan aku kesana... sekalian akan membeli beberapa stel pakaian untukmu juga...", kata sang istri yang niat berbelanjanya akan bangkit jika melihat kawasan pertokoan.
"Ya... ya... aku akan mengantarmu kesana...", kata YoLang pasrah.
__ADS_1
Setelah makan malam pasangan itu keluar dari hotal dan menuju kawasan pertokoan yang lokasinya tidak jauh dari hotel tempat mereka menginap, berbagai perlengkapan wanita dibeli YoLun juga beberapa stel pakaian dan tak lupa membelikan beberapa stel pakaian untuk sang suami. Setelah puas berbelanja mereka kembali kehotel dan mengatakan bahwa pagi-pagi sekali mereka akan segera meninggalkan hotel untuk melanjutkan perjalanan mereka, dan setelah membayar biaya tambahan kepada petugas kasir hotel keduanya kembali kekamar VVIP yang mereka sewa. Lewat tengah malam dari ruang terbuka dilantai atas gedung hotel tersebut YoLang mengeluarkan Jula siHitam yang akan membawa mereka menuju Kota Pelabuhan Fang Dong.